ANALISIS PERBANDINGAN ATMOSFER GERAI PADA MINIMARKET WARALABA DAN NON-WARALABA (Studi Pada Minimarket Alfamart Dan Omart Kota Gorontalo)

Melky Husain, Irwan Yantu, Lisda L. Asi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perbandingan atmosfer gerai pada minimarket waralaba dan non-waralaba, khususnya pada Alfamart dan Omart. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian komparatif, dimana peneliti bertujuan untuk membandingkan dua gejala dalam hal ini atmosfer gerai yang terdapat pada minimarket waralaba Alfamart dan minimarket non-waralaba Omart. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 responden yang merupakan pelanggan pada kedua minimarket tersebut dengan metode pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling dan Convenience Sampling. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat Perbedaan yang cukup signifikan mengenai suasana toko Alfamart dan O’Mart Andalas Kota Gorontalo, yang dilatarbelakangi oleh status retailer, dimana Alfamart merupakan franchise (waralaba) nasional, dan O’Mart merupakan retailer lokal. Beberapa hal yang membedakan Alfamart dan O’Mart Andalas Kota Gorontalo adalah produk yang dijualnya, pelayanannya, serta desain gerai yang dimiliki.

Keywords


Atmosfer Gerai; Waralaba; Non Waralaba

Full Text:

PDF

References


Anoraga, Pandji. 2007. Pengantar Bisnis. Jakarta. Rineka Cipta

Ballantine, P. W., Jack, R., and Parsons, A. G. 2010. Atmospheric cues and their effect on the hedonic retail experience, International Journal of Retail and Distribution Management Vol. 38 No. 8,pp. 641-653.Grayson dan McNeill, 2009

Basarah ,Moch. 2008, Bisnis Franchise dan Aspek-aspek Hukumnya, Bandung: Citra Aditya Bakti.

Fam, K. S., Merrilees, B., Richard, J. E., Jozca, L., Li, Y., and Krisjanous, J. (2011). In-store marketing: a strategic perspective, Asia Pasific Journal of Marketing and Logistics, Vol. 23 No.2, pp. 165-176

Grayson, R. A. S. and McNeill, L. S. 2009. Using atmospheric elements in service retailing: understanding the bar environment, Journal of Services Marketing, Vol. 23, No. 7, pp. 517-527.

Jim, Byoungho dan Kim, Jai-Ok. 2001. Discount Store Retailing in Korea: Shopping Excitement, Shopping Motives and Store Attributes. Jurnal Global Marketing.

Kotler dan Armstrong. 2001. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Jakarta. Erlangga

Ma’ruf, H., 2006. Pemasaran Ritel. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama.

Ristiyanti dan John. 2005. Perilaku Konsumen. Yogyakarta. Andi Offset

Semuel, H. 2005. Respon lingkungan berbelanja sebagai stimulus pembelian tidak terencana pada toko serba ada (toserba): studi kasus carrefour surabaya, Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, Vol. 7 No. 2, hal. 152-170 (Kang dan Poaps, 2010).

Sugiyono.,2015. “Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development)”. Bandung: Alfabeta

Utami, C. W. 2010. Manajemen Ritel: Strategi dan Implementasi Operasional Bisnis Ritel Moderen di Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.

Zhang, Y., Sirion, C., and Combs, H., 2011. The influence of the mall environment on shopper’s values and consumer behavior in China, ASBBS Annual Conference, Vol. 18 No. 1, pp. 214-224.




DOI: https://doi.org/10.37479/jimb.v1i1.7002

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Alamat Redaksi:

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Jalan Jenderal Sudirman No. 6 Kota Gorontalo