WORK-LIFE BALANCE, STRES KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA PENGARUHNYA TERHADAP TURNOVER INTENTION PEKERJA GENERASI Z

Rina Irawati, Putri Carolina Obang

Abstract


Generasi Z menjadi salah satu kelompok yang sekarang mendominasi pasar tenaga kerja. Mereka lebih memilih pekerjaan yang memberikan fleksibilitas, memiliki kemandirian, kemampuan bekerja sama, serta penghargaan tinggi terhadap keseimbangan (work-life balance). Namun Gen Z lebih rentan mengalami stres atau ketidaknyamanan di lingkungan kerja, sehingga memiliki potensi lebih besar untuk mempertimbangkan pindah pekerjaan. Penelitian bertujuan mengetahui work-life balance, stres kerja, dan lingkungan kerja pengaruhnya pada turnover intention pekerja Generasi Z di Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Responden sebanyak 90 orang pekerja Gen Z di Kecamatan Blimbing – Malan. Metode analisis menggunakan Partial Least Square (PLS). Penelitian ini nelitian membuktikan work-life balance, stres kerja, dan lingkungan kerja memiliki berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, dimana variabel lingkungan kerja berpengaruh dominan. Penciptaan lingkungan kerja yang kondusif, pengelolaan stres yang efektif, serta keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi menjadi kunci utama dalam upaya mengurangi niat pekerja Generasi Z untuk berpindah kerja.

Keywords


Keseimbangan Kehidupan Kerja; Stres Kerja; Lingkungan Kerja; Niat Pergantian

Full Text:

PDF

References


Aqsa, M. (2023). Pengaruh Work-Life Balance terhadap Turnover Intention pada Karyawan Milenial di Kota

Samarinda. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 11(2), 45–55.

Delvio, G., Hernawati, H., & Fajrin, A. (2022). Pengaruh Work-Life Balance terhadap Turnover Intention

pada Generasi Z. Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis, 8(3), 214–225.

Greenhaus, J. H., & Allen, T. D. (2011). Work–family balance: A review and extension of the literature.

Journal of Management, 37(1), 10–45. https://doi.org/10.1177/0149206310382450

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2010). Multivariate data analysis. Pearson Education.

Khairuzahra, A., & Rita, M. (2023). Pengaruh Stres Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Turnover Intention

pada Karyawan Start-Up. Jurnal Psikologi Industri Dan Organisasi, 6(1), 90–100.

Mercer. (2024). Southeast Asia Workforce Turnover Trends. https://www.mercer.com

Milla, R. A. (2021). Work-life balance dan pengaruhnya terhadap intensi keluar kerja. Jurnal Ekonomi Dan

Manajemen, 9(2), 112–120.

Mobley, W. H. (1982). Employee Turnover: Causes, Consequences, and Control. Addison-Wesley.

Nitisemito, A. S. (2013). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Ghalia Indonesia.

Nurramadhania, A., & Idulfilastri, M. (2023). Stres Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Turnover Intention:

Studi pada Karyawan Perusahaan Teknologi. Jurnal Ekonomi & Bisnis Digital, 4(1), 77–88.

Pambudi, W. R., & Djastuti, I. (2021). Pengaruh Stres Kerja terhadap Turnover Intention. Jurnal Ilmu

Administrasi Bisnis, 10(1), 17–25.

Purnama, Y., & Natsir, M. S. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi Turnover Intention pada Generasi

Z. Jurnal Psikologi Kerja Dan Organisasi, 5(2), 63–72.

Riski, S., & Siswantoro, D. (2024). Pengaruh Work-Life Balance dan Stres Kerja terhadap Turnover Intention

pada Generasi Z. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 12(1), 34–46.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2015). Organizational Behavior. Pearson Education.

Sherly, R., & Melda, Y. (2025). Lingkungan Kerja dan Pengaruhnya terhadap Turnover Intention. Jurnal

Riset Manajemen Dan Bisnis, 13(1), 18–30.

Sugiyono. (2017). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.




DOI: https://doi.org/10.37479/jimb.v9i1.38635

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Alamat Redaksi:

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Jalan Jenderal Sudirman No. 6 Kota Gorontalo