EKSTRAK METANOL DAUN SRIKAYA (Annona Squamosa L) SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI TERHADAP MORTALITAS HAMA ULAT GRAYAK (Spodoptera Litura)

Zelita Fitri Ente

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder pada ekstrak daun srikaya (Annona squamosa L) sebagai insektisida nabati yang dapat menyebabkan mortalitas terhadap hama ulat grayak (Spodoptera litura). Metode ekstraksi yang digunakan adalah ekstraksi maserasi dengan pelarut metanol dan difraksinasi  dengan pelarut n-heksan dan etil asetat. Dilakukan uji fitokimia dan uji mortalitas fraksi-fraksi aktif pada hama ulat grayak. Uji fitokimia dari ekstrak kental metanol daun srikaya memberikan hasil positif untuk empat senyawa metabolit sekunder antara lain flavonoid, alkaloid, terpenoid dan saponin, sedangkan untuk steroid memberikan hasil negatif. Uji mortalitas terhadap fraksi dari ekstrak daun srikaya antara lain fraksi metanol, etil asetat dan n-heksan dilakukan pengamatan selama 1×24 jam, ditemukan fraksi metanol pada variasi konsentrasi 1%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% menunjukkan tingkat mortalitas hama sebesar 67%, 78%, 78%, 78% dan 100%, sehingga pada konsentrasi 10% memberikan pengaruh mortalitas paling tinggi sebesar 100%. Adapun untuk fraksi etil asetat pada variasi konsentrasi 1%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% menunjukkan tingkat mortalitas hama sebesar 44%, 56%, 67%, 67% dan 78%, sehingga pada konsentrasi 10% memberikan pengaruh mortalitas tertinggi sebesar 78%. Untuk fraksi n-heksan pada variasi konsentrasi 1%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% menunjukkan tingkat mortalitas hama sebesar 22%, 44%, 56%, 67% dan 78%, sehingga pada konsentrasi 10% memberikan pengaruh mortalitas tertinggi sebesar 78%.

 

 


Keywords


Daun srikaya, Insektisida Nabati, Uji Fitokimia, Uji Mortalitas



DOI: https://doi.org/10.34312/jambchem.v2i1.2464

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




EDITORIAL OFFICE

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.