RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PULUT TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR BUAH PEPAYA DAN JUMLAH BENIH PERLUBANG TANAM

Hikmah Qur’ain Marwan, Hayatiningsih Gubali, Mohamad Lihawa

Abstract


Penggunaan pupuk kimia dalam waktu yang panjang bisa menyebabkan degradasi lahan, sehinggadiberikan pupuk organik cair yang lebih aman dan mudah diserap oleh tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut terhadap pemberian pupuk organik cair buah pepaya dan jumlah benih per lubang tanam, serta menentukan perlakuan yang paling sesuai. Penelitian dilaksanakan di Desa Popodu, Kec. Bolaang Uki, Kab. Bolaang MongondowSelatanpadabulanFebruari–April2024denganrancanganacakkelompokfaktorialduafaktor.Faktorpertama konsentrasi POC pepaya (0, 50, 100, 150 mL L⁻¹), sedangkan faktor kedua jumlah benih per lubang (1 dan 2 benih). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, luas daun, persentase munculnya bunga, dan jumlah baris biji. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkanujiDMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi POC dan jumlah benih tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, luasdaun, dan jumlah barisbiji.Namun,jumlah benih per lubangtanam berpengaruh nyata terhadap persentase munculnya bunga, di mana dua benih per lubang lebih efektif meningkatkan pembungaan dibanding satu benih. Konsentrasi optimal POC pepaya belum dapat ditentukan. Dengan demikian, penggunaan duabenihperlubanglebihdirekomendasikanuntukmeningkatkanpotensipembungaanjagungpulut,sedangkandosisPOC buahpepayamemerlukanpengujianlebihlanjut denganrentangdosisyanglebihluas.

Keywords


jagung pulut, pupuk organik cair, pepaya, jumlah benih, pertumbuhan tanaman

Full Text:

PDF

References


Ahmad, A. Tri, H. dan Sri, H. 2013. Peingaruh Jumlah Benih Perlubang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis. J. IinovasiiiPeirtaniian. 12(2): 31-40.

Ariinong, A. R., Vandalisna., Dan Asni. 2014. Peirtumbuhan dan Produksi Tanaman Sawii (Brassiica junceia L.) deingan Peimbeiriian Miikroorganiismei lokal (MOL) dan Pupuk Kandang Ayam. Jurnal Agriisiisteim. 10(1): 40-46.

Galuhasti, A., Rahmawati, H., Soeilaksinii, L. D., & Utami, C. D. (2024). Peingaruh Pupuk Organik Cair Liimbah Tahu terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung Pulut (Zeia mays Ceiratiina). J. Agroista, 9(1), 138

Gardneir, F. P., Pearce, R. B., & Mitcheill, R. L. (1991). Physiiology of Crop Plants. Iiowa State Univeirsity Preiss.

Geneisiska, Mulyono, & Yufantari, A. I. (2020). Peingaruh jenis tanah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.) varieitas Pulut Sulaweisi. plantropica: Journal of Agriicultural Sciieincei, 5(2), 107–117.

Goldsworthy, R.P dan N.M. Fisher. 1992. Fisiiologi Tanaman Budidaya Tropiik. Penerjemah Soedharoediijo dan Tohari, Gadjah Mada Univeirsity Preiss Yogyakarta.

Hamzah, S., S. Utami dan M. A. Cholik. 2011. Pengaruh pupuk agrobost dan humagold teirhadap peirtumbuhan dan produksi jagung ketan (Zea mays ceratina L.) J. Agrium, 17 (1): 59 – 65.

Harjadi, S. 2002. Pengantar Agronomii. Grameidiia Pustaka Utama. Jakarta

Irsyad, Y. M. M., & Kastono, D. (2019). Pengaruh Macam Pupuk Organiik Cair dan Dosis Pupuk Anorganik terhadap Peirtumbuhan dan Hasil Jagung (Zea mays L.). Vegetalika, 8(4), 263

Iisnaiini J.L., Mulianii S., Niildayanti. (2019). Pertumbuhan dan produksi lima varietas jagung pulut lokal (waxy corn) Sulawesi selatan pada pemberian trichokompos. J. Agroplantaei, 8(2):7-15.

Lakitan, B. 2011. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Raja Grafindo Persada.Jakarta.

Muhsin, A. (2011) ‘Pemanfaatan Limbah Hasil Pengolahan Pabrik Teibu Blotong Menjadi Pupuk Organik’, Industrial Engineering Confeireince, pp. 1–9.

Paeirah, J., Kadekoh, i., dan Jeki, J. 2022. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Lokal Sigi (Zea mays L.) Akibat Peimbeirian Pupuk NPK dan limbah cair tahu. J. Agrotekbis, 10(6), 1025-1034.

Sirajudin, M dan Lasmini, Sri Anjar. 2010. Reispon pertumbuhan dan hasil jagung manis (Zea mays saccharata) pada beirbagai waktu pemberian pupuk nitrogen dan keiteibalan mulsa jerami. J. Agroland 17 (13)

:184-191. Fakultas Pertanian Univeirsitas Tadulako. Sulawesi Teingah.

Subeikti, N.A., Syafruddin, R. Eifendi, dan S. Sunarti. 2007. Morfologi dan Fasei Pertumbuhan Jagung. Balai Peneiliitiian Tanaman Seirealia. Maros. 16-28.

Syafruddin, Nurhayati dan Ratna, W. 2012. Pengaruh jenis pupuk terhadap pertumbuhan dan hasil beibeirapa variieitas jagung maniis. J. Florateik 7:107-114.

Yulisma, 2011. Pertumbuhan dan Hasil Bebeirapa Varietas Jagung pada Beirbagai Jarak Tanam. Peineilitian Pertanian Tanaman Pangan. 30 (3) : 196-203.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2026 Jurnal Agroteknotropika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.