ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP PENGGUNAAN LAHAN SISTEM AGROFORESTRI DI KECAMATAN SUWAWA SELATAN KABUPATEN BONE BOLANGO

Taufik Alhabsyi, Irwan Bempah, Wawan K Tolinggi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui kebijakan pemerintah daerah mengenai penggunaan lahan sistem agroforestri di Kecamatan Suwawa Selatan Kabupaten Bone Bolango dan Menganalisis implementasi kebijakan pemerintah daerah yang telah di buat mengenai penggunaan lahan dengan sistem agriforestri di Kecamatan Suwawa Selatan Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan Analisis Isi atau Content Analysis di dukung oleh Skala Guttman. Berdasarkan hasil penelitian: (1) Kabupaten Bone Bolango memiliki program dan kebijakan tentang penggunaan lahan sistem agroforestri yang di keluarkan oleh 4 instansi atau lembaga pemerintah yang terdiri dari Dinas Peternakan dan Pertanian Bone Bolango, Bagian Hukum Bone Bolango, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Bone Bolango, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo. Program dan kebijakan berjumlah 18 yang terdiri dari 9 program dan kebijakan yang secara langsung terkait dengan agroforestri dan 9 program dan kebijakan yag secara tidak langsung terkait dengan sistem agroforestri. (2) Implementasi program dan kebijakan Agroforestri di Kecamatan Suwawa Selatan berada pada kategori berhasil dilihat dari 3 elemen implementasi yakni program dan kebijakan sebanyak 69,71%, lembaga atau organisasi 73,14%, dan pemanfaat atau petani 96,00% yang berada pada rentang skala 50%-100% dengan kategori berhasil. Program dan kebijakan yang di jalankan petani di Kecamatan Suwawa Selatan adalah program yang berasal dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo.

Keywords


Analisis Implementasi, Kebijakan Pemerintah, Sistem Agroforestri

References


Ali,Muhammad. 2017. Kebijakan Pendidikan Menengah dalam Prespektif Governance di Indonesia. Penerbit UB Pres. Malang.

Bempah, Irwan. 2014. Model Implementasi KebijakanWisata Alam di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Provinsi Gorontalo. Disertasi. Sekolah Pasca sarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Hairiah, Kurniatun. Mustofa Agung Sardjono dan Sambas Sabarnurdin. 2003. Pengantar Agroforestri. Juranl. Maret 2003. World Agroforstry Centre (ICRAF). Bogor.

Hairiah, Kurniatun. Widianto. Didik Suprayogo. Rudi Harto Widodo. Pratiknyo Purnomosidhi. Subekti Rahayu dan Meine van Noordwijk. 2004. Ketebalan seresah sebagai indikator daerah aliran sungai (DAS) sehat. World Agroforestry Centre (ICRAF). Bogor.

Kaputra, Iswan. 2013. Alih fungsi lahan, pembangunan pertanian dan kedaulatan pangan. Jurnal. Strukturasi Vol.1 No.1 : 25-39. Juli 2013. Pascasarjana. Antropologi Sosial. Universitas Negeri Medan. Sumatra Utara.

Mayrowani, Henny. Ashari. 2011. Perkembangan Agroforestri Untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Petani Sekitar Hutan. Forum penelitian agro ekonomi. Vol.29 No.2 : 83-98. Juli 2011. Jurnal. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Bogor.

Nair, P K Ramachandran. B Mohan Kumar. Nair Vimala D. 2009. Agroforestri sebagai Strategi untuk Penyerapan Karbon. Vol. 172 : 10-23. Jurnal Nutrisi Tumbuhan dan Ilmu Tanah. J. Plant Nutr. Sci Tanah. University of Florida.

Riense, Usman dan Abdi. 2010. Agroforstri Sosial dan Ekonomi Pengelolaan Sumber Daya Huta. Penerbit ALFABETA. Bandung.

Sore, Udin B.dan Sobirin. 2017. Kebijakan Publik. Penerbit CV MEDIA. Makasar.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: ALFABETA.

Suranto. M, Musrofi. Agung Widodo. 2004. Analisis Kepuasan Konsumen Dengan Skala Guttman. Jurnal. llmiah Teknik Industri Vol. 03 No. 02 : 39. Desember 2004. Laboratorium Statistika dan Penelitian Operasional Teknik Industri. Universitas Muhammadiyah Surakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.