PENGARUH KEGIATAN PENUNJANG AGRIBISNIS TERHADAP PRODUKSI PADI SAWAH DI KELURAHAN DEMBE JAYA KECAMATAN KOTA UTARA KOTA GORONTALO

Ismail Hulopi, Amelia Murtisari, Yuriko Boekoesoe

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) Hubungan karakteristik petani dengan produksi padi sawah di Kelurahan Dembe Jaya. 2) Pengaruh kegiatan penunjang agribisnis terhadap produksi padi sawah di Kelurahan Dembe Jaya. Penelitian dilakukan di Kelurahan Dembe Jaya Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo dari bulan Agustus sampai November 2017.Penentuan sampel dilakukan secara sensus dengan jumlah sampel sebanyak 45responden.Metode Penelitian yang digunakan adalah metode survey. Analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi rank spearman dan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1)Hubungan karakteristik petani dengan hasil produksi padi sawahdi Kelurahan Dembe Jaya memiliki hubungan yang positif dengan hasil korelasi koefisien dari masing-masing variabel yaitu umur 0,482 dengan tingkat signifikan 0,001, tingkat pendidikan 0,629 dengan tingkat signifikan 0,000, lama berusahatani 0,811 dengan tingkat signifikan 0,000, dan luas lahan 0,544 dengan tingkat signifikan 0,000. Nilai signifikan tersebut lebih kecil dari α=5% (0,05). 2)Pengaruh kegiatan penunjang agribisnis terhadap produksi padi sawah di Kelurahan Dembe Jaya, dari pengujian secara serempak kegiatan penunjang agribisnis yang terdiri dari subsidi pupuk, kredit usahatani dalam PUAP, dan frekuensi mengikuti penyuluhan memiliki pengaruh nyata terhadap produksi padi sawah, hal ini ditunjukkan oleh nilai dari F hitung (50,166) lebih besar dari F tabel (2,84) pada α=5%, sedangkan dari pengujian secara parsial yang memiliki hubungan nyata terhadap produksi padi sawah yaitu subsidi pupuk dan kredit usahatani dalam PUAP, dan untuk frekuensi mengikuti penyuluhan tidak memiliki pengaruh nyata terhadap produksi padi sawah di Kelurahan Dembe Jaya, hal inikarena dalam proses penyuluhan belum optimal dijalankan sehingga tidak mempengaruhi hasil produksi padi sawah.

Keywords


Karakteristik Petani, Kegiatan Penunjang Agribisnis, Produksi Padi Sawah

Full Text:

PDF

References


Amanah, Siti. 2007. Makna Penyuluhan dan Transformasi Perilaku Manusia. Jurnal Penyuluhan (Dipublikasikan)

Andrayani, Dian. 2013. Asuransi Pertanian Sebagai Sarana Meningkatkan Kesejahteraan Petani (Analisis Simulasi Pada Pt. Saung Mirwan Dan Mitra Taninya Di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor). Skripsi Institut Pertanian Bogor (Dipublikasikan)

Bahua, Mohamad Ikbal. 2016. Kinerja Penyuluh Pertanian Ed.1, Yogyakarta.

Djunedi, Praptono. 2016. Analysis OfAgricultural Insurance In Indonesia: Concepts, Challenges And Prospects. Jurnal Borneo Administrator Vol.12 No. 1. Jakarta (Dipublikasikan)

Hasyim, Hasman. 2003. Analisis Hubungan Faktor Sosial Ekonomi Petani Terhadap Program Penyuluhan Pertanian. Laporan Hasil Penelitian. Universitas Sumatera Utara, Medan.(Dipublikasikan)

Hasyim, Hasman. 2006. Analisis Hubungan Karakteristik Petani Kopi Terhadap Pendapatan (Studi Kasus: Desa Dolok Seribu Kecamatan Paguran Kabupaten Tapanuli Utara). Jurnal Komunikasi Penelitian. Lembaga Penelitian Universitas Sumatera Utara, Medan. (Dipublikasikan)

Hastuti. 2008. Pengaruh Penerapan Sistem Agribisnis Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani Sayuran di Kabupaten Boyolali.Laporan Hasil Penelitian tesis.Universitas Diponegoro Semarang. (Dipublikasikan)

Hendrawan.2011. Analisis Kebijakan Subsidi Pupuk :Penentuan Pola Subsidi dan Sistem Distribusi Pupuk di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Agribisnis. (Dipublikasikan)

Hubeis, Aida Vilayala. 2007. Motivasi Kepuasan Kerja dan Produkivitas Penyuluh Pertanian Lapangan.Sukabumi.

Ismail, Herawati. 2006. Fakor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Partisipasi Kontaktani Dalam Perencanaan Program Penyuluhan Pertanian (Kasus WKUPP Nyalindung, Kabupaten Sukabumi). Jurnal penyuluhan. (Dipublikasikan)

Kementrian Pertanian, 2017. Pedoman Bantuan Premi Asuransi Usahatani Padi Tahun Anggaran 2017. Jakarta. (Dipublikasikan)

Lubis. 2000. Adopsi Teknologi dan Faktor Yang Mempengaruhinya. USU Press, Medan

Narti, Sri. 2015. Hubungan Karakteristik Petani Dengan Efektivitas Komunikasi Penyuluhan Pertanian Dalam Program Sl-PTT (Kasus Kelompok Tani Di Kecamatan Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara). Jurnal Professional FIS UNIVED Vol. 2 No.2 (Dipublikasikan)

Nurhananto, Farah. 2016. Respon Petani Padi Terhadap Asuransi Pertanian di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Seminar Nasional Pembangunan Pertanian 2016, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang(Dipublikasikan)

Maulidah, Silvana.2012. Sistem Agribisnis. Modul Universitas Brawijaya Malang.(Dipublikasikan)

Pasaribu, Sahat. 2016. Risiko Produksi Pangan: Tantangan Dan Peluang. Jurnal(Dipublikasikan)

Rosmiati, Mia. 2012. Pengaruh Kredit Terhadap Perilaku Ekonomi Rumah Tangga Petani Padi Sawah: Aplikasi Model Ekonomi Rumah Tangga Usaha Tani. Jurnal Institut Teknologi Bandung. (Dipublikasikan)

Siregar, Gustami, Evi, Yudha. 2013. Peranan Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani. Jurnal Agrium Vol.18 No.1, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. (Dipublikasikan)

Sisfahyuni. 2008. Kinerja Kelembagaan Input Produksi Dalam Agribisnis Padi di Kabupaten Parigi Moutong. Jurnal Agroland. (Dipublikasikan)

Soekartawi, 2001.Pengantar Agroindusri.PT. Raja Grafindo Persada.Jakarta.

Wahyuningsih, Sri. 2007.Pengembangan Agribisnis Ditinjau Dari Kelembagaan. Jurnal Mediagro Vol.3 No.1 Universitas Wahid Hasyim. (Dipublikasikan)

Yurahman,Windy. 2014. Analisis Pengaruh Kredit Pertanian, Subsidi Pupuk, dan Bantuan Benih Terhadap Produksi Padi di Provinsi Bengkulu. (Dipublikasikan).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.