ASTENOPIA PADA DOKTER GIGI: ANALISIS FAKTOR RISIKO DI WILAYAH OGAN KOMERING ULU RAYA
Abstract
Dokter gigi merupakan profesi dengan risiko tinggi mengalami astenopia akibat tuntutan aktivitas klinis yang memerlukan ketelitian visual, paparan cahaya kerja intensif, serta durasi kerja yang panjang sehingga meningkatkan beban visual secara berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan analisis komprehensif yang mengintegrasikan faktor individu, gaya hidup, paparan digital, dan ergonomi pencahayaan klinis dalam satu model multivariat, serta mengidentifikasi penggunaan kacamata sebagai faktor protektif paling dominan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian astenopia dan menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi pada dokter gigi di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan terhadap 67 dokter gigi aktif, dengan analisis univariat, bivariat, dan multivariat untuk menentukan faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian astenopia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia dan jenis kelamin tidak berhubungan signifikan, sedangkan durasi dan kualitas tidur yang kurang baik, jam kerja lebih dari 8 jam per hari, masa kerja lebih dari 5 tahun, penggunaan gadget lebih dari 4 jam per hari, serta paparan cahaya kerja termasuk panjang gelombang dan durasi penggunaan light curing device serta jenis lampu berhubungan signifikan dengan kejadian astenopia. Penggunaan kacamata berperan sebagai faktor protektif yang signifikan dan merupakan faktor dominan berdasarkan analisis multivariat, diikuti oleh jenis lampu dan durasi penggunaan gadget. Disimpulkan bahwa astenopia pada dokter gigi dipengaruhi oleh faktor gaya hidup, beban kerja visual, paparan digital, dan pencahayaan klinis, sehingga diperlukan optimalisasi perlindungan visual dan manajemen beban kerja sebagai upaya pencegahan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ciputra D, Manery DE, Embisa YA, Rahman A. Korelasi Antara Durasi Penggunaan Komputer dengan Kejadian Astenopia pada Mahasiswa FST Universitas Pattimura. J Ilm Ilmu Kesehat dan Kedokt. 2025;3(2024):13–31.
Mindayani S, Hanum NZ, Hamidah NB. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Mata pada Penjahit di Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2021. Pub Heal. 2022;1.
Afifah A, Syafira F, Dharmawidiarini D, Review L. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia. J Kedokt dan Kesehat. 2023;14.
Az-zahro AMD. Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Computer Vision Syndrome ( Cvs ) : Literature Review. J Kesehat Tambusai. 2025;6:6067–77.
Ghafari RA. Factors Related to and Contributing to Eye Fatigue in Computer Users of the Directorate of Human Resources Development , Ministry of Manpower , Republic of Indonesia in 2025. J Ris Ilmu Kesehat Vol. 2025;1(1):101–10.
Hassan HAG. Computer Vision Syndrome Among Medical Students at the University of Khartoum , Sudan : Prevalence and Associated Factors. Cureus. 2023;15(5):1–9.
Sanchez HM, Luiz A, Junior S, Gouveia E, Sanchez DM, Silva JF, et al. Quality of life and quality of sleep in health professionals working in critical areas. Bras Med. 2024;22(3):1–11.
Martinsons C, Enouf O, Behar-cohen F, Torriglia A, Viénot F, Attia D, et al. Analysis of Intensity Limits for Light Emitting Diodes Used in Toys and Consequences for Children ’ s Visual Health To cite this version : HAL Id : hal-04687191 Analysis of Intensity Limits for Light Emitting Diodes Used in Toys. HAL open Sci. 2024;0–7.
Medic G. Short- and long-term health consequences of sleep disruption. Nat Sci Sleep. 2021;151–61.
Lin N, Chen X, Wu X, Tian F, Yang M, Liu Y, et al. Chinese adults. Int J Ophthalmol. 2024;18.
Kaur K, Gurnani B, Nayak S, Deori N, Kaur S, Jethani J, et al. Digital Eye Strain- A Comprehensive Review. Ophthalmol Ther. 2022;11(5):1655–80.
Almudhaiyan TM, Aldebasi T, Alakel R, Marghlani L, Aljebreen A. The Prevalence and Knowledge of Digital Eye Strain Among the Undergraduates in Riyadh , Saudi Arabia. Cures. 2023;15(4):1–10.
Singh S, Mcguinness MB, Anderson AJ, Downie LE. Interventions for the Management of Computer Vision Syndrome A Systematic Review and Meta-analysis. Ophthalmology. 2022;129(10):1192–215.
Maulinda Zulfa Rahmania1 , Ade Irma Suryani Lating2 SEA. Pengaruh Kompensasi Bonus Dan Dividend Payout Ratio Terhadap Praktik Perataan Laba (Studi pada Sektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2019). Media Mahard. 2022;20(2).
DOI: https://doi.org/10.35971/gojhes.v10i1.37432
Refbacks
- There are currently no refbacks.





_edit_2.png)
1.png)
2.png)
.png)
_(1).png)
_(2).png)
_(2)1.png)
_(1)2.png)
_(2).png)
_(1)1.png)
_(1).png)
_(1)1.png)



_2.png)

