ANALISIS STRUKTUR PUISI "KITA ADALAH PEMILIK SYAH REPUBLIK INI" KARYA TAUFIK ISMAIL

Herson Kadir

Sari


Bentuk karya sastra puisi mempunyai struktur yang berbeda dengan
prosa. Perbedaan itu tidak hanya dari struktur fisiknya, tetapi juga dari
struktur batin. Dalam hal struktur fisik dan batin, penciptaan puisi menggunakan
prinsip pemadatan yang mengungkapkan bentuk dan makna. Puisi terdiri
atas dua unsur pokok yakni struktur fisik dan struktur batin. Kedua bagian itu
terdiri atas unsur-unsur yang saling megikat sehingga membentuk totalitas
makna yang utuh. Dalam penafsiran sebuah puisi, tak lepas dari kedua unsur
tersebut. Untuk itu pada kajian ini dilakukan analisis terhadap struktur fisik
dan struktur batin puisi berjudul "Kita Adalah Pemilik Syah Republik Ini"
karya Taufik Ismail. Tujuannya adalah mendeskripsikan diksi, imaji, kata
konkret, dan bahasa figuratif serta mendeskripsikan tema, rasa, nada, dan
amanat puisi tersebut. Kajian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk
menambah wawasan di bidang kesastraan.
Pendektan yang digunakan adalah pendekatan objektif. Sumber data
adalah puisi berjudul "Kita Adalah Pemilik Syah Republik Ini" karya Taufk
Ismail yang diperoleh dari buku kumpulan Tirani dan Benteng. Berdasarkan
hasil analisis diketahui bahwa puisi ini bernuansa perjuangan bangsa
Indonesia. Melalui kepiawaian dalam memilih bahasa, diketahui makna puisi
ini mampu membangkitkan semangat rakyat Indonesia yang telah merdeka
untuk mempertahankan kemerdekaan tersebut. Taufik Ismail berhasil
menyuguhkan tema perjuangan, nada yang bersifat menyulut atau mendorong,
serta dan membangkitkan semangat rakyat Indonesia untuk terus maju
dan tidak mau lagi dibohongi oleh kaum penjajah baik yang berasal dari
dalam maupun luar negeri.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.