Simulasi Deteksi White Spot Syndrome Virus (WSSV) pada Udang dengan Teknik PCR Konvensional

Widya Rahmadani Arman, Netty Ino Ischak, Hanifa Gobel

Abstract


White Spot Syndrome Virus (WSSV) merupakan salah satu penyebab utama kegagalan dalam budidaya udang vannamei karena tingkat kematiannya yang sangat tinggi dan penyebarannya yang agresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan simulasi pembelajaran berbasis laboratorium dengan metode PCR konvensional sebagai sarana pemahaman praktis dalam deteksi molekuler. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan melibatkan mahasiswa magang di laboratorium BKHIT Gorontalo. Sampel berasal dari kaki renang udang dan melalui tahapan ekstraksi DNA menggunakan metode silika, dilanjutkan dengan amplifikasi PCR dan visualisasi menggunakan gel agarosa. Hasil positif WSSV ditunjukkan dengan munculnya pita DNA berukuran 941 bp, sedangkan ketiadaan pita menunjukkan hasil negatif atau potensi kesalahan teknis. Dari hasil ini, metode simulasi terbukti efektif tidak hanya dalam mendeteksi keberadaan virus tetapi juga dalam meningkatkan kemampuan laboratorium mahasiswa dalam bidang biologi molekuler terapan.

Keywords


PCR Konvensional; WSSV; Teknik Molekuler; Simulasi; Udang Vannamei

References


Akbar, S. M., Effendi, I., Feliatra, & Muhson, N. (2022). Prevalence Analysis of WSSV ( White Spot Syndrome Virus ) in Vaname Shrimp ( Litopenaeus vannamei ) in Bengkalis District. 3(3), 166–167.

Ariyanti, Y., & Sianturi, S. (2019). Ekstraksi DNA total dari sumber jaringan hewan (Ikan Kerapu) menggunakan metode kit for animal tissue. 3(July 2018), 40–45.

Fitri, R. A., Farida, & Prasetio, E. (2021). Perbandingan Metode Pcr Konvensional Dengan Metode Pcr Portable Kit Untuk Deteksi Wssv Pada Udang Vannamei. 9(1), 54–62.

Hamjah, M., Suharli, L., & Baihani, A. (2024). Identifikasi White Spot Syndrome Virus (Wssv) Pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Di Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan. 1(1), 29–34.

Herliany, N. E., Negara, B. F. S. P., & Utami, M. A. F. (2017). Deteksi Molekuler White Spot Syndrome Virus ( Wssv ) Pada Udang Vaname ( Litopenaeus vannamei ) Di PT. Hasfam Inti Sentosa. September. https://doi.org/10.31186/jenggano.2.2.156-169

Hidayani, A. A., Malina, A. C., Tampangallo, B. R., & Fathurrahman, A. F. (2015). Deteksi Distribusi White Spot Syndrome Virus Pada Berbagai Organ Udang Vaname (Litopenaeus vannamei). 25(April), 1–6.

Lee, Y., Vijayan, J., Roh, H., Park, J., Lee, J., Nguyen, T. L., Kim, H. J., Kim, W., Dhar, A. K., Park, C., & Kim, D.-H. (2024). Nucleic acid amplification-based methods for diagnosis of shrimp viral diseases. October 2023, 892–922. https://doi.org/10.1111/raq.12873

Ramos-Carreno, S., Valencia-Yanez, R., Correa-Sandoval, F., Ruiz-Garcia, N., Diaz-Herrera, F., & Giffard-Mena, I. (2014). White spot syndrome virus (WSSV) infection in shrimp (Litopenaeus vannamei) exposed to low and high salinity. https://doi.org/10.1007/s00705-014-2052-0

Santdos, A. (2023). Gel Electrophoresis : An Essential Technique in Molecular Biology. 14(7). https://doi.org/10.4172/2155-9872.1000546

Saputro, A., Yudianto, A., & Koesbardiati, T. (2015). Pengaruh Lama Paparan Suhu Kamar Terhadap Kualitas DNA Pada Pemeriksaan Swab Earphone Dalam Penentuan Jenis Kelamin. 17(1), 0–12.

Thang, N. D., Tu, L. D., Na, N. T. Le, Trang, N. T., & Nghia, P. T. (2019). Melanin-containing feedstuffs protect Litopenaeus vannamei from white spot syndrome virus. International Aquatic Research, 11(3), 303–310. https://doi.org/10.1007/s40071-019-00240-4

Yuliana, A., Rangkuty, S. M., & Romora, K. (2025). Analisis Persepsi Mahasiswa Terhadap Efektivitas Virtual Lab Dalam Pembelajaran PCR Di Biologi Molekuler. 1–10.

Zampieri, R. A., Aoki, J. I., Muller, K. E., Shaw, J. J., & Floeter-Winter, L. M. (2023). Comparison of Sampling Procedures for the Molecular Diagnosis of Leishmaniases. 108(3), 548–554. https://doi.org/10.4269/ajtmh.21-1137




DOI: https://doi.org/10.37905/je.v21i1.33635

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Editorial Office


Department of Chemistry, Universitas Negeri Gorontalo
Jl. Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie, Moutong, Tilongkabila, Bone Bolango 96554, Gorontalo, Indonesia

E-mail: [email protected]

+6285341773856 (Call/sms/wa)

Jurnal Entropi (JE) (p-ISSN: 1907-1965| e-ISSN: XXX-XXXX) by Department of Chemistry Universitas Negeri Gorontalo. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Powered by Public Knowledge Project OJS