Pengaruh Cekaman Kekeringan Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.)

Rahmadani Napu, Fauzan Zakaria, Muhammad Arief Azis, Mohamad Ikbal Bahua

Abstract


Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan salah satu sumber protein nabati penting di Indonesia. Salah satu penyebab penurunan produksi kacang hijau adalah kurangnya ketersediaan air di dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cekaman kekeringan terhadap pertumbuhan dan hasil dua varietas tanaman kacang hijau. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 3 bulan yaitu dari bulan April – Juni 2025. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Buata, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Analisis berat kering tanaman di lakukan di Laboratorium Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini di susun berdasarkan rancangan petak terpisah (split plot design). terdiri dari dua faktor yakni cekaman kekeringan dan varietas tanaman. Cekaman kekeringan di tempatkan sebagai petak utama yang terdiri dari tiga tingkat cekaman yaitu: C0 = 100% Kapasitas Lapang (KL), (tidak dicekam selama pertumbuhan), C1 = 25% Kapasitas Lapang (KL), pada fase vegetatif, C2 = 25% Kapasitas Lapang (KL), pada fase generatif. Sedangkan varietas tanaman di tempatkan sebagai anak petak yang terdiri dari dua varietas tanaman yaitu: V1 = Varietas Vima-2, V2 = Varietas Vima- 4. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5% apabila terdapat pengaruh nyata. Cekaman kekeringan berpengaruh terhadap komponen rata-rata jumlah polong dan berat biji kering. Namun perlakuan varietas tidak memberikan pengaruh pada semua parameter dan tidak terdapat interaksi antara kedua faktor perlakuan.

 


Keywords


Kacang Hijau, Cekaman Kekeringan, Varietas.

Full Text:

PDF

References


Arifin. 2002. Kekeringan Air dan Kehidupan Tanaman. Universitas Brawijaya. Malang.

Arsyadmunir, A. (2016). Periode Kritis Kekeringan Pada Pertumbuhan Dan Produksi Kacang Hijau (Vigna radiata L.). Agrovigor, 9(2), 132–140.

Barus harfiani, W., Khair, H., & Siregar Anshar, M. (2014). Respon Pertumbuhan Dan Produksi Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.) Akibat Penggunaan Pupuk Organik Cair Dan Pupuk TSP. Agrium, 19(1), 1–11. https://doi.org/10.1159/000180947

BPS (Badan Pusat Statistik). 2015. Provinsi Gorontalo Dalam Angka 2015. Gorontalo: Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo

Candra, R., Sumardi, & Hermansyah. (2020). Pertumbuhan Dan Hasil Empat Varietas Tanaman Kacang Hijau ( Vigna radiata L .) Pada Pemberian Dosis Pupuk Kandang Ayam Di Ultisol. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 22(2), 136–143.

Djafar, Y., Azis, M. A., & Jamin, F. S. (2023). Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) terhadap Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Jarak Tanam. JAAT, 12(1), 79–90.

Fang, Y., & Xiong, L. (2015). General mechanisms of drought response and their application in drought resistance improvement in plants. Cellular and Molecular Life Sciences, 673–689. https://doi.org/10.1007/s00018-014-1767-0

Lavria, D., Mawarni, L., & Barus, A. (2015). Laju Pertumbuhan Tanaman dan Produksi Dua varietas Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.) Dengan Pemeberian Pupuk Guano. Jurnal Online Agroekoteaknologi, 3(3), 949–955.

Maimunah, Rusmayadi, G., & Langai F, B. (2018). Pertumbuhan Dan Hasil Dua Varietas Tanaman Kedelai (Glycine Max (L.) Merril) Dibawah Kondisi Cekaman Kekeringan Pada Berbagai Stadia Tumbuh. EnviroScienteae, 14(3), 211–221.

Pomuato, E. R., Musa, N., & Zakaria, F. (2022). Kajian Tentang Interval Waktu Pemberian Air Dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.). Jurnal Agroteknotropika JATT, 11(2), 1–11.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2026 Jurnal Agroteknotropika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.