ANALISIS PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI CABAI RAWIT DI DESA KIKIA KECAMATAN SUMALATA KABUPATEN GORONTALO UTARA

Widyawati Sabu, Mahludin Baruwadi, Irwan Bempah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis :1. Berapa besarkah pendapatan petani yang bersumber dari usaha tani cabai rawit di Desa Kikia Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara. 2. Berapa besarkah kontribusi pendapatan usahatani cabai rawit terhadap pendapatan rumah tangga petani cabai rawit. Penelitian ini dilakukan di Desa Kikia Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara dari bulan Mei sampai dengan bulan September 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan jumlah sampel sebanyak 39 orang petani yang ditarik secara acak dengan menggunakan metode slovin. metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan dan analisis statistik. Hasil penelitian menunjukan:1) Pendapatan rumah tangga petani di Desa Kikia dengan jumlah sampel sebanyak 39 orang dalam sekali panen yaitu sebesar Rp. 374.193.160 dengan rata-rata per petani yaitu Rp. 9.594.696. 2) Kontribusi pendapatan usahatani cabai rawit sebesar 62,49%. dapat disimpulkan bahwa pendapatan dari usahatani cabai rawit memberikan kontribusiyang signifikan terhadap pendapatan rumah tangga petani di Desa Kikia Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara.

Keywords


usahatani cabai rawit, pendapatan rumah tangga

References


BPS, 2011. Pendapatan Rumah Tangga Umum.

BPS, Kabupaten Gorontalo Utara, 2018. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Perkebunan Kabupaten Gorontalo Utara.

Daljono, 2014. Biaya Dan Sumber Ekonomi.

Duriat, A.S. 1996. Cabai Merah, Komoditas Prospek dan Andalan. Dalam: A.S Teknologi Cabai Merah Lembang Bandung: Balai Penelitian Tanaman Sayuran.

Hanafie, 2010. Biaya Dan Penerimaan Usahatani

Hastuti Diah Retno Dwi. 2007. Pengantar, Teori, Dan Kasus Ekonomika Pertanian.

Hermanto, 1984 dalam Ismail, 2014:9. Pendapatan Rumah Tangga Kedalam Dua Sektor, Yaitu Sektor Pertanian Dan Luar Sektor Pertanian.

Husodo, 2015.Penggunaan Lahan Di Wilayah Indonesia Sebagai Lahan Pertanian.

Rahardja Dan Manurung. 2006. Penganta Ilmu Ekonomi. Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Jakarta.

Sembiring 2009. Permintaan Cabai Cukup Tinggi, Baik Untuk Pasar Domestik Maupun Ekspor Ke Mancanegara, Seperti Malaysia Dan Singapura


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.