ANALISIS PEMANFAATAN PEKARANGAN TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI HOLTIKULTURA DI KECAMATAN BULANGO SELATAN

Riki Djamalu, Asda Rauf, Yanti Saleh

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tanaman hortikultura yang di usahakan oleh petani di Kecamatan Bulango Selatan, megetahui pendapatan rumah tangga petani di Kecamatan Bulango Selatan, dan untuk mengetahui kontribusi pendapatan yang berasal dari tanaman hortikultura terhadap pendapatan rumah tangga petani di Kecamatan Bulango Selatan. Metode penelitan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan analisis pendapatan serta metode matematis untuk menghitung kontribusi. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui jenis-jenis tanaman hortikultura yang diusahakan oleh petani, analisis pendapatan digunakan untuk mengetahui seberapa besar pendapatan petani, dan metode matematis digunakan untuk mengetahui seberapa besarkontribusi pendapatan berasal dari usaha tani hortikultura terhadap pendapatan rumah tangga petani. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beragam jenis tanaman hortikultura diantaranya yaitu kangkung, bayam, mostor, kemangi, dan lain-lain. Pendapatan petani dari tanaman hortikultura dengan memanfaatkan lahan pekarangan di Kecamatan bulango selatan adalah Rp 37.854.000 per periode. Dan kontribusi pendapatan yang berasal dari tanaman hortikultura dengan memanfaatkan lahan pekarangan terhadap pendapatan rumah tangga petani di Kecamatan Bulango Selatan adalah sebesar 67,98%.

Keywords


Usahatani, Hortikultura, Pekarangan, Pendapatan, Kontribusi

References


Arikunto, S. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Bumi Aksara. Jakarta.

Arifin, Z. (2009). Evaluasi Pembelajaran. PT. Remaja Rosda karya. Bandung

Ariffin, H. S. (2013). Pekarangan Kampung untuk Konservasi Agro Biodiversitas dalam Mendukung Penganekaragaman dan Ketahanan Pangan Di Indonesia. IPB Press. Bogor.

Ashari, S. dan T. B.Purwantini. (2012). Potensi dan prospek lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan. Jurnal. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Bogor.

Badan Pusat Statistik. (2017). Kecamatan Bulango Selatan dalam Angka. Gorontalo.

Badan Pusat Statistik. (2017). Kabupaten Bone Bolango dalamAngka. Gorontalo.

Badan Pusat Statistik. (2017). Provinsi Gorontalo dalam Angka. Gorontalo.

Bridwan, Z. (2001). Siklus Akuntansi. Kanisius. Jakarta.

Bukhori, M. (2014). Sektor pertanian terhadap pembangunan indonesia. Jurnal. Universitas Pembangunan Nasional Jawa Timur. Jawa Timur.

Ervayenri dan S. Lativa. (2014). Model tanaman hortikultura organic pada unit pelaksana teknis pertanian terpadu universitas lancing kuning. Jurnal. Universitas Lancang Kuning. Rumbai Pekanbaru.

Handayani. (2009). Kontribusi pendapatan ibu rumah tangga pembuat makanan olahan terhadap total pendapatan keluarga. Kependudukan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Jurnal Volume 5. No 63.

Janick, J. (1972). Holtikultura Science. W.H Freeman and Co. San Francisco.

Mulyanto, S dan H. D. Evers. (1982). Sumber Pendapatan, Kebutuhan Pokok dan Perilaku Menyimpang. CV Rajawali Citra Press. Jakarta.

Notodimejo, S. (1995). Budidaya Tanaman Hortikultura Khususnya Tanaman Buah-buahan. Fakultas Pertanian Brawijaya. Malang.

Novitasari, E. (2011). Studi budidaya tanaman pangan di pekarangan sebagai sumber ketahanan pangan keluarga (studi kasus di desa ampel gading kecamatan tirtoyudo kabupaten malang). Skripsi. Universitas Brawijaya. Malang.

Rukmana, R. (2008). Bertanam Buah-buahan Di Pekarangan. Kanisius. Yogyakarta.

Sajogyo. (1994). Menuju Gizi Baik yang Merata Di Pedesaan dan Di Kota. Gajah mada press. Yogyakarta.

Soekartawi. (2011). Ilmu Usahatani dan Penelitian untuk Pengembangan Petani Kecil. UI-PRESS. Jakarta.

Sofian, E. (2001). Metode Penelitian Survei. LP3ES. Jakarta.

Sudarto, Y. (2002). Budidaya Waluh. Yogyakarta: Kanisius.

Sumarsono, S. (2009). Ekonomi Sumberdaya Manusia dan Teori Kebijakan Publik. Graha Ilmu. Jogyakarta.

Terra. G. J. A. (1948). Holtikultura. Terjemahan: Harjodanoesastro. Fakultas Pertanian. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.