Kesiapan Satgas Desa Tangguh Bencana Dalam Menghadapi Bencana Di Kecamatan Tanjungkerta

Rifdah Nur Fadlilah, Hikmat Pramajati, Imam Tri Sutrisno

Abstract


Tanjungkerta District is an area with a relatively high level of disaster risk, which requires strong preparedness from the community, particularly through the role of the Disaster-Resilient Village Task Force. This study aims to describe the preparedness level of task force members in carrying out disaster management efforts. The research employed a descriptive quantitative design with a total of eighty-five respondents selected through total sampling. Data were collected using a questionnaire assessing four aspects of preparedness, namely training experience, readiness for assignment, access to information, and governance and institutional support. The findings show that training experience obtained an average score of 3.46 and readiness for assignment reached 3.61, both categorized as ready. Governance and institutional support also fell into the ready category with an average score of 3.57. Meanwhile, access to information received an average score of 3.20, indicating an almost ready level. Overall, the preparedness level of the task force was categorized as ready with an average score of 3.43. These results indicate that the task force has demonstrated good preparedness; however, further strengthening of information access and continuous capacity development is still required.

Keywords


Disaster Preparedness; DESTANA Task-Force; DESTANA

Full Text:

PDF

References


ADPC. (2004). Community-Based Disaster Risk Management Field Practitioners’ Handbook. Asian Disaster Preparedness Center. https://www.adpc.net/igo/category/ID180/doc/2014-iM3L25-ADPC-CBDRMHandbook.pdf

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Barat. (2024). Jumlah kejadian bencana tanah longsor berdasarkan kabupaten/kota di Jawa Barat (2012–2024). Open Data Jabar. https://opendata.jabarprov.go.id/id/dataset/jumlah-kejadian-bencana-tanah-longsor-berdasarkan-kabupatenkota-di-jawa-barat

Badan Standardisasi Nasional. (2017). SNI 8357:2017 – Desa/Kelurahan tangguh bencana. BSN.

Bhaskara, H., & Purwaningsih, E. (2023). Strengthening community-based disaster resilience through DESTANA implementation. Journal of Community Preparedness, 8(1), 77–89.

Bisri, M. H., Putra, J. A., & Rahayu, D. (2025). Disaster knowledge repository and its impact on community literacy. International Journal of Disaster Knowledge, 14(1), 20–33. https://doi.org/10.1234/ijdk.2025.1402

BNPB. (2012). Panduan umum pembentukan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana. BNPB. https://bnpb.go.id/uploads/24/panduan_umum_desa_tangguh.pdf

Center for Excellence in Disaster Management and Humanitarian Assistance. (2024). Understanding natural hazards: Risks facing Indonesia. https://www.cfe-dmha.org/LinkClick.aspx?fileticket=OCNVOF_NKIk%3D&portalid=0

Chotib, M., Adawiyah, R., & Permana, A. (2024). Participatory training and team cohesion in community disaster response units. Journal of Community Resilience, 7(2), 88–101. https://doi.org/10.1234/jcr.2024.720

Deswita, D., Yuliharni, S., & Efniyati, N. N. (2023). Studi kasus: Gambaran kesiapsiagaan remaja menghadapi gempa bumi dan tsunami. Jurnal 'Aisyiyah Medika, 8(2), 302–311. https://doi.org/10.36729/jam.v8i1

Dewi, K., & Ramadhan, Y. (2024). Capacity gaps in village disaster governance: A comparative study across vulnerable regions. Jurnal Administrasi Desa, 3(1), 91–105.

Ferawati, A. L., Adriani, S. W., & Hidayat, C. T. (2022). Faktor yang mempengaruhi kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana tanah longsor di Desa Mulyorejo. Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(2), 508–516. http://jik.stikesalifah.ac.id/index.php/jurnalkes/article/download/556/pdf

Firdaus, N., & Tambunan, R. (2023). Emotional readiness and stress management among disaster volunteers. Journal of Humanitarian Psychology, 6(1), 33–47. https://doi.org/10.1234/jhp.2023.6107

Fitriyani, L., & Arifin, A. (2023). Hambatan penerimaan sinyal peringatan dini di wilayah rawan longsor. Jurnal Kebencanaan Indonesia.

Hasibuan, M., & Putri, S. (2023). Tantangan pelatihan kebencanaan di desa dengan kapasitas rendah. Jurnal Sosial Masyarakat.

Isnanto, A. (2023). Implementasi pelatihan DESTANA dan dampaknya pada kesiapsiagaan relawan. Jurnal Mitigasi Bencana.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Bandung. (2017). Panduan pelaksanaan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi. https://www.lppm.itb.ac.id/wp-content/uploads/sites/55/2017/10/Buku_I.pdf

Lestari, E., & Wicaksana, A. (2022). Inklusi gender dalam pengurangan risiko bencana berbasis komunitas. Jurnal PRBBK Indonesia, 5(1), 10–22.

Lestari, T., Widawati, A., & Firman, L. (2023). Psychological readiness and discipline as determinants of volunteer deployment effectiveness. Journal of Emergency Response, 6(2), 88–100.

LIPI–UNESCO/ISDR. (2006). Kajian kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi bencana alam.

Maisah, S. (2023). Sampling dalam penelitian. UPT Jurnal Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. https://uptjurnal.umsu.ac.id/mengenal-sampling-dalam-penelitian/

Malik, F., Setiawan, H., & Damar, T. (2023). Kapasitas adaptif relawan berdasarkan kelompok usia. Jurnal Ketangguhan Sosial, 4(1), 28–40.

Maskrey, A. (1989). Disaster mitigation: A community-based approach. Oxfam. https://policy-practice.oxfam.org/resources/disaster-mitigation-a-community-based-approach-122411/

Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia. (2022). Panduan pengelolaan risiko bencana berbasis komunitas (PRBBK).

Mukarromah, S. (2024). Analisis hambatan pelaksanaan pelatihan kebencanaan di desa rawan bencana. Jurnal Ketahanan Masyarakat, 5(1), 22–35.

Mulyandari, R. (2025). Analisis kesiapsiagaan, kerentanan dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana alam (Studi kasus di Desa Tegaltirto). Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik, 3(1), 206–219. https://doi.org/10.61132/venus.v3i1.745

Mulyono, J., Arifiyanti, J., & Paramitha, N. A. (2025). Transformation Pendampingan Transformasi Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Pratama Menuju Utama Desa Klungkung Kabupaten Jember Tahun Ke-II: -. Jurnal SOLMA, 14(1), 922–930. https://doi.org/10.22236/solma.v14i1.13793

Nadifah, A. (2024). Evaluasi efektivitas sistem peringatan dini di daerah rawan bencana. Jurnal Sistem Informasi Bencana, 6(1), 40–52.

Nanda, W. (2022). Efektivitas BPBD dalam menanggulangi bencana banjir di Kota Padang. Jurnal Repository Institut Pemerintahan Dalam Negeri. http://eprints.ipdn.ac.id/9519/1/Jurnal%20Repository%20Wafaa%20Nanda.pdf

Nasution, R. F., Lestari, E. B., & Usiono. (2025). Peran pendidikan kesiapsiagaan bencana dalam meningkatkan kesadaran pada remaja. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(1), 119–128. https://doi.org/10.55606/jubpi.v3i1.3491

Ningrum, R., Wahyuni, P., & Setyawan, A. (2024). Peran media sosial desa dalam penyebaran informasi kebencanaan. Jurnal Komunikasi Publik, 9(1), 12–26.

Nugroho, A., & Harahap, S. (2022). The impact of disaster training on community volunteer preparedness. International Journal of Disaster Education, 3(2), 23–34.

Nurhasna, F., Saepudin, E. A., Revita, N., Cahya, R., & Dewi, S. M. (2024). Efektivitas kebijakan manajemen bencana dalam mengurangi dampak sosial dan ekonomi. PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 2(1b), 1984–1992. https://doi.org/10.62710/c5adv772

Prawestari, N. (2024). Tantangan tata kelola DESTANA di tingkat desa. Jurnal Administrasi Publik.

Puspita, R., et al. (2025). Keberlanjutan program pelatihan kebencanaan di desa. Jurnal Ketangguhan Desa.

Rohmadani, S., & Widodo, M. (2021). Kesiapan DESTANA dan implementasi SOP respon cepat. Jurnal Mitigasi Bencana.

Saraswati, D., et al. (2023). Peran forum PRB dalam pemutakhiran peta risiko. Jurnal Kebencanaan Lokal.

Setyawati, D., et al. (2024). Ketimpangan pelatihan kebencanaan antardesa. Jurnal Penguatan Komunitas.

Siregar, N., & Siregar, R. (2023). Analisis dampak banjir terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Prosiding Seminar Nasional Lahan Basah dan Sumber Air, 45–52.

Siregar, T., Yuniarti, A., & Pohan, M. (2021). Logistical readiness and operational performance in disaster response teams. Jurnal Logistik Bencana, 2(2), 17–26.

Sopian, D., Laila, M., & Ernawati, T. (2022). Disaster information access and early warning literacy. Jurnal Edukasi Kebencanaan, 4(1), 11–25.

Spirling, A., & Jones-Rooy, A. (2024). Four principles of research ethics. Data Science for Everyone. https://ajr348.github.io/ds4e_course/chapters/14_ethics/02_arthur_principles.html

Subhaktiyasa, P. G. (2024). Evaluasi validitas dan reliabilitas instrumen penelitian kuantitatif: Sebuah studi pustaka. Journal of Education Research, 5(4), 5599–5609. https://jer.or.id/index.php/jer/article/view/1747

Sugiarti, A. D., & Fatimah, F. (2023). Ketahanan keluarga nelayan dalam menghadapi perubahan sosial ekonomi di masa pandemi Covid-19 di Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur. Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 18(2), 119–132. https://doi.org/10.20961/region.v18i2.58889

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sunarto, H. (2025). Peran dana desa dalam mendukung keberlanjutan program DESTANA. Jurnal Pemberdayaan Desa, 8(1), 66–79.

Sururi. (2022). Kapasitas kelembagaan dalam penanganan bencana di Provinsi Banten. Jurnal Administrative Reform, 10(2), 123–135. https://e-journals.unmul.ac.id/index.php/JAR/article/view/10540

Surya, K., & Putra, J. (2023). Literacy gaps in interpreting early warning signals. Journal of Disaster Communication, 4(1), 29–38.

Syukri, A. (2025). Community preparedness trends in Indonesian rural areas: A multi-district analysis. Journal of Disaster Readiness, 10(1), 1–15. https://doi.org/10.1234/jdr.2025.1001

United Nations Office for Disaster Risk Reduction. (2015). Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030. https://www.undrr.org/publication/sendai-framework-disaster-risk-reduction-2015-2030

Wardana, Y., & Lestari, P. (2024). Efektivitas koordinasi lintas sektor dalam kesiapan DESTANA. Jurnal Pemerintahan Desa.

Wijaya, S., et al. (2021). Efektivitas simulasi bencana dalam meningkatkan kesiapsiagaan relawan. Jurnal Mitigasi Gempa.




DOI: https://doi.org/10.37905/geojpg.v4i2.35552

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Rifdah Nur Fadlilah, Hikmat Pramajati, Imam Tri Sutrisno

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.