KAJIAN INTERAKSI MANUSIA DAN LINGKUNGAN DALAM SISTEM EKOLOGI DI KAWASAN TEPIAN DANAU LIMBOTO
Abstract
Penelitian ini mengkaji interaksi manusia dan lingkungan sebagai bagian dari sistem sosial-ekologis di kawasan tepian Danau Limboto, Gorontalo. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran manusia sebagai aktor ekologis yang memengaruhi dan mengubah interaksi antara komponen biotik dan abiotik di wilayah transisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi langsung pada tiga titik pengamatan di kawasan tepian danau pada Februari 2026. Parameter yang diamati mencakup jenis aktivitas manusia, kondisi tanah, kualitas perairan, kondisi vegetasi, serta pola intervensi yang terjadi. Hasil observasi menunjukkan bahwa intensitas aktivitas dan intervensi manusia—baik berupa pemadatan tanah akibat jalur lalu lintas, penumpukan sampah anorganik, hingga perubahan fungsi lahan—memberikan tekanan signifikan terhadap ekosistem. Kerusakan tanah dan penurunan daya infiltrasi meningkatkan limpasan permukaan yang membawa materi sedimen langsung ke badan air. Proses sedimentasi yang berlangsung secara terus-menerus memicu pendangkalan serta penyusutan luas danau. Di sisi lain, akumulasi limbah dan kondisi perairan yang kaya nutrien memicu pertumbuhan vegetasi invasif berupa eceng gondok secara masif. Penutupan permukaan air oleh eceng gondok menghambat penetrasi cahaya dan pertukaran oksigen, sehingga menurunkan kualitas perairan dan mengganggu keseimbangan ekosistem. Dapat disimpulkan bahwa degradasi ekologis Danau Limboto bukan sekadar proses alamiah, melainkan hasil dinamika interaksi sosial-ekologis akibat pemanfaatan ruang yang tidak memperhatikan daya dukung lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan kawasan tepian yang terintegrasi melalui pengendalian pemanfaatan ruang, perlindungan vegetasi tepian, serta penanganan sumber sedimentasi guna menjaga keberlanjutan fungsi ekologis danau.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Haryadi & Setiawan, B. (2010). Arsitektur, Lingkungan dan Perilaku (1st ed.). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Baga, M., Jahja, M., Sakakibara, M., & Kasamatsu, H. (2024). Cultural Fluctuation of Lake Communities by the Shrinkage of Lake Limboto, Indonesia. Sustainability, 16(2), 704.
Karim, S., Franklin, P. J. C., & Sondakh, J. A. R. (2022). Utilization of Land Around Lake Limboto, Gorontalo Regency. SPASIAL, 9(1).
Kimijima, S., Sakakibara, M., Amin, A. K. M. A., Nagai, M., & Arifin, Y. I. (2020). Mechanism of the rapid shrinkage of Limboto Lake in Gorontalo, Indonesia. Sustainability, 12(22), 9598. https://doi.org/10.3390/su12229598
Krismono, Astuti, L. P., & Sugianti, Y. (2009). Karakteristik Kualitas Air Danau Limboto, Provinsi Gorontalo. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 15(1), 59–68.
Lihawa, F., & Mahmud, M. (2017). Evaluasi Karakteristik Kualitas Air Danau Limboto. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 7(3), 260–266.
Ostrom, E. (2009). A general framework for analyzing sustainability of social-ecological systems. Science, 325(5939), 419–422. DOI: 10.1126/science.1172133
Putra, S. P., Hassan, C., Djudi, & Suryatmojo, H. (2013). Reservoir Saboworks Solutions in Limboto Lake Sedimentations, Northern Sulawesi, Indonesia. Procedia Environmental Sciences, 17, 230–239.
Subehi, L., Wibowo, H., & Jung, K. (2016). Characteristics of Rainfall-Discharge and Water Quality at Limboto Lake, Gorontalo, Indonesia. Journal of Engineering and Technological Sciences, 48(3), 288–300.
Umar, I., Marsoyo, A., & Setiawan, B. (2019). Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Penggunaan Lahan di Sekitar Danau Limboto Tahun 1991–2017. Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Susi Herviyanni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ISSN CETAK: XXXX-XXXX

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License




