RELAKSASI FINGER HOLD UNTUK PENURUNAN NYERI PASIEN POST OPERASI APPENDEKTOMI

Ahmad Aswad

Abstract


Penyakit usus buntu adalah peradangan yang terjadi pada usus buntu atau appendisitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi Finger Hold terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi appendiktomi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasy experiment dengan teknik one group pretest dan posttest design tanpa kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode non probability sampling melalui teknik accidental sampling sebanyak 32 pasien post operasi appendiktomi. Alat ukur skala nyeri Visual Analog Scale (VAS). Analisis data meliputi univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasilnya, sebelum dilakukan teknik relaksasi Finger Hold skala nyeri sangat berat (53,1) dan berat (46,9). Setelah dilakukan teknik relaksasi Finger Hold skala nyeri sangat berat (25,0) dan nyeri berat (75,0). Hasil tersebut membuktikan bahwa perlunya teknik relaksasi Finger Hold untuk mengurangi nyeri yang dirasakan pada pasien post operasi appendiktomi.

Keywords


relaksasi; finger hold; nyeri; appendiktomi

Full Text:

PDF

References


Agustin, E. K. W. (2014). Pengaruh Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Nyeri pada Pasien dengan Post Operasi Apendiktomi di Eka Hospital BSD. Skripsi. Fakultas Ilmu-Ilmu Universitas Esa Unggul. Jakarta.

Anggarani, D, N., Kartika, D., Novitasari, D, A., Nasution, M, N, A., Arindita, N, D., Rahfiludin. (2012). Table Kroasia” Tablet Krokot Berkhasiat, Inovasi Effervescent Dari Tanaman krokot (Portulacaoleracea L) Sebagai Alternatif Minuman Bersuplemen Bagi Penderita radang Usus Buntu. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Gizi Kesehatan Masyrakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, 2, (2), 91-96

Bahrudin, M. (2017). Patofisiologi Nyeri (Pain). Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (E-journal), 13(1), 7-13

Damayanti, R.., I., & Wiyono, J. (2019). Differences Pain Intensity Between Back Massage Therapy And Finger Hold Relaxation In Patien Post Laparatomy. Jurnal Keperawatan Terapan (E-Journal), 5(1), 10 - 21. doi:10.31290/jkt.v5i1.671

Ilmiasih, R. (2013). Promosi Manajemen Nyeri Nonfarmakologi oleh Keluarga pada Pasien Post Operasi di Ruang BCH RRUPN Dr.Ciptomangunkusumo Jakarta. JURNAL KEPERAWATAN. 4(2), 116-121. https://doi.org/10.22219/jk.v4i2.2361

Liana, E. (2008). Teknik Relaksasi: Genggam Jari untuk Keseimbangan Emosi. http://www.pembelajar.com/teknik relaksasgenggam-jari untuk keseimbangan emosi (Diakses 21 Oktober 2016).

Mardana, I, K, R, P., & Aryasa, T. (2017). Penilaian Nyeri. SMF/Bagian Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana RSUP Sanglah Denpasar.

Pinandita, I., E. Purwati, dan B. Utoyo. (2012). Pengaruh Tehnik Releksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Laparatomi. Jurnal.

Ramadina, S., Utami, S., & Jumaini. (2014). Efektifitas Teknik Relaksasi Genggam Jari dan Nafas dalam Terhadap Penurunan Dismenore. Jurnal Online Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau, 1(1), 1-8.

Sugiyono. (2014). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.37311/jhsj.v2i1.4555

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Jambura Health and Sport Journal (ISSN: 2654-718X   | e-ISSN: 2656-2863) is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.