Infiltrasi Konstan dan Bulk Density Tanah pada Berbagai Perlakuan Abu Sekam pada Pertanaman Kacang Tanah

Nurmi, Nurmi

Abstract


Abu sekam merupakan bahan organik yang bisa diaplikasikan ke dalam tanah untuk memperbaiki infiltrasi air dan bobot isi tanah,  Infiltrasi dan bobot isi adalah sifat fisik tanah yang sangat penting dalam proses produksi tanaman.  Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji pengaruh pemberian abu sekam terkait perubahan infiltrasi konstan dan bobot isi tanah.  Penelitian ini merupakan percobaan lapangan yang menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 5 taraf perlakuan abu sekam yaitu: P0 = Kontrol, P1 = 5 ton ha-1, P2 = 10 ton ha-1, P3 = 15 ton ha-1, P4 = 20 ton ha-1.  Setiap perlakuan di ulang tiga kali sehingga di peroleh 15 petak-petak  percobaan di lapangan.  Hasil penelitian menujukkan bahwa perlakuan abu sekam tidak berpengaruh nyata terhadap kapasitas Infiltrasi Konstan, akan tetapi berpengaruh nyata terhadap nilai BulK Density dan Porositas Tanah.  Perlakuan dengan dosis 20 ton ha-1 memberikan pengaruh terbaik terhadap penuruan tingkat kepadatan tanah yang ditunjukkan oleh nilai Bulk Density 1,142 g cm-3 dengan porositas tertinggi yang ditunjukkan nilai ruang pori total sebesar 56,92%.  Semakin rendah nilai Bulk Density maka Porositas Tanah semakin tinggi.

 

Kata Kunci : Bulk Density, Infiltrasi,Kacang Tanah, Porositas

Full Text:

PDF

References


Arsyad, S. 2010. Konservasi Tanah dan Air. IPB Press, Bogor.

Askoni dan S. Sarminah. 2018. Laju Infiltrasi dan Permeabilitas Tanah pada Beberapa Tutupan Lahan di Hutan Pendidikan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman Samarinda.

Henny H. dan Arsyad, AR. 2022. Pengaruh Pengolahan Tanah Menggunakan Traktor dan Pupuk Organik terhadap Infiltrasi Tanah Andisol serta Produktivitas Kentang. Jurnal Keteknikan Pertanian dan Biosistem, 10(1): 29 - 36

Hardjowigeno, S. (2007). Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Akdemika Pressindo, Jakarta.

Hidayat, Y. 2002. Penetapan Infiltrasi. Laboratorium Fisika dan Konservasi Tanah, Jurusan Tanah, Fakutas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Ilyas, S. dan S. Prijono. 2000. Analisis Pemberian Lombah Pertanian Abu Sekam Padi Sebagai Sumber Silikat Pada Andisol Dan Oxisol Terhadap Pelepasan Fosfor Terjerat Dengan Teknik Peruntut32P. Risalah Pertemuan Ilmiah Penelotian dan Pengembangan Teknologi Isotop Dan Radiasi.

Nurmi, 2009. Keefektifan Tindakan Konservasi Vegetatif dalam Menekan Aliran Permukan dan Erosi Tanah pada Pertanaman Kakao. Disertasi Program Pascasarjana IPB, Bogor

Saputra, D.D., A.R. Putrantyo, dan Z. Kusuma. 2018. Hubungan Antara Kandungan Bahan Organik dengan Berat Isi, Infiltrasi, dan Porositas pada Perkebunan Salak di Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 5(1): 647 – 654.

Soeswanto, Bambang., Ninik, Lintang. 2011. Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Menjadi Natrium Silikat. Jurnal Fluida Vol. VII. No, 1, Mei (2011) 18-22. Teknik Kimia-Politeknik Negeri Bandung. [06 Maret 2013]

Suriadikarta, D.A., Tini Prihatini, D. Setyorini, dan W. Hartatik. 2002. Teknologi pengelolaan bahan organik tanah. Hal. 183 – 238 dalam Teknologi pengelolaan lahan kering. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat, Bogor

Yunagardasari, C., A.K. Palolong, A. Mondhe. 2017. Jurnal Agrotekbis, %(3): 315 – 323.

Yulina, H., R. Devnita, dan R. Harryanto. 2019. Respon Bobot Isi, Kemantapan Agregat, dan Porositas Tanah pada Tanaman Cabai Merah Setelah Vegetatif Akhir Terhadap Kombinasi Terak Baja dan Kombinasi Bokasi Sekan Padi pada Andisol Lembang.




DOI: https://doi.org/10.56722/jlpt.v4i2.33053

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License .