Pengaruh Penggunaan Isu Sosiosaintifik dalam Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa

Wuri Utami Dea Sismawarni, Usman Usman, Nur Hamid, Pintaka Kusumaningtyas

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan isu sosiosaintifik dalam penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBM) terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa kelas X MAN 1 Samarinda pada pokok bahasan Hukum-hukum Dasar Kimia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimental, dengan jenis rancangan penelitian pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA MAN 1 Samarinda tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 106 siswa, yang terbagi ke dalam 3 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling dan dipilih 2 kelas sebagai kelas kontrol dan kelas eksperimen, yang masing-masing berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes berupa soal pretest dan posttest untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai thitung = 3,072 > ttabel = 1,673 (α= 0,05), yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan isu sosiosaintifik dalam model PBM berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa.

Keywords


Isu Sosiosaintifik, Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Keterampilan Berpikir TingkatTinggi.

Full Text:

PDF

References


Al-Tabany, T.I.B. (2014). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif dan Kontekstual. Prenadamedia Group.

Badan Standar Nasional Pendidikan. (2006). Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar. BSNP

Badan Standar Nasional Pendidikan. (2010). Paradigma Pendidikan Nasional Di Abad-21. BSNP.

Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Permendiknas No 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi. Depdiknas.

Heong, Y.M., Othman, W., Yunos, J.M., Kiong, T.T., Hassan, R.B, dan Mohamad, M.M. (2011). The Level of Marzano Higher Order Thinking Skills among Technical Education Students. International Journal of Social Science and Humanity, 1 (2): 121-125.

Hutagaol, K. (2013). Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika Stkip Siliwangi Bandung, 2 (1): 85 – 99.

Krathwohl, D.R. 2002. A Revision of Bloom’s Taxonomy: An Overview. Theory into Practice, 41 (4): 212 – 218.

Magsino, R. M. (2014). Enhancing Higher Order Thinking Skills in a Marine Biology Class through Problem-Based Learning. Asia Pacific Journal of Multidisciplinary Research, 2 (5): 1-6.

Mazfufah, N. (2017). Pengaruh Metode Diskusi Isu-isu Sosio-saintifik Terhadap Kemampuan Penalaran Ilmiah Peserta Didik. Skripsi Program Sarjana Universitas Islam Syarif Hidayatullah.

Mulyatiningsih, E. (2012). Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan. Alfabeta.

Nichols dan Zeidler. (2009). Socioscientific Issues: Theory and Practice. Journal of Elementary Science Education, 21 (2): 49 – 58.

Osman, K., Hiong, L.C dan Vebrianto, R. (2013). 21 st Century Biology: An Interdisciplinary Approach of Biology, Technology, Engineering and Mathematics Education. Procedia-Social and Behavioral Science. 102 (2013): 188 – 194.

Öztürk, A dan Doğanay, A. (2019). Development of Argumentation Skills through Socioscientific Issues in Science Course: A Collaborative Action Research. Turkish Online Journal of Qualitative Inquiry (TOJQI), 10 (1): 52–89. DOI: 10.17569/tojqi.452426.

Pratiwi, Y.N., Rahayu, S dan Fajaroh, F. (2016). Socioscientific Issues (SSI) In Reaction Rates Topic and Its Effect on the Critical Thinking Skills of High School Students. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia. 5 (2): 164-170. DOI: 10.15294/jpii.v5i2.7676.

Ratcliffe, M., dan Grace, M. (2003). Science education for citizenship Teaching Socio-Scientific Issues. Open University Press.

Sastrawati, E., Rusdi, M dan Syamsurizal. (2011). Problem-Based Learning, Strategi Metakognisi, dan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa. Tekno-Pedagogi, 1 (2): 1-14.

Surat, I.M. (2016). Pembentukan Karakter Dan Kemampuan Berpikir Logis Siswa Melalui Pembelajaran Matematika Berbasis Saintifik. Jurnal EMASAINS, 5 (1): 57 – 65.

Tan, O.S. (2003). Problem-Based Learning Innovation. Cengange Learning Asia Ltd.

Turiman, P., Omar, J., Daud, A.M dan Osman, K. (2012). Fostering the 21st Century Skills through Scientific Literacy and Science Process Skills. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 59 (2012): 110 – 116.

Wulandari, B dan Surjono, H.D. (2013). Pengaruh Problem-Based Learning terhadap Hasil Belajar ditinjau dari Motivasi Belajar PLC di SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 3 (2): 178-191.

Zeidler, D.L., Sadler, T.D., Applebaum, S, dan Callahan, B.E. (2009). Advancing reflective judgment through socioscientific issues. Journal of Research in Science Teaching, 46 (1): 74 – 101.




DOI: https://doi.org/10.34312/jjec.v2i1.4265

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Department of Chemistry, Universitas Negeri Gorontalo
Jl. Jenderal Sudirman No. 06, Kota Tengah, Kota Gorontalo, 96128, Gorontalo, Indonesia

E-mail: jjec@ung.ac.id

+6285341773856 (Call/sms/wa)

Jambura Journal of Educational Chemistry (p-ISSN: 2655-7606| e-ISSN: 2656-6427) by Department of Chemistry Universitas Negeri Gorontalo. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

Copyright © 2020 Universitas Negeri Gorontalo. Powered by Public Knowledge Project OJS