TRANSFORMASI MATERIAL DAN ELEMEN ARSITEKTUR DI JONKER WALK: Pengaruh Portugis, Belanda, dan Inggris terhadap Identitas Kawasan Heritage Melaka

Ivan Fachrul Marsa, Risman Rahman, Abd. Hafids Dg Taha

Abstract


Jonker Walk di Melaka merupakan kawasan heritage yang merepresentasikan akulturasi budaya melalui kekhasan arsitekturnya. Kawasan ini memiliki latar belakang sejarah yang kompleks akibat periode kolonialisasi secara berurutan oleh Portugis, Belanda, dan Inggris, yang diduga telah mentransformasi material dan elemen arsitekturnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif pengaruh masing-masing periode kolonial terhadap transformasi material bangunan dan elemen arsitektur di Jonker Walk serta mengidentifikasi bagaimana interaksi ketiganya membentuk identitas kawasan heritage yang ada saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, berupa observasi langsung terhadap material fasad, struktur, serta elemen arsitektur seperti pintu, jendela, dan ornamentasi pada bangunan-bangunan heritage. Data lapangan kemudian dianalisis secara komparatif dengan data historis dari literatur untuk melacak origin dan periodisasi elemen-elemen tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap bangsa kolonial meninggalkan jejak material yang berbeda; Portugis memperkenalkan tembok tebal dan unsur benteng, Belanda menyumbangkan bata merah dan detailing yang masif, sementara Inggris membawa pengaruh pada elemen vernakular dan adaptasi iklim tropis. Pembahasan mengungkap bahwa identitas arsitektur Jonker Walk bukanlah hasil dari satu periode tunggal, melainkan suatu amalgamasi yang unik dari ketiga pengaruh tersebut, yang kemudian diadaptasi oleh masyarakat Tionghoa Peranakan, menciptakan lapisan budaya (cultural layer) yang menjadi daya tarik utama kawasan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi material dan elemen arsitektur di Jonker Walk dapat menjadi dasar untuk strategi konservasi dan pengelolaan kawasan warisan, menjaga autentisitas sambil menghargai akulturasi budaya. Pemahaman tentang jejak kolonial dan adaptasi komunitas lokal dapat membantu arsitek, perencana kota, dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan pelestarian yang kontekstual, seperti pemilihan material restorasi yang tepat dan pengembangan wisata budaya yang menekankan narasi multikultural. Dengan demikian, hasil penelitian ini memperkaya diskursus akademik dan memberikan panduan praktis untuk pelestarian warisan arsitektur Melaka secara berkelanjutan.Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa transformasi material dan elemen arsitektur di Jonker Walk merupakan cerminan dari sejarah kolonial yang berlapis, dan identitas kawasannya justru lahir dari proses akulturasi dan adaptasi yang dinamis, bukan dari gaya arsitektur yang murni dan tunggal. 


Keywords


Identitas Kawasan, Jonker Walk, Material Bangunan, Transformasi Arsitektur, Warisan Kolonial.

Full Text:

PDF

References


Almusaed, Amjad, and Asaad Almssad. 2023. “Introductory Chapter: Bricks between the Historical Usage and Sustainable Building Concept.” in Masonry for Sustainable Construction, edited by A. Almusaed and A. Almssad. IntechOpen.

Latif, Sahabuddin. 2020. Sistem Ventilasi Alami Satu Sisi Pada Kamar Kos Dengan Metode Computational Fluid Dynamics (CFD): Single-Sided Natural Ventilation Systems on Boarding Room with Computational Fluid Dynamics Method.

Carlorosi, Cecilia, Chiara Giosuè, Van Anh Le Ngoc, Alessandra Mobili, Thi Nguyen Vu Trong, Phung Nguyen Huu Long, Fausto Pugnaloni, and Francesca Tittarelli. 2023. “Rehabilitation Project of Quang Tri Old Citadel in Vietnam: Integrated Analytical Approach from Material Characterization to Architectural Heritage Valorization.” Journal of Cultural Heritage Management and Sustainable Development 13(4):570–93. doi:10.1108/JCHMSD-02-2021-0028.

Dahniar. 2022. “‘Emper Terbuka’ Pada Desain Rumah Toko Keluarga Ho A Heng Karya Friedrich Silaban.” Nature: National Academic Journal of Architecture 9(2):255–65. doi:10.24252/nature.v9i2a8.

Fan, Mo, Massoomeh Hedayati Marzbali, Aldrin Abdullah, and Mohammad Javad Maghsoodi Tilaki. 2024. “Using a Space Syntax Approach to Enhance Pedestrians’ Accessibility and Safety in the Historic City of George Town, Penang.” Urban Science 8(1). doi:10.3390/urbansci8010006.

Farisa, Zai Dzar Al, Herry Santosa, and Jenny Ernawati. 2024. “Karakteristik Tipologi Fasad Bangunan Kolonial Di Kota Blitar.” JAMBURA Journal of Architecture 5(2):1–8. doi:10.37905/jjoa.v5i2.22958.

Geng, Shiran, Hing Wah Chau, Elmira Jamei, and Zora Vrcelj. 2023. “Urban Characteristics, Identities, and Conservation of Chinatown Melbourne.” Journal of Architecture and Urbanism 47(1):20–34. doi:10.3846/jau.2023.17383.

Giosa, Pierpaolo De. 2020. “Heritage-Lah! A Legacy of a Few Wor(l)Ds in Peninsular Malaysia.” OpenEdition Journals 36:163–89. doi:https://doi.org/10.4000/moussons.6671.

Giosa, Pierpaolo De. 2021. World Heritage and Urban Politics in Melaka, Malaysia A Cityscape below the Winds. Vol. Asian Heritages 6. edited by S. Boonstra, M.-C. Chiang, Y.-F. Hui, A. Kawlra, and R. Ram. Amsterdam University Press.

Hamzah, Maheran, Gobi Krishna Sinniah, and Noradila Rusli. 2024. Attributes and Activities in Public Urban Spaces of Malaysian Cities. Vol. 22.

Hanafiah, Mohd Hafiz, Mohd Raziff Jamaluddin, and Agus Riyadi. 2020. “Local Community Support, Attitude and Perceived Benefits in the UNESCO World Heritage Site.” Journal of Cultural Heritage Management and Sustainable Development 11(1):95–108. doi:10.1108/JCHMSD-03-2020-0034.

Hao, Yunhong, Zhonghe Yao, Rigen Wu, and Yuanyuan Bao. 2024. “Damage and Restoration Technology of Historic Buildings of Brick and Wood Structures: A Review.” Heritage Science 12(1).

Ismuhadi, Ikhsan, and Adi Safyan. 2023. “Identifikasi Langgam Arsitektur Kolonial Pada Bangunan Rumah Uleebalang Sawang.” Arsitekno 10(2):90. doi:10.29103/arj.v10i2.13579.

Journal, Jcbau, Angela Wee, and Kah Man. 2023. “Adaptive Reuse and Authenticity: Promoting Urban Conservation in Melaka’s Historic Town.” JCBAu 1(1):24–41. doi:10.61511/jcbau.v1i1.

Kamarazaman, Nadzirah, Nazlena Ali, and Haslina Arshad. 2024. “Leveraging Web Scraping to Gather Tourism Information Data.” Journal of Event, Tourism and Hospitality Studies 4:16–29. doi:10.32890/jeth2024.4.2.

Kang, Hari, Donghyun Kim, and Kar Ann Toh. 2025. “Human Activity Recognition Through Augmented WiFi CSI Signals by Lightweight Attention-GRU.” Sensors 25(5). doi:10.3390/s25051547.

Marzuki, Mardianah, Mohammad Mochsen Sir, and Ria Wikantari. 2023. “Fasad Bangunan Asrama Haji Makassar Ditinjau Dari Ragam Gaya Arsitektur Islam.” Jurnal Linears 6(1):74–86. doi:10.26618/j-linears.v6i1.10583.

Meiza, Afia Nur, Natasya Miranda Gihar, Khairun Nisa, Najla Regar, and Siti Ismahani. 2024. English Syntactic Analysis in Automatic Translation Text: A Study on Sentence Structure Accuracy. Vol. 6. Online.

Mohamed, Nik Rozilaini Wan, Shareenie Shera Abdul Hamid, Mashita Abdul Jabar, and Zaity Akhtar Mukhtar. 2023. “The Importance of Street Art in Rejuvenating Urban Tourism in Bandar Hilir, Melaka.” International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences 13(5). doi:10.6007/ijarbss/v13-i5/14888.

Muhamad, Asyaari, Amir Husaini, and Yasmin Amirah. 2023. “The Heritage Impact Study Assessment (HIA) in the Sustainable Development of the Coast of Melaka.” Maritime Technology and Research 5(3). doi:10.33175/mtr.2023.261338.

Pantò, B., L. Macorini, and B. A. Izzuddin. 2022. “A Two-Level Macroscale Continuum Description with Embedded Discontinuities for Nonlinear Analysis of Brick/Block Masonry.” Computational Mechanics 69(3):865–90. doi:10.1007/s00466-021-02118-x.

Prasetyo, Eko Bagus, Andrew Cokro Putra, Bima Rahmaputra, and Agus Suharjono Ekomadyo. 2020. “Architectural Adaptation Strategy of Shophouses in Jalan Tubagus Ismail, Bandung.” ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur 5(1):1–10. doi:10.30822/arteks.v5i1.72.

Puspita, Cindy, and Stephanus Wirawan Dharmatanna. 2024. “Effect of Population Density and Urban Intensity on Building Typology in South Krembangan Area.” Journal of Architectural Design and Urbanism 6(1):23–35. doi:10.14710/jadu.v6i1.20807.

Ramli, Syamsun, Herry Santosa, and Antariksa. 2020. “Signifikansi Elemen Arsitektur Bangunan Kolonial Bergaya Art Deco Di Kota Malang.” Pawon: Jurnal Arsitektur 4(02):63–78. doi:10.36040/pawon.v4i02.2806.

Rihadiani, Rosalia Rachma, and Dwi Lindarto. 2022. “Fasad Katedral Sebagai Model in Fill Perancangan Pengembangan Situs Randusari Semarang.” Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia 11(2):98–105. doi:10.32315/jlbi.v11i2.151.

Robinson, Joseph S., and Andrew G. McClelland. 2020. “Troubling Places: Walking the ‘Troubling Remnants’ of Post‐conflict Space.” Area 52(3):654–62. doi:10.1111/area.12616.

Sarihati, Titihan, Fasya Prastiwi, Naura Wafa Febrina, and Aliyya Meirissa Arvina. 2023. “Akulturasi Kolonial Dan Sunda Pada Rumah K.A.R Bosscha.” Waca Cipta Ruang 9(2):80–86. doi:10.34010/wcr.v9i2.10919.

Soewarno, Nurtati. 2020. “Pola Pergeseran Fungsi Hunian Pada Bangunan Rumah Toko: Transformasi Bangunan Di Kawasan Pasar Baru-Bandung.” Jurnal Arsitektur Zonasi 3(2):113–24. doi:10.17509/jaz.v3i2.25374.

Suparno, Suparno, and Aisha Astriecia. 2022. “Tipologi Perubahan Fungsi Rumah Di Kampung Soropadan Sebagai Dampak Dibangunnya Pusat Perbelanjaan Hartono Mall Yogyakarta.” Inersia 18(1):21–33. doi:10.21831/inersia.v18i1.48135.

Tamimi, Nadhil, Indung Sitti Fatimah, and Akhmad Arifin Hadi. 2020. “Tipologi Arsitektur Kolonial Di Indonesia.” Vitruvian Jurnal Arsitektur Bangunan Dan Lingkungan 10(1):45. doi:10.22441/vitruvian.2020.v10i1.006.

Wang, Yunpeng, Xinyu Kan, Yaru Liu, Jie Ju, and Xi Yao. 2023. “Nacre-Inspired Layered Composite Gels with Broad Tunable Mechanical Strength and Structural Color for Stress Visualization.” Nanoscale 15(20):9060–68. doi:10.1039/D3NR01362F.

Wihardyanto, Dimas, and Sudaryono Sudaryono. 2020. “Arsitektur Kolonial Belanda Di Indonesia Dalam Konteks Sejarah Filsafat Dan Filsafat Ilmu.” Langkau Betang: Jurnal Arsitektur 7(1):42. doi:10.26418/lantang.v7i1.35500.




DOI: https://doi.org/10.37905/jjoa.v8i1.34490

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Ivan Fachrul Marsa, Risman Rahman, Abd. Hafids Dg Taha

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

ISSN CETAK: 2654-5896
Website: http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jja/

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.