Strategi Mitigasi Permasalahan Permukiman Kumuh Untuk Mendukung Tercapaian SDGS Tujuan 11 SDGS Tentang Kota Dan Permukiman Yang Berkelanjutan Di Indonesia

Marlina Marlina

Abstract


Urban slum settlements remain one of the most complex and persistent challenges in Indonesia’s urban development landscape. This study aims to examine the characteristics, causes, impacts, and mitigation strategies of slum settlements through a comprehensive literature review. Findings show that slums arise due to rapid urbanization, limited access to affordable housing, weak spatial planning, unclear land legality, and socioeconomic vulnerability among low-income communities. Slum areas are characterized by poor physical conditions, inadequate infrastructure, overcrowding, and limited access to clean water, sanitation, and proper waste management. These conditions contribute to various health, environmental, and social problems that hinder sustainable urban development. The study also highlights the importance of preventive and responsive mitigation strategies, including inclusive spatial planning, provision of affordable housing, community empowerment, in-situ upgrading, and planned relocation for high-risk areas. Furthermore, the successful implementation of national programs such as the KOTAKU Program and the One Million Houses Program requires strong collaboration between local governments, communities, and the private sector. The study concludes that sustainable slum management is essential to achieving SDG 11, which emphasizes inclusive, safe, resilient, and sustainable cities. Strengthened governance, coordinated policies, and continuous community engagement are critical to preventing the emergence of new slums and improving the quality of existing one.


Keywords


Slum Settlements; Urban Development; Mitigation Strategies; Sustainable Cities; SDGs 11

Full Text:

PDF

References


Asyrafina, T., Ananda, J., Febrita, S., Rianputra, M. R. A., & Khairunnisa, Z. (2024). Analisis Spasial Temporal Suhu Permukaan Udara Di Universitas Indonesia Dan Fakultas Ilmu Budaya. Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi, 3(1), 26-37.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Perkotaan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: BPS.

Bappenas. (2020). Laporan Voluntary National Review (VNR): Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

Lasaiba, M. A., & Lasaiba, I. (2022). Perkotaan dalam Perspektif Kemiskinan, Permukiman Kumuh dan Urban Heat Island (Suatu Telaah Literatur). GEOFORUM: Jurnal Geografi dan Pendidikan Geografi, 1(2), 63–72. https://doi.org/10.30598/geoforumvol1iss2pp63-7

Marlina, M. (2024). Pengelolaam sampah berbasis masyarakat untuk mendukung SDGs Tahun 2030 (Tujuan 11-Kota dan permukiman yang berkelanjutan) di Kota Makassar. Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi, 3(2), 111-120.

Maryati, S., & Darmawan, A. (2019). Permukiman Kumuh di Perkotaan: Permasalahan dan Strategi Penanganan. Jurnal Tata Loka, 21(3), 201–214. https://doi.org/10.14710/tataloka.21.3.201-214

Nugroho, W., Astuti, P., & Marlina, N. (2016). Penanganan Permukiman Kumuh dengan Peningkatan Kualitas Sarana dan Prasarana di Pancuran Kota Salatiga. Journal of Politic and Government Studies, 6(01), 81-90.

Nurhasanah. 2019. “Implementasi Kebijakan Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.” Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik (JISoP), Vol. 1, No. 1, hlm. 58–70. Universitas Islam Malang. URL:

http://riset.unisma.ac.id/index.php/JISoP/article/view/2672

Nurhasanah, S. (2021). Aksesibilitas masyarakat berpenghasilan rendah terhadap perumahan formal di perkotaan. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 17(2), 85–97.

Pamungkas, A., Rahmawati, D., & Firmansyah, D. (2022). Strategi Penanganan Permukiman Kumuh Melalui Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 10(2), 127–142. https://doi.org/10.14710/jwl.10.2.127-142

Pujiyono, Bambang, Arfian, dan Rudi Subiyakto. 2021. “Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh di Kabupaten Bogor.” Kresna: Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat, Vol. 1, No. 1, hlm. 11–17. Universitas Budi Luhur. URL: https://jurnaldrpm.budiluhur.ac.id/index.php/Kresna

Rahmawati, Agustina. 2010. “Strategi Penanganan Permukiman Kumuh (Studi Kasus: Kawasan Kaligawe, Semarang).” Skripsi. Universitas Diponegoro, Semarang.

Rustiadi, E., Saefulhakim, S., & Panuju, D. R. (2018). Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Bogor: IPB Press.

Rustiadi, E., Pribadi, D. O., & Setiawan, Y. (2022). Urban spatial governance and informal settlement expansion in Indonesian cities. Journal of Urban Management, 11(3), 245–259.

Saputra, Wahyu, Sukmaniar, dan Muhammad Hapiz Hermansyah. 2022. “Permukiman Kumuh Perkotaan: Penyebab, Dampak dan Solusi.” Environmental Science Journal (ESJo): Jurnal Ilmu Lingkungan, Vol. 1, No. 1, hlm. 12–17. Universitas PGRI Palembang. URL: http://journal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/esjo

Sari, R., & Hidayat, M. (2022). Pemberdayaan Masyarakat sebagai Strategi Intervensi Sosial pada Penataan Permukiman Kumuh . Jurnal Pembangunan Sosial, 14(1), 55-67.

Setiawan, B. (2020). Kota Berkelanjutan dan Tantangan Permukiman Kumuh di Indonesia. Jurnal Planologi Indonesia, 35(1), 45–60. https://doi.org/10.24843/JPI.2020.v35.i01.p05

Sihite, S. F., & Siwi, S. H. (2021). Redesain Pemukiman Kumuh Gang Marlina Berbasis Karakteristik MBR. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 3(2), 2809-2822.

Sueca, Ngakan Putu. 2004. “Permukiman Kumuh, Masalah atau Solusi?” Jurnal Permukiman Natah, Vol. 2, No. 2, hlm. 56–107. Universitas Udayana. URL: https://www.researchgate.net/publication/239544187_PERMUKIMAN_KUMUH_MASALAH_ATAU_SOLUSI

Surtiani, Eni. 2019. “Strategi Penataan Kawasan Permukiman Kumuh di Kecamatan Banjarmasin Tengah.” Jurnal Planoearth, Vol. 4, No. 2, hlm. 83–93. Universitas Lambung Mangkurat. URL: https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/planoearth/article/view/7101

UN-Habitat. (2021). World Cities Report 2021: The value of sustainable urbanization. Nairobi: United Nations Human Settlements Programme.

Wijaya, A., & Kusuma, H. (2021). Model Tata Kelola Kolaboratif dalam Penanganan Pemukiman Kumuh di Kawasan Perkotaan . Jurnal Administrasi Publik, 18(3), 245-258.

World Bank. (2023). Housing sector assessment: Affordable housing and urban development in Southeast Asia. Washington, D.C.: World Bank Group.




DOI: https://doi.org/10.37905/geojpg.v4i2.35766

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Marlina Marlina

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.