TESTING ANTIOXIDANT ACTIVITY OF N-HEXANE BANANA PEEL (Musa paradisiaca L.) EXTRACT WITH DPPH METHOD

Rosa as jenita oliyani Laia, Nadya Nazimuddin Putri, Riyani Susan Bt. Hasan

Abstract


 

              Seiring kemajuan zaman, antioksidan sebagai penangkal radikal bebas semakin banyak diteliti. Salah satu sumber pangan yang pantas diteliti ialah kulit pisang kepok (Musa paradisiaca L.). Pisang kepok adalah buah yang sangat sering dikonsumsi di Indonesia, dan merupakan pisang yang paling banyak diolah menjadi produk makanan lain, namun kulitnya dianggap sebagai limbah. Tujuan dari penelitian eksperimental ini ialah mengidentifikasi keberadaan senyawa fitokimia dan aktivitas antioksidan dari kulit pisang kepok menggunakan pelarut n-Heksana. Sampel yang digunakan adalah dalam konsentrasi 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm, 400 ppm, dan 500 ppm. Metode ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan 2 liter n-Heksana 96% untuk mendapatkan maserat yang kemudian diuapkan di suhu 60-70°C didalam rotary evaporator sampai didapatkan ekstrak yang kental. Pengujian meliputi skrining fitokimia dan uji aktivitas antioksidan dengan metode pemerangkapan radikal bebas 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH). Hasil penelitian uji skrining fitokimia ditemukan metabolit sekunder glikosida, serta hasil pengukuran aktivitas peredaman DPPH ditemukan nilai IC50 sebesar 1892,87 ppm yaitu tidak memenuhi syarat sebagai antioksidan. Maka, dapat disimpulkan bahwa kulit pisang kepok memiliki aktifitas antioksidan yang sangat lemah.

 

Kata kunci: Antioksidan; Kulit pisang kepok; n-Heksana

 

Abstract

 

In these modern days, antioxidant is constantly studied for its ability to combat free radicals. One possible source of it is banana (Musa paradisiaca L.) peel. Banana is very widely consumed in Indonesia, and is very commonly processed into other food products, meanwhile the peel is regarded as waste. This experimental study objective is to identify the presence of phytochemicals and antioxidant activity from banana peel, using n-Hexane as the extraction solvent. Sample used are in concentration of 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm, 400 ppm, and 500 ppm. Extraction is done with maceration using 2 liters of 96% n-Hexane to produce macerate which is then heated to 60-70°C in a rotary evaporator until a thick extract is formed. Analysis include screening for phytochemicals and testing of antioxidant activity using 2,2-Diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) scavenging activity. Study results show presence of the secondary metabolite glycoside, and from the DPPH scavenging activity, IC50 of banana peel is 1892.87 ppm, which is not regarded to have antioxidant property. Therefore, banana (Musa paradisiaca L.) peel is considered to have very weak antioxidant activity.

 


Keywords


Antioksidan; Kulit pisang kepok; n-Heksana

Full Text:

PDF

References


Suryadi Ama, Pakaya Msy, Djuwarno En, Akuba J, Farmasi Ps, Olahraga F, Et Al. Determination Of Sun Protection Factor (Spf) Value In Lime (Citrus Aurantifolia) Peel Extract Using Uv-Vis Spectrophotometry Method. Jambura J Heal Sci Res. 2021;3(2):169–80.

Saputri Ap, Augustina I, Fatmaria. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Air Kulit Pisang Kepok ( Musa Acuminate X Musa Balbisiana ( Abb Cv ) ) Dengan Metode Abts ( 2 , 2 Azinobis ( 3-Etilbenzotiazolin ) -6-Asam Sulfonat ) Pada Berbagai Tingkat Kematangan. J Kedokt. 2020;8(1):973–80.

Ernawiati E, Pratami Gd, Setyaningrum E, Ulhaq Ssd. Characterization Of Morfology Structure Flower From Variation Cultivars Of Pisang Kepok ( Musa Paradisiaca L.) . J Phys Conf Ser. 2021;1751:012046.

Putri Zs, Wati Rr, Widyanto Rm, Rahmi Y, Proborini Wd. Pengaruh Tepung Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L.) Terhadap Aktivitas Antioksidan Dan Sitotoksisitas Pada Sel Kanker Payudara T-47d. J Al-Azhar Indones Seri Sains Dan Teknol. 2020;5(3):166.

Utomo S. Pengaruh Konsentrasi Pelarut (N-Heksana) Terhadap Rendemen Hasil Ekstraksi Minyak Biji Alpukat Untuk Pembuatan Krim Pelembab Kulit. J Konversi. 2016;5(1):39.

Devitria R, Sepriyani H, Sari S. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Daun Ciplukan Menggunakan Metode 2,2-Diphenyl 1-Picrilhidrazyl (Dpph). Penelit Farm Indones. 2020;9(1).

Dirjen Pom. Farmakope Indonesia Edisi Iv. Jakarta: Departemen Kesehatan Ri; 1995.

Dirjen Pom. Informatorium Obat Generik. Jakarta: Departemen Kesehatan Ri; 1989.

Harborne Jb. Phytochemical Methods. 2nd Editio. 1987.

Molyneux P. The Use Of The Stable Free Radical Diphenylpicryl-Hydrazyl (Dpph) For Estimating Anti-Oxidant Activity. Songklanakarin J Sci Technol. 2004;26(May):211–9.

Hama S, Umur T. Uji Fitokimia Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiacal.) Bahan Alam Sebagai Pestisida Nabati Berpotensi Menekan Serangan Serangga Hama Tanaman Umur Pendek. J Sains Dan Kesehat. 2018;1(9):465–9.

Gandjar Ig, Rohman A. Kimia Farmasi Analisis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2007;224:228.

Anwar F, Shaheen N, Shabir G, Ashraf M, Alkharfy Km Ga. Variation In Antioxidant Activity And Phenolic And Flavonoid Contents In The Flowers And Leaves Of Ghaneri (Lantana Camara L.) As Affected By Different Extraction Solvents. Int J Pharmacol. 2013;




DOI: https://doi.org/10.35971/gojhes.v5i3.13141

Refbacks

  • There are currently no refbacks.