FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP PEMUDA TERHADAP PEKERJAAN DI BIDANG PERTANIAN DI DESA BRINGIN KECAMATAN BRINGIN KABUPATEN SEMARANG

Koko Septiya Dharmawan, Lasmono Tri Sunaryanto

Abstract


Sektor pertanian saat ini kurang banyak menarik minat generasi muda untuk bekerja didalamnya.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apa sajafaktor yang mempengaruhi (1) pendidikan formal, (2) luas lahan, (3) kosmopolitan, dan (4) persepsi terhadap sikap pemuda pada pekerjaan di bidang pertanian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik probability sampling. Dengan pengambilan sampel simpel random sampling yaitu sistem pengambilan sampel secara acak dengan menggunakan undian atau tabel angka random. Sampel yang di ambil sebanyak 50 orang pemuda. Secara parsial variabel pendidikan formal, luas lahan, dan persepsi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap pemuda, sedangkan kosmoplitan tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Secara simultan variabel tingkat pendidikan, luas lahan, kosmopolitan, dan persepsi berpengaruh secara signifikan terhadap variabel sikap pemuda. Hasil penelitian menunjukan pendidikan,luas lahan dan persepsi memempengaruhi sikap pemuda terhadap pekerjaan di bidang pertanian di Desa Bringin sedangkan kosmopolitan tidak mempengaruhi sikap pemuda pada pekerjaan di bidang pertanian.

Keywords


Tingkat pendidikan, Luas Lahan, Kosmopolitan, Persepsi

References


Adawiyah, A. (2016). Implikasi Pendidikan Nonformal Pada Remaja. Jurnal Equilibrium Pendidikan Sosiologi, 1-8.

Elya Fitriyana, A. W. (2017). Persepsi Pemuda Tani Terhadap Pekerjaan Sebagai Petani Di Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo.

Ghozali, I. (2012). Apliksi Analisis Multivariat dengan Program IMB SPSS. Semarang: UNDIP.

Hartono, R. L. (2015). Persepsi dan Sikap Masyarakat Terhadap Penanggalan Jawa Dalam Penentuan Waktu Pernikahan (Studi Kasus Desa Jongrang Kecamatan Barat Kabupaten Magetan).

Istiqomah, K. (2017). Hubungan Persepsi Dengan Sikap Pemuda Pedesaan Mengenai Pekerjaan Pertanian Hortikultura (Desa Ciputri Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur Jawa Barat).

Meziriati Hendri, E. S. (2013). Persepsi Pemuda Pencari Kerja Terhadap Pekerjaan Sektor Pertanian dan Pilihan Pekerjaan di Desa Cihideung Udik Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Penyuluhan.

Moordiningsih. (2008). Revitalisasi Sektor Pertanian: Pengembangan Kualitas SDM. Jurnal Psikologi Indonesia.

Murtiyanti. (2005). Karakteristik peternak domba/kambing dengan pemeliharaan digembala/angon dan hubungannya dengan tingkat adopsi inovasi teknologi. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2005.

Perlina. (2012). Hubungan tingkat kosmopolitan dengan tingkat adopsi terhadap sistem pertanian terpadu (Sistem Integrasi Padi-Ternak) Di Kabupaten Serdang Bedagai (Studi kasus: Desa Lubuk Bayas Kecamatan Perbaungan).

Priyatno, D. (2013). Mandiri Belajar Analisis Data Dengaan SPSS. Yogyakarta: Mediakom.

Salikin, K. A. (2003). Sistem Pertanian Berkelanjutan. Yogyakarta: Kanisius.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikanb Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2013). Statistika Untuk Penelitian . Bandung: Alfabeta.

Sulaiman. (2017). Hubungan Luas Lahan Dan Tingkat Pendidikan Dengan Peningkatan Pendapatan Usahatani Padi Di Desa Topore Kecamatan Papalang. Agrifo.

Varianita, Y. M. (2017). Persepsi Remaja Terhadap Pekerjaan Di Sektor Pertanian Padi Sawah Di Desa Cileungsi Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.