Analisis Kadar Antioksidan Pada Hasil Infusa Jahe Merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum), Kombinasi Kunyit (Curcuma Longa) dan Sereh (Cymbopogon citratus)

Annisa Sabunge, Ishak Isa, Hamsidar Hasan, Dizky Ramadani Putri Papeo, Fika Nuzul Ramadani

Abstract


Jahe merah, kunyit, dan sereh merupakan tanaman rempah yang dikenal memiliki kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, fenolik, dan terpenoid yang berperan penting dalam aktivitas antioksidan. Dalam penelitian ini, dilakukan pengujian aktivitas antioksidan pada kombinasi infusa jahe merah–kunyit dan jahe merah–sereh untuk mengetahui potensi keduanya sebagai sumber antioksidan alami. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode infusa pada suhu 90°C selama 15 menit, kemudian dilakukan analisis kualitatif melalui uji skrining fitokimia dan kromatografi lapis tipis (KLT), serta analisis kuantitatif menggunakan metode ABTS pada panjang gelombang 734 nm dengan spektrofotometri UV-Vis dan vitamin C sebagai pembanding. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua kombinasi infusa positif mengandung flavonoid, fenolik, dan terpenoid yang berperan sebagai senyawa antioksidan. Nilai IC₅₀ infusa jahe merah–kunyit sebesar 35,83 µg/mL dan jahe merah–sereh sebesar 51,68 µg/mL. kombinasi jahe merah-kunyit termasuk kategori aktivitas antioksidan sangat kuat (IC₅₀ < 50 µg/mL) dan jahe merah-sereh termasuk kategori kuat (IC₅₀ < 100 µg/mL). Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi infusa jahe merah–kunyit dan jahe merah–sereh memiliki potensi besar sebagai sumber antioksidan alami yang dapat dikembangkan dalam sediaan herbal farmasi.

Kata kunci: Antioksidan, Infusa, Jahe merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum), Kunyit (Curcuma Longa), Sereh (Cymbopogon citratus), ABTS, IC₅₀


Full Text:

PDF

References


Abubakar, A. R., & Haque, M. (2020). Preparation of Medicinal Plants: Basic Extraction and Fractionation Procedures for Experimental Purposes. Journal of Pharmacy and Bioallied Sciences |, 7(10), 1–5.

Alsaud, N., & Farid, M. (2020). Insight into the influence of grinding on the extraction efficiency of selected bioactive compounds from various plant leaves. Applied Sciences (Switzerland), 10(18).

Apak, R., Özyürek, M., Güçlü, K., & Karademir, S. E. (2020). Analytical methods used in determining antioxidant activity: A review. International Journal of Molecular Sciences, 22(7), 3380.

Arista, N., Lestari, S., & Yuniarto, A. (2021). (2021). Pengaruh suhu dan waktu ekstraksi terhadap kadar minyak atsiri pada sereh wangi (Cymbopogon citratus). Jurnal Kimia Terapan Indonesia, 23 (3), 175–182.

Bhernama, B. G. (2021). Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Rumput Laut Gracilaria Sp. Asal Desa Neusu Kabupaten Aceh Besar. Amina, 2(1), 1–5.

Dahiya, P., Kaur, S., & Singh, R. (2022). Comparative antioxidant profiling of Zingiber officinale extracts by DPPH and KLT-DPPH methods. Journal of Herbal Pharmacotherapy, 22(2), 85–95.

Ghasemi, K., Ghasemi, Y., & Ebrahimzadeh, M. A. (2020). Antioxidant activity, phenol and flavonoid contents of 13 citrus species. Food Chemistry, 119(3), 122–128.

Ghasemzadeh, A., Jaafar, H. Z., & Rahmat, A. (2018). Variation of terpenoid and phenolic compounds in Zingiber officinale and their antioxidant activity. Molecules, 23(7).

Ilyasov, I. R., Beloborodov, V. L., & Selivanova, I. A. (2020). ABTS/PP Decolorization Assay of Antioxidant Capacity Reaction Pathways. Antioxidants, 9(6), 510.

Jauharotus Sa’adah, D., Laila Vifta, R., & Susmayanti, W. (2023). Potensi Antioksidan Kombinasi Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var Rubrum) dan Bunga Telang (Clitoria ternatea L) dengan Metode DPPH. Journal of Holistics and Health Sciences, 5(2), 385–394.

Kingori, S. M., Ochanda, S. O., & Koech, R. K. (2021). Variation in Levels of Flavonols Myricetin, Quercetin and Kaempferol—In Kenyan Tea (<i>Camellia sinensis L.</i>) with Processed Tea Types and Geographic Location. Open Journal of Applied Sciences, 11(06), 736–749.

Kusuma, A. T., & Nisa, F. (2021). Identifikasi senyawa aktif ekstrak rimpang jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) menggunakan metode KLT. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 13(2), 45–52.

Luhurningtyas, F. P., Susilo, J., Yuswantina, R., Widhihastuti, E., & Ardiyansah, F. W. (2021). Aktivitas Imunomodulator dan Kandungan Fenol Ekstrak Terpurifikasi Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc. Var.Rubrum). Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 4(1), 51–59.

Ni Komang Ayu Cahya Puja Dewi. (2025). Potensi Senyawa Kurkumin Tanaman Kunyit (Curcuma longa L.) sebagai Antioksidan untuk Menurunkan Perkembangan Sel Kanker. Prosiding Workshop Dan Seminar Nasional Farmasi, 3 (Riskesdas 2018), 197–205.

Niljon, M. A., & Marsiati, H. (2023). Uji Aktivitas Antioksidan dan Profil Fitokimia Biji Kopi Robusta (Coffea canephora), Biji Vanili (Vanila planifolia), dan Kombinasi Keduanya dengan Bermacam Pelarut. Jurnal Surya Medika, 9(2), 183–191.

Nurhayati, G. S., Indriatmoko, D. D., Kristiadi, E. W., & Fitriani, A. (2022). Chimica et Natura Acta Antioxidant Activity of Nutmeg Mace ( Myristica fragrans ) Graded Extract. 10(1), 1–5.

Pisoschi, A. M., & Negulescu, G. P. (2021). Methods for measuring antioxidant activity: A review. Biochemistry & Analytical Biochemistry, 10(2), 1–9.

Rafiq, M., Naseer, B., & Wani, T. A. (2020). Effect of heat processing on total phenolics, flavonoids, and antioxidant activity of some traditional medicinal plants. Journal of Food Biochemistry, 44(9).

Rahmadani, R., Nurdin, R., & Harahap, N. (2023). Profil KLT dan aktivitas antioksidan ekstrak kunyit (Curcuma longa L.) dengan variasi pelarut. Jurnal Farmasi Dan Sains Indonesia, 4(1), 10–18.

Rahmani, A. H., Almatroudi, A., & Khan, A. A. (2022). Potential therapeutic role of curcumin and gingerol against oxidative stress and inflammation: A review. Antioxidants, 11(4), 693.

Sari, L. P., & Putri, E. M. (2022). Analisis senyawa fitokimia dengan metode KLT pada ekstrak herbal lokal Indonesia. Sari, L. P., & Putri, E. M, 7(2), 35–41.

Utami, R., Widyasari, R., & Pratiwi, N. (2021). Skrining aktivitas antioksidan menggunakan metode KLT-DPPH pada ekstrak etanol daun salam (Syzygium polyanthum). Jurnal Kimia Dan Pendidikan Kimia, 8(2), 45–51.

Widiawati, W., & Qodri, U. L. (2023). Phytochemical analysis and determination of total phenolic content in ethanol extract of red sugar cane and green sugar cane (Saccharum officinarum L.). Jurnal Farmasi Tinctura, 4(2), 91–102.

widodo, harto, & Subositi, D. (2021). Jurnal Sabun 2. Penanganan Dan Penerapan Teknologi Pascapanen Tanaman Obat, 15, 253–271.

Widyastuti, N., Arifin, Z., & Sari, D. P. (2022). Evaluasi aktivitas antioksidan ekstrak herbal menggunakan metode ABTS dan DPPH. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 9(2), 89–98.

Wulandari, H., et al. (2022). Analisis senyawa fenolik dan terpenoid pada ekstrak serai dan jahe merah menggunakan KLT dan spektrofotometer UV-Vis. Jurnal Sains Farmasi & Klinis Indonesia, 9(3), 215–223.

Yuliani, D., Saptarini, N. M., & Nurhasanah, D. (2022). Jurnal Kimia Terapan Indonesia,. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 9(2), 115–122.




DOI: https://doi.org/10.37905/jambchem.v8i1.35606

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jambura Journal of Chemistry



EDITORIAL OFFICE

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.