Pengaruh Media Tanam Dan Pemberian Pupuk Organik Cair Daun Gamal Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca Sativa L)
Abstract
Selada adalah salah satu dari sayuran berdaun yang digemari masyarakat umum. Selada biasanya dikonsumsi sebagai lalapan segar. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan hasil tanaman serta interaksinya terhadap media tanam serbuk kayu dan pupuk organik cair daun gamal terhadap tanaman selada (Lactuca sativa L.). Penelitian ini di laksanakan pada bulan Januari sampai pada bulan Februari 2025. Dan bertempat di perumahan Kasiba, Desa Iloheluma, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri atas dua faktor di antaranya faktor pertama adalah media tanam serbuk Kayu (P) terdiri dari 3 taraf yaitu Tanah (Kontrol), Tanah dan Serbuk Kayu 1:1, Tanah dan Serbuk Kayu 2:1, Faktor kedua yaitu Pupuk Organik Cair (U) yang terdiri dari 3 taraf yaitu Tanpa Pupuk (Kontrol), Konsentrasi Pupuk organik Cair Daun Gamal 100ml/liter air, Konsentrasi Pupuk organik Cair Daun Gamal 200ml/liter air. Data yang diperoleh di analisis menggunakan ANOVA (Analysis of varience), dan apabila terdapat perbedaan signifikan maka akan dilakukan uji lanjut menggunakan DMRT (Duncen Multiple Range) 5%. Hasil penelitian menunjukkan Secara tunggal perlakuan komposisi media tanam memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi, jumlah daun, lebar daun, dan berat basah pada tanaman selada (Lactuca sativa L.). Pemberian pupuk organik cair daun gamal tidak memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi, jumlah daun, lebar daun, dan berat basah pada tanaman selada (Lactuca sativa L.) Serta tidak terdapat interaksi antara komposisi media tanam dan pemberian pupuk organik cair daun gamal terhadap tinggi, jumlah daun, lebar daun, dan berat basah pada tanaman selada (Lactuca sativa L.)
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agustin, R. (2014). Pemanfaatan limbah serbuk gergaji sebagai media tanam alternatif pada pembibitan tanaman. Jurnal Agronomi, 8(2), 45–52.
Aini, N., Sumarni, T., & Setiawan, B. (2010). Pertumbuhan dan hasil selada (Lactuca sativa L.) pada berbagai kondisi suhu lingkungan. Jurnal Hortikultura, 20(3), 215–222.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2014). Statistik Hortikultura Indonesia 2013. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Firmansyah, M. A. (2010). Pengelolaan bahan organik tanah untuk meningkatkan kesuburan dan produktivitas lahan pertanian. Jurnal Tanah dan Iklim, 32, 1–9.
Handayani, S., Nurhayati, & Syamsuddin. (2011). Pengaruh pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sayuran. Jurnal Agrivigor, 10(2), 135–143.
Harwati, T. (2007). Pengaruh ketersediaan air terhadap penyerapan unsur hara dan pertumbuhan tanaman. Jurnal Agronomi, 11(1), 20–27.
Hasniar, H., Rahman, A., & Yusuf, M. (2022). Dampak penggunaan pupuk anorganik berlebihan terhadap kesuburan tanah dan hasil tanaman selada. Jurnal Agroteknologi, 16(1), 55–63.
Jamilah. (2018). Hubungan metabolisme tanaman dengan pertumbuhan dan hasil produksi tanaman. Jurnal Biologi Pertanian, 7(2), 89–96.
Kadir, S., & Kanro, M. Z. (2006). Peranan pupuk organik dalam memperbaiki sifat tanah dan pertumbuhan tanaman. Jurnal Tanah Tropika, 11(2), 97–104.
Lakitan, B. (2011). Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Langgeng, R., Putra, D., & Sari, N. (2019). Pengaruh serbuk gergaji terhadap ketersediaan unsur hara dan pertumbuhan tanaman. Jurnal Agroekoteknologi, 11(1), 44–52.
Lasamadi, R. D., Ponto, M. S., & Lumingkewas, R. (2023). Potensi daun gamal (Gliricidia sepium) sebagai bahan pupuk organik cair untuk tanaman hortikultura. Jurnal Agroekoteknologi, 15(1), 23–31.
Maharani, D., Putri, A., & Rahmawati, S. (2018). Pengaruh suhu dan kelembaban terhadap pertumbuhan daun tanaman hortikultura. Jurnal Hortikultura Tropika, 4(2), 65–73.
Muhadiansyah, A., Setiawan, B., & Mulyani, S. (2016). Pengaruh konsentrasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Jurnal Produksi Tanaman, 4(6), 453–459.
Pratiwi, R., & Purnamasari, I. (2018). Pengaruh kandungan lignin terhadap proses dekomposisi bahan organik. Jurnal Ilmu Tanah, 13(2), 101–109.
Purwanto, S. (2007). Kandungan unsur hara beberapa jenis pupuk hijau dan pemanfaatannya dalam pertanian. Buletin Agronomi, 35(2), 89–95.
Radha, K., Suryani, E., & Putra, R. (2018). Kandungan tanin dan fenol serbuk gergaji serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman. Jurnal Biologi Tropis, 18(1), 33–40.
Risna, R., Ahmad, F., & Lestari, D. (2013). Pengaruh media tanam terhadap kemampuan menyimpan air dan pertumbuhan tanaman. Jurnal Agronomi Indonesia, 41(1), 17–24.
Romalasari, E., & Sobari, E. (2019). Analisis permintaan dan konsumsi sayuran selada di Indonesia. Jurnal Agribisnis, 13(2), 101–109.
Rosdiana. (2015). Pertumbuhan vegetatif tanaman dan peran nitrogen. Jurnal Pertanian, 6(1), 55–62.
Rosenani, A. B., Cheah, P. M., & Lim, C. T. (2015). Utilization of organic waste as growing media in plant nursery production. Journal of Tropical Agriculture, 42(3), 67–75.
Saufani. (2017). Hubungan fotosintesis dan bobot basah tanaman hortikultura. Jurnal Produksi Tanaman, 5(4), 289–296.
Setiawan, B. (2005). Peranan nitrogen dalam pertumbuhan vegetatif tanaman. Buletin Agronomi, 33(1), 15–21.
Supyandi, D., & Rahmi, A. (2023). Pertumbuhan tanaman selada pada berbagai kondisi lingkungan tumbuh. Jurnal Hortikultura Tropika, 5(1), 14–22.
Sutarman. (2016). Pemanfaatan limbah industri kayu sebagai bahan organik ramah lingkungan. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 9(2), 88–95.
Winarni, E., Setyono, & Nugroho, A. (2013). Pengaruh pupuk organik terhadap sifat tanah dan pertumbuhan tanaman sayuran. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 15(1), 33–40.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Agroteknotropika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





