MODEL ASSESMEN PENGETAHUAN KONSEPTUAL MAHASISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH FISIKA

Muhammad Yusuf, Prabowo Prabowo

Abstract


Berbagai macam model pembelajaran  dikembangkan oleh para pengembang pendidikan. Namun kenyataannya kecakapan mahasiswa dalam memecahkan masalah masih rendah. Hal ini menunjukkan adanya masalah pada diri mahasiswa yang diduga adalah pengetahuan konseptual. Untuk mengkaji pengetahuan konseptual mahasiswa ini, maka perlu dikembangkan suatu model assesmen pengetahuan konseptual mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model assesmen pengetahuan mahasiswa dalam memecahkan masalah Fisika dan implementasinya. Penelitian termasuk penelitian pengembangan dengan  menggunakan pendekatan kualitatif yaitu mengembangkan model assesmen pengetahuan konseptual mahasiswa dalam memecahkan masalah Fisika. Model assesmen yang telah dikembangkan akan diuji kevalidan oleh ahli yang kompeten. Proses penelitian ini akan dilaksanakan dengan beberapa tahap yaitu tahap pengembangan model instrumen pengetahuan konseptual mahasiswa, uji coba model assesmen. Uji lapangan dilaksanakan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Surabaya. Berdasarkan hasil Penelitian  diperoleh  model assesmen pengetahuan konseptual mahasiswa dalam memecahkan masalah Fisika. Hasil implementasi model assesmen dapat disimpulkan bahwa subjek dengan kategori akademik tinggi dapat mendefinisikan  dan mengaplikasikan konsep dengan sangat baik, tetapi kurang baik dalam menunjukkan interelasi antara beberapa konsep pada pemecahan masalah. Sedangkan subjek dengan kategori akademik rendah dapat mendefinisikan konsep dengan baik, tetapi kurang baik dalam mengaplikasikan konsep fisika, serta tidak baik dalam menunjukkan interelasi antara beberapa konsep pada pemecahan masalah fisika.

Keywords


Model Assesmen; Pengetahuan Konseptual; Fisika

References


Anderson, L., Krathwohl, D.R., Airasian, P., Cruikshank, K., Mayer, R., Pintrich, P., Raths, J., Wittrock, M. 2001. A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: a revision of Bloom’s Taxonomy of education Objectives. New York: Addison Wesley Longman. Arends, R.I. 1997. Classroom Instruction and Management. New York: McGraw Hill Companies, Inc. Bogdan, R. C. & Biklen. S.K. 1992. Qualitative research in Education: An Introduction to Theory and Method. (two edition). Boston: Allyn and bacon. De Jong, T., & Ferguson- Hessler, M. G. M. 1996. “Types and Qualities of Knowledge”. Educational Psychologist,7, pp. 105-113. Eggen, P., & Kauchak, D. 2012. Strategie and Models for Teching: Teaching Content and Thinking Skills, sixth Edition. Terjemahan satrio Wahono. Jakarta: PT. Indeks. Ferguson- Hessler, M. G. M. & De Jong, T. 1990. “Studying Physics texts: differences in study processes between good and poor performers”. Cognition and Instruction, 7, pp. 41-54. Haapasalo, L. 2003. “Linking procedural and conceptual mathematical knowledge in technology-based learning”. Brno, Czech Republic: The Mathematics Education into the 21st Century Project Proceedings o of f t th he e I In nt te er rn na at ti io on na al l C Co on nf fe er re en nc ce e The Decidable and the Undecidable in Mathematics Education, September 2003. Jacobsen, D., Eggen, P., & Kauchak, D. 2009. Methods for Teaching: Promotion Student Learning in K-12 Classrooms. Terjemahan Achmad Fawaid & Khoirul Anan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Jonassen, D.H. 2005. “Tools For Representing Problems and the Knowledge Required to Solve Them”. S.-O. Tergan and T. Keller (Eds): Knowledge and Information Visualization, LNCS 3426, pp. 82-94. Kennedy, M. 1997. Defining Optimal Knowledge for teaching Science and Mathematics. NISE: University of Wisconsin-Medison. Krange, I., and Ludvigsen, S. 2008. “What does it mean? Students’ procedural and conceptual problem solving in a CSCL environment designed within the field of science education”. Computer-Supported Collaborative Learning (2008) 3.pp. 25-51. Lincoln, Y.S. & Guba, E.G. 1985. Naturalistic Inquiry. New Delhi: SAGE Publications. Long, C. 2005. “Maths Concepts in Teaching: Procedural and Conceptual Knowledge”. Pythagoras 62. Pp. 59-65. Matthews, P., Rittle-Johnson, B. 2008. “In Pursuit of Knowledge: Komparing Selfexplanations, Concepts, and Procedures as Pedagogical Tools”. Journal of Experimental Child Phychology xxx. Pp. 1-21. Rittle-Johnson, B., Siegler, R. S., & Alibali, M.W. 2001. “Developing Conceptual Understanding and Procedural Skill in Mathematics: an iterative processs”. Journal of Educational Psychology. Vol 93 pp. 346-362. Sabella, M., & Redish, E. 2007. “Knowledge activation and organization in physics problem-solving”. Jurnal Organization of Knowledge. Pp. 1-14. Soedjadi, 2007. Masalah Konstekstual sebagai Batu Sendi Matematika Sekolah. Surabaya: Pusat Sains dan Matematika Sekolah UNESA. Solaz-Portolés, J. J. & Sanjosé, V. 2006. ¿Podemos predecir el rendimiento de nuestros alumnos en la resolución de problemas? Revista de Educación, 339, pp. 693-710.

Solaz‑Portolés, J.J. and Sanjosé, V. 2008. “Types of knowledge and their relations to problem solving in science: directions for practice”. Sísifo. Educational Sciences Journal, 06, pp. 105-112. Solso, R.L. 1987. Cognitive Psychology. Boston: Allyn And Bacon, Inc. Solso, R.L., Maclin, O.H., Maclin, M.K. 2008. Cognitive Psychology, Eight Edition. Boston: Pearson Educational. Toth, Z., Sebestyen, A. 2009. “Relationship between Students’ Knowledge Structure and Problem-Solving Strategy in Stoichiometric Problems based on the Chemical Equation”. Eurasian Journal of Physics and Chemistry Education Vol 1 No. 1. pp.820. Winkel, W.S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi. Yusuf, M., Prabowo, Prastowo, T. 2014. “Pengembangan Instrumen dalam Memecahkan Masalah Fisika Dasar”. Prosiding Seminar Nasional Kimia & Pendidikan Kimia UNG 2014 hal. 227-234. Yusuf, M., Prabowo. 2016. Deskripsi Problem Solving Skill Peserta Didik Pada Pembelajaran Fisika. Prosiding Seminar Nasional pada Pertemuan Ilmiah XXX HFI Jateng & DIY, UKSW Salatiga 2016.




DOI: https://doi.org/10.34312/jpj.v1i1.2393

Refbacks

  • There are currently no refbacks.