Studi Predator di Pertanaman Jagung Pulut Uri 1 di Lahan Trichokompos

Maimun R. Taib, Mohamad Lihawa, Indriati Husain

Abstract


Predator adalah suatu bentuk simbiosis atau hubungan individu dimana salah satu individu menyerang atau memakan individu lainyang digunakan untuk kepentingan hidupnya dan biasanya dilakukan berulang-ulang. Individu yang diserang atau dimakan dinamakan mangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari predator di pertanaman jagung pulut URI 1 di petak trichokompos dan tanpa trichokompos yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 sampai bulan Januari 2024 yang berlokasi di Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan cara mengamati langsung musuh alami di petak pertanaman jagung pulut URI 1. Penangkapan musuh alami dilakukan dengan cara menggunakan jaring ayun dan pinset. Data predator yang diperoleh selanjutnya di tabulasi dalam bentuk tabel dan grafik, data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis data kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Keanekaragaman predator dihitung dengan menggunakan rumus Indeks Shannon-Wiener, Indeks kemerataan di hitung menggunakan rumus Pielou, dan Indeks Dominansi di hitung menggunakan rumus Simpson. Hasil penelitian menunjukkan predator yang ditemukan di petak trichokompos dan tanpa trichokompos yaitu 4 Ordo dan 7 Family, yaitu Ordo Hymenoptera, Ordo Coleoptera, Ordo Diptera, Ordo Araneae. Analisis indeks keanekaragaman tergolong kategori sedang, indeks kemerataan tergolong kategori tinggi, dan indeks dominansi tergolong kategori rendah.

Keywords


hama; predator; pupuk organik

Full Text:

PDF

References


Balitbang. 2013. Jagung Pulut/Ketan.http://balitsereal.litbang.pertanian.go.id /jagung-pulutketan.Diaksespada 12 Februari 2018.

Agus, Y. H., & Septianjaya, T. (2021). Semut (Hymenoptera: Formicidae) yang Ditemukan di Hutan Kota Bendosari, Kota Salatiga. AGRIC: Jurnal Ilmu Pertanian, 33(2), 215–224. https://ejournal.uksw.edu/agric/article/download/4680/1969

Ayu, L. A., Nasirudin, M., & Wardhani, Y. (2021). Keanekaragaman Serangga Di Perkebunan Kopi Excelsa Desa Panglungan Kabupaten Jombang. Agrosaintifika, 3(1), 163–168. https://doi.org/10.32764/agrosaintifika.v3i1.1026

Fajarfika, R. (2020). Keanekaragaman dan Dominansi Serangga Paada Agroekosistem Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Agro Wiralodra, 3(2), 68–73. https://doi.org/10.31943/agrowiralodra.v3i2.51

Hendrival, Hidayat, P., & Nurmansyah, A. (2011). Keanekaragaman dan Kelimpahan Musuh Alami Bemisia tabaci (Gennadius) (Hemiptera : Aleyrodidae) pada Pertanaman Cabai Merah di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Perhimpunan Entomologi Indonesia, 8(2), 96–109.

Karmana, I. W. (2010). Analisis Keanekaragaman Epifauna dengan Metode Koleksi Pitfall Trap di Kawasan Hutan Cangar Malang. GaneÇ Swara, 4(1)(1), 1–5. http://unmasmataram.ac.id/wp/wp-content/uploads/1.-I-Wayan-Karmana.pdf

Karniati, W. A., Sirih, H. M., & Darlian, L. (2022). Jenis-jenis Serangga Famili Formicidae Pada Kawasan Kebun Raya Universitas Halu Oleo. Gema Pendidikan, 29(2), 232–239.

Lubis, A. A. N., Anwar, R., Soekarno, B. P., Istiaji, B., Sartiami, D., Irmansyah, & Herawati, D. (2020). Serangan ulat grayak jagung (Spodoptera frugiperda) pada tanaman jagung di Desa Petir, Kecamatan Daramaga, Kabupatem Bogor dan potensi pengendaliannya menggunakan Metarizhium Rileyi. Jurnal Pusat Inovasi Masyarkat, 2(6), 931–939.

Maesyaroh, S. S., Albatsi, I. S., & Erawan, W. (2018). Pengaruh Jarak Tanam dan Varietas Terhadap Keragaman Serangga serta Hasil pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.). Jagros : Jurnal Agroteknologi Dan Sains (Journal of Agrotechnology Science), 2(2), 99. https://doi.org/10.52434/jagros.v2i2.438

Pratiwi, S. H., Purnamasari, R. T., Hidayanto, F., & Bakhtiar, I. D. (2024). Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Stroberi (Fragaria sp.) Varietas Mancir Terhadap Pemberian Trichokompos Kohe Sapi dan NPK. Agroteknika, 7(1), 24–38. https://doi.org/10.55043/agroteknika.v7i1.250

Ridwan, M. (2023). Respon pertumbuhan dan produksi tanaman jagung ketan (Zea mays ceratina) terhadap pemberian berbagai jenis pupuk organik [skripsi].

Sianipar, M. S., Djaya, L., Santosa, E., Soesilohadi, R. H., Natawigena, W. D., & Bangun, M. P. (2015). Indeks Keragaman Serangga Hama Pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Di LahanPersawahan Padi Dataran Tinggi Desa Sukawening, Kecamatan Ciwidey,Kabupaten Bandung. Jurnal BIOMA, 17(1), 9–15.

Supartha, I. W., Susila, I. W., Sunari, A. A. A. A. S., Mahaputra, I. G. F., Yudha, I. K. W., & Wiradana, P. A. (2021). Damage characteristics and distribution patterns of invasive pest, spodoptera frugiperda (J.e smith) (lepidoptera: Noctuidae) on maize crop in Bali, Indonesia. Biodiversitas, 22(6), 3378–3389. https://doi.org/10.13057/BIODIV/D220645


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2026 Jurnal Agroteknotropika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.