PERSEPSI PETANI TERHADAP PERAN PENYULUH DALAM PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI DI DESA SUKA DAMAI KECAMATAN BULANGO UTARA KABUPATEN BONE BOLANGO

Lukman Kaluku, Asda Rauf, Yanti Saleh

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi petani terhadap penyuluh dalam pengembangan kelompok tani di Desa Suka Damai Kecamatan Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini dilakukan di Desa Suka Damai, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango dan dilaksanakan pada bulan April 2023-Mei 2023 dengan jumlah sampel 25 orang Petani yang tergabung dalam 5 kelompok tani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Analisis data yang digunakan analisis yaitu Skala Likert. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa peran penyuluh sebagai motivator memperoleh skor total 769 dengan kategori sangat berperan. peran penyuluh sebagai edukator memperoleh total skor 923 dengan kategori sangat berperan, peran penyuluh sebagai fasilitator memperoleh total skor 880 dengan kategori sangat berperan, sedangkan untuk peran penyuluh sebagai komunikator memperoleh total skor 850 dengan kategori sangat berperan. Dan untuk peringkat tertinggi dari persepsi petani adalah penyuluh sebagai edukator dengan total skor 923 pada pertanyaan penyuluh mendemonstrasikan cara memilih saprodi yang baik (bibit, pupuk, pestisida, peralatan).

Keywords


Kelompok Tani; Penyuluh Pertanian; Persepsi Petani; Skala Likert

References


Fajri, M. 2011. Dinamika Gerakan Petani:Kemunculan dan Kelangsungannya (Desa Banjaranyar Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis). Skripsi Institut Pertanian Bogor.

Handayani, F, Nurwidawati Desi, 2013. Hubungan Self effcacy Dengan Prestasi Belajar Siswa Akselerasi.Surabaya : UNESA.

Hariadi, Sanarru Samsi. 2011. Dinamika Kelompok. Cetakan 1. Yogyakarta. UGM.

Hermanto dan Swastika. 2011. Penguatan Kelompok Tani: Langkah Awal Peningkatan Kesejahteraan Petani. Analisis Kebijakan pertanian, Vol 9 No. 4, Desember 2011 : 371 – 390.

Mardikanto Totok. 2009. Sistem Penyuluhan Pertanian. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Mardikanto, 2010. Peranan Penyuluh Pertanian terhadap Produktivitas Petani Padi Sawah diKecamatan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat. Aceh.

Mardikanto, Totok. 2007. Pemberdayaan Masyarakat. Cetakan II. Surakarta.UNS Press.

Miftah Toha. 2014. Perilaku Organisasi Konsep Dasar dan Aplikasinya.Jakarta: Grafindo Persada.

Mushero, Heroni. 2008. Pemberdayaan Petani Melalui Gabungan Kelompok Tani.(GAPOKTAN).http://heronimushero.wordpress.com/2008/03/05/pemberdayaan -petani-melalui-gabungan-kelompok-tani-gapoktan/.

Noor Isran. 2012. Buku Pintar Penyuluh Pertanian, (Jakarta: PERHIPTANI (Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia).

Permentan, 2016. Penumbuhan Dan Pengembangan Poktan Dilakukan Melalui Pemberdayaan Petani, 67/Permentan/Sm.050/12/2016.

Saragih.2010. Pandangan Strategis Para Pakar Untuk Kemajuan Pertanian Indonesia.IPB Press.

Simanjuntak, Bungaran Antonius. 2017.Konsep Mensukseskan Otonomi Daerah: Membangun Indonesia Berkeadilan Sosial-Ekonomi. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Slameto.2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta.

Sukino. 2009. Membangun Pertanian Dengan Pemberdayaan Masyarakat Tani.

Sumardjo. 2010. Membangun Pertanian Dengan Pemberdayaan Masyarakat Tani. Yogyakarta, Hal. 355.




DOI: https://doi.org/10.37046/agr.v10i3.32587

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Lukman Kaluku, Asda Rauf, Asda Rauf, Yanti Saleh, Yanti Saleh

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis (P-ISSN: 2597-7075, E-ISSN: 2541-6847) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Powered by Public Knowledge Project OJS