Developing Students Speaking Competence Through Information Gap Technique (An Action Research Conducted at Class XI of Tourism Study Program of SMK Negeri 1 Gorontalo)

Naziefatussiri KaU

Sari


Berdasarkan observasi di kelas XI Program Keahlian Usaha Perjalanan Wisata SMK Negeri I Gorontalo, Nampak bahwa para siswa memiliki masalah dalam menyelesaikan tugas speaking yang diberikan oleh guru. Para siswa biasanya takut dan malu dalam melakukan tugas tersebut. Berdasarkan pengalaman dan realitas dalam pembelajaran di kelas, menunjukkan bahwa hanya terdapat 33,3% dari 36 siswa yang mampu melakukan tugas speaking yang diberikan guru dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi siswa dalam speaking, harus segera ditingkatkan. Aspek-aspek yang dinilai dalam speaking adalah; pronunciation grammar, word choice, fluency dan communicative ability. Strategi yang biasa digunakan dalam pengajaran speaking masih konvensional dan kadang-kadang tidak relevan dengan materi. Para siswa hanya menghapal dialog yang ada dalam buku paket dan mendemonstrasikannya di depan kelas. Solusi dari persoalan ini, peneliti menggunakan Information Gap Technique dalam pembelajaran speaking, untuk membantu meningkatkan kompetensi siswa kelas XI Program Keahlian Usaha Perjalanan Wisata dalam speaking. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus pertama, terdapat 25 siswa (69,44%) belum berhasil dalam pembelajaran dan 11 siswa lainnya (30,56%) berhasil. Pada siklus kedua, terdapat 36 siswa (97,22%) yang berhasil. Berdasarkan temuan di atas dapat disimpulkan bahwa Information Gap Technique dapat meningkatkan kompetensi speaking siswa kelas XI Program Keahlian Usaha Perjalanan Wisata SMK Negeri I Gorontalo.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.