PENGARUH JARAK TANAM DAN PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill)

Abdul Gafur A. Ibrahim, Nikmah Musa, Sutrisno Hadi Purnomo, Mahyunita Abd. Abd. Gafur

Abstract


Teknik budidaya yang tepat diperlukan untuk mencapai produksi tomat yang optimal dan berkelanjutan, seperti pengaturan jarak tanam dan metode pemangkasan yang sesuai. Namun, penerapan teknik tersebut perlu didukung oleh kualitas tanah yang baik, ketersediaan air yang cukup, serta pengelolaan unsur hara dan irigasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jarak tanam dan metode pemangkasan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2024 di Desa Tunggulo, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri atas dua faktor perlakuan, yaitu jarak tanam (J) dengan empat taraf, yakni 20 × 50 cm, 30 × 50 cm, 40 × 50 cm, dan 50 × 50 cm, serta pemangkasan (P) dengan empat taraf, yaitu tanpa pemangkasan, pemangkasan dengan menyisakan 2 cabang, 3 cabang, dan 4 cabang. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah buah, berat buah (g), dan diameter buah. Data dianalisis menggunakan uji DMRT pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jarak tanam 40 × 50 cm berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah buah, dan berat buah.

Keywords


Jarak Tanam, Pruning, Tomat

Full Text:

PDF

References


Ahmad, N., Gubali, H., & Dude, S. (2023). Pengaruh Pemangkasan dan Pengurangan Jumlah Buah terhadap Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Jurnal Agroteknotropika, 12(2), 51-61.

Kurniastuti :, & Amelia Nur Suprianto Tri. (2017). pengaruh jarak tanam dan mulsa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (lycopersicon esculentum mill)pada musim penghujan. pengaruh jarak tanam dan mulsa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (lycopersicon esculentum mill)pada musim penghujan, 11.

Musa, N., Zakaria, F., & Pomuato, E. (2022). Kajian Tentang Interval Waktu Pemberian Air dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.). Jurnal Agroteknotropika, 11(2), 1-11

Ramadhan, R. (2021). Pengaruh Kotoran Jangkrik Terhadap Pemangkasan Tunas Air dalam Pertumbuhan dan Produksi Tomat Ceri (Solanum lycopersicum Var. cerasiforme). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 1(3).

Sembiring, R., Sembiring, S., & br Karo, S. (2022). Perspektif Jarak Tanam dan Konsentrasi ZPT pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculantum Mill) di Kebun Petani Desa Sikab, Siberteng, Barusjahe, Karo. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(1), 250-259.

Soemarno. 2004. Pengelolaan Air Tanah Bagi Tanaman. Soemarno. 2004. Pengelolaan Air Tanah Bagi Tanaman. diakses 12 Maret 2010.

Widayanti, E. (2014). Pengaruh Jarak Tanam terhadap Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) sebagai Sumber Belajar Biologi sma. bioedukasi (jurnal pendidikan biologi), 5(1).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2026 Jurnal Agroteknotropika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.