Optimalisasi Penggunaan Obat Antidiabet dan Perawatan Luka Diabetes di Desa Tambakmenjangan
Abstract
Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi apabila pengelolaannya tidak dilakukan secara tepat. Rendahnya literasi kesehatan masyarakat mengenai penggunaan obat antidiabetik oral, terapi topikal, serta perawatan luka diabetes masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan, terutama di wilayah pedesaan. Kondisi tersebut meningkatkan risiko ketidakpatuhan terapi, infeksi luka, hingga penurunan kualitas hidup penderita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai penggunaan obat antidiabetik yang rasional, penerapan pola makan sehat, serta teknik perawatan luka diabetes yang sesuai standar. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tambakmenjangan, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 30 peserta terdiri atas penderita diabetes mellitus dan anggota keluarga. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan menggunakan media PowerPoint, leaflet, dan video edukasi, demonstrasi praktik perawatan luka, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mengenai penggunaan obat antidiabetik oral dari 40% menjadi 80%, pemahaman penggunaan obat topikal dari 33% menjadi 83%, keterampilan perawatan luka dari 27% menjadi 77%, serta kepatuhan minum obat dari 37% menjadi 80%. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan mulai menerapkan perilaku hidup sehat dalam pengelolaan diabetes. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan, keterampilan perawatan luka, dan kepatuhan terapi sehingga berpotensi menurunkan risiko komplikasi diabetes serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta: Perkumpulan Endokrinologi Indonesia; 2021.
International Diabetes Federation. IDF Diabetes Atlas. Brussels; 2025.
American Diabetes Association Professional Practice Committee. Standards of Care in Diabetes—2025. Diabetes Care. 2025.
Presley B, Groot W, Pavlova M. Pharmacists’ and patients’ perceptions about the importance of pharmacist services to improve medication adherence among patients with diabetes in Indonesia. BMC Health Serv Res. 2021.
Huang YM, Shiyanbola OO. Investigation of barriers and facilitators to medication adherence in patients with type 2 diabetes across different health literacy levels. Front Pharmacol. 2021.
Sari Y, Yusuf S, Haryanto H, Sumeru A, Saryono. The barriers and facilitators of foot care practices in diabetic patients in Indonesia: A qualitative study. Nurs Open. 2022.
Lamptey R, Robben MP, Amoakoh-Coleman M. Structured diabetes self-management education and glycaemic control in low- and middle-income countries: A systematic review. Diabetic Medicine. 2022.
Lamptey R, Amoakoh-Coleman M, Barker MM. Change in glycaemic control with structured diabetes self-management education in urban low-resource settings: A multicentre randomised trial of effectiveness. BMC Health Serv Res. 2023.
International Diabetes Federation. IDF Diabetes Atlas. 10th ed. Brussels: International Diabetes Federation; 2021.
Soelistijo SA, Lindarto D, Decroli E, Permana H, Sucipto KW, Kusnadi Y. Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. Jakarta: PB PERKENI; 2021.
Atolagbe ET, Sivanandy P, Ingle PV. Effectiveness of educational intervention in improving medication adherence among patients with diabetes in Klang Valley, Malaysia. Frontiers in Clinical Diabetes and Healthcare. 2023;4.
Vidiani AAPP, Puspitaningrum AN. Analysis of health literacy of type 2 diabetes mellitus patients with oral antidiabetic therapy at Surabaya community health centers. Journal of Pharmaceutical and Sciences. 2023;6(5):456–60.
Armstrong DG, Boulton AJM, Bus SA. Diabetic foot ulcers and their recurrence. New England Journal of Medicine. 2017;376(24):2367–75.
Hinchliffe RJ, Forsythe RO, Apelqvist J, Jeffcoate WJ, Price PE. Guidelines on diagnosis, prognosis and management of peripheral artery disease in patients with foot ulcers and diabetes. Diabetes Metab Res Rev. 2023;36(S1):e3276–e3276.
Vallis M. Understanding strategies to improve medication adherence among persons with type 2 diabetes: a scoping review. Diabetic Medicine. 2023;40:e14941–e14941.
Sapkota S, Brien JA, Greenfield JR, Aslani P. A systematic review of interventions addressing adherence to anti-diabetic medications in patients with type 2 diabetes. Patient Prefer Adherence. 2015;9:877–92.
Mistry SK, Harris E, Harris MF. Community Health Workers as Healthcare Navigators in Primary Care Chronic Disease Management: a Systematic Review. J Gen Intern Med. 2021;36(9):2755–2711.
Pardoel ZE, Reijneveld SA, Lensink R, Widyaningsih V, Probandari A, Stein C. Core health-components, contextual factors and program elements of community-based interventions in Southeast Asia: a realist synthesis regarding hypertension and diabetes. BMC Public Health. 2021;21.
DOI: https://doi.org/10.37905/phar.soc.v5i2.37497
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
VISITOR






