ANALISIS PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH PENGOLAHAN KELAPA MENJADI KOPRA DI DESA TONGKE KECAMATAN BALANTAK SELATAN

Ambo Abd. Kadir Pakanyamong, Okli Langewa, Trianto Enteding

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan petani dari pengolahan kelapa menjadi kopra serta mengetahui nilai tambah yang dihasilkan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret–Mei 2025 di Desa Tongke Kecamatan Balantak Selatan. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive karena merupakan sentra produksi kelapa. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis nilai tambah metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani sebesar Rp 4.558.013 per satu kali produksi. Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan kelapa menjadi kopra sebesar Rp 1.500/kg, yang menunjukkan bahwa kegiatan pengolahan memberikan manfaat ekonomi bagi petani.


Keywords


Kelapa; Kopra; Pendapatan Petani; Nilai Tambah; Usahatani

References


Abas, D. S., Saleh, Y., & Murtisari, A. (2019). Analisis biaya dan pendapatan usahatani kelapa di desa tanah putih Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 3(3), 151-155.

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Halid, R., Saleh, Y., & Bakari, Y. (2021). Analisis Nilai Tambah Kelapa di Desa Rumbia Kecamatan Botumoito Kabupaten Boalemo. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 6(1), 49-57.

Hayami, Y., Kawagoe, T., Morooka, Y., & Siregar, M. (1987). Agricultural marketing and processing in upland Java: A perspective from a Sunda village. Tokyo: The International Development Center of Japan.

Hestina, J., Purba, H. J., Yusuf, E. S., Dabukke, F. B. M., Azhari, D., & Darwis, V. (2022). Industri kelapa Indonesia: Kinerja dan perspektif pengembangan menuju peningkatan nilai tambah dan daya saing. In Forum Penelitian Agro Ekonomi (Vol. 40, No. 1, pp. 55-69).

Kapantow, G. H. M., & Manginsela, E. P. 2019. Kontribusi Usahatani Kelapa Terhadap Pendapatan Keluarga Di Desa Klabat Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara. AGRI SOSIOEKONOMI, 15(1): 141-150.

Makaruku, M., Wattimen, A., & Kembauw, E. (2024). Kajian Budidaya Tanaman Kelapa Di Desa Uraur Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. VIABEL: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian, 18(1), 13-20.

Mardesci, H., & Fitriani, D. (2025). Menakar potensi dan hambatan industri kelapa sebagai penguat ketahanan pangan nasional: suatu kajian literatur. Jurnal Teknologi Pertanian, 14(1), 27-44.

Panjaitan, D. (2021). Potensi pemanfaatan limbah ampas kelapa sebagai sumber pangan atau bahan substitusi makanan kesehatan. Jurnal Riset Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (RETIPA) p-ISSN, 2745(4096), 2.

Resminiasari, N., Rahmat, S.,dan SImbarwati. 2018. Budidaya Tanaman Kelapa (Cocos nucifera) Ditinjau Dari Segi Ekonomi. Munich Personal RePEc Archive

Riono, Y., Marlina, M., Yusuf, E. Y., Apriyanto, M., Novitasari, R., & Mardesci, H. (2022). Karakteristik Dan Analisis Kekerabatan Ragam Serta Pemanfaatan Tanaman Kelapa (Cocos Nucifera) Oleh Masyarakat Di Desa Sungai Sorik Dan Desa Rawang Ogung Kecamatan Kuantan Hilir Seberang Kabupaten Kuantan Singingi. Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, 8(1), 57-66.

Soekartawi. (2002). Analisis usahatani. UI Press.

Sudiyono, A. (2001). Pemasaran pertanian. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press.




DOI: https://doi.org/10.37046/agr.v10i3.38124

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Ambo Abd Kadir Pakanyamong, Trianto Enteding

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis (P-ISSN: 2597-7075, E-ISSN: 2541-6847) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Powered by Public Knowledge Project OJS