Evaluasi Postur Kerja Pada Proses Produksi Tepung Kelapa Dengan Metode WERA dan NERPA
Abstract
PT. Royal Coconut Airmadidi merupakan perusahaan yang bergerak di industri pengolahan kelapa menjadi tepung. Dalam proses produksinya, terdapat tujuh stasiun kerja yang dilakukan secara manual dengan postur kerja statis dalam waktu lama, yang berpotensi menyebabkan musculoskeletal disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi postur kerja pada proses produksi tepung kelapa dengan menggunakan metode Workplace Ergonomic Risk Assessment (WERA) dan Novel Ergonomic Postural Assessment (NERPA). Evaluasi dilakukan terhadap tujuh stasiun yang dilakukan secara manual dan statis untuk mengidentifikasi tingkat risiko MSDs dan menentukan solusi ergonomis yang dapat mengurangi resiko terjadinya MsDs pada pekerja. Hasil evaluasi postur kerja menemukan stasiun kerja dengan skor akhir tertinggi ada pada Grinder yaitu dengan skor 39 untuk WERA dan 6 NERPA dengan tindakan perbaikan segera serta investigasi lebih lanjut. Solusi yang tepat untuk memperbaiki postur kerja pada stasiun kerja Grinder, yaitu memodifikasi mesin grinding dengan menambahkan mekanisme dorong otomatis atau pintu yang dapat mengubah jalur daging kelapa masuk kedalam mesin grinding agar pekerja tidak perlu mendorong kelapa secara manual. Serta menyesuaikan tinggi conveyor agar sejajar dengan pinggang pekerja untuk mencegah pekerja tidak perlu membungkuk.
Kata kunci: WERA, NERPA, Postur Kerja
Full Text:
PDFReferences
Ayudea, A., Engka, A., Sumampouw, O. J., & Kaunang, W. (2022). Postur Kerja dan Keluhan Muskuloskeletal pada Nelayan di Desa Borgo Satu Kecamatan Belang.
Jurnal KESMAS, 11(4), 44–51.
Darmawan, D., & Putra, A. R. (2022). Pencapaian Efektivitas Kerja Melalui Optimalisasi Kecerdasan Emosional Dan Pemberian Beban Kerja Secara Tepat Kepada Karyawan. Jurnal Baruna Horizon, 5(1), 8–16.
Kurniawan, I., Hunusalela, Z. F., & Murgani, R. (2022). Usulan Fasilitas Kerja Menggunakan Metode WERA, NERPA, dan Software Sketchup. Jurnal Optimasi Teknik Industri (JOTI), 4(2), 67.
Rahayu Fiqriyah Bina, Idham Halid Lahay, & Buyung Rahmad Machmoed. (2023). Efek Pencahayan Terhadap Prestasi Dan Kelelahan Kerja Pada Pegawai Pt. Pertamina (Persero). ISSN : 2798-026X (Online) DOI : 10.37905/Jirev.3.1.11-18, 3(1), 11–18.
Ramanda, S., Hakim, H., Siregar, K. E., Mabrur, A., Jannata, R., Anwari, D., & R, A. K. (2023). Dengan Metode Rapid Entire Body Assessment ( REBA ) dan Rapid Upper Limb Assessment ( RULA ). 4(2), 62–66.
Sembiring, H. (2020). Pengaruh Motivasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bank Sinarmas Medan. Jurnal Akuntansi Dan Manajemen, 13(1), 10–23.
Setyawati, N. F. (2024). Analisis Postur Kerja Menggunakan Metode Rapid Entire Body Assessment (Reba) Pada Pekerja Pt Pos IndonesiA (PERSERO) BALIKPAPAN. 10(2), 546–550.
Tjahayuningtyas, A. (2019). Factors Affecting Musculoskeletal Disorders (MSDs) IN INFORMAL WORKERS. Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 8(1), 1–10.
Wahyuni, A., & Budiono. (2022). Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Motivasi Kerja. Jurnal Ilmu Manajemen, 10(3), 769.
Wijaya, H. Y., Penindra, I. M. D. B., & Sitanggang, B. E. I. (2024). Desain Meja Dan Kursi Ergonomis Dengan Metode Reba Dan Antropometri Untuk Mencegah Musculoskeletal Disorders. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek, 4(6).
DOI: https://doi.org/10.37905/jirev.v5i1.32082
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Arifin Nurcahyo Zumadillah Hasania

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Total pengunjung = View My Stats

