PENGARUH GAYA HIDUP KONSUMTIF DAN TAM TERHADAP ADOPSI FINTECH DENGAN MODERASI LITERASI KEUANGAN MAHASISWA

Nazwa Aaliya Al-Qadri, Wendy Wendy, Mustaruddin Mustaruddin

Abstract


Perkembangan Financial Technology (Fintech) di Indonesia mendorong perubahan perilaku keuangan mahasiswa sebagai generasi digital. Riset ini bertujuan menganalisis pengaruh gaya hidup konsumtif, perceived usefulness, dan perceived ease of use terhadap adopsi fintech yang dilakukan mahasiswa dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi. Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data diperoleh melalui Google Form ke 216 mahasiswa aktif di Kalimantan Barat yang menggunakan layanan fintech. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil menunjukkan bahwa perceived usefulness dan perceived ease of use berpengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi fintech, dengan perceived ease of use sebagai faktor paling menonjol. Gaya hidup konsumtif tidak berpengaruh signifikan pada model regresi dasar. Literasi keuangan berpengaruh positif terhadap adopsi fintech serta meningkatkan kemampuan model dalam menjelaskan variasi adopsi. Pada pengujian moderasi, literasi keuangan secara signifikan memperlemah pengaruh gaya hidup konsumtif terhadap adopsi fintech, namun tidak memoderasi hubungan antara variabel TAM dan adopsi. Model akhir menjelaskan 46,3% variasi adopsi fintech mahasiswa. Temuan ini memperkuat relevansi Technology Acceptance Model dalam menjelaskan perilaku adopsi fintech di kalangan mahasiswa.

Keywords


Gaya Hidup Konsumtif; Perceived Usefulness; Perceived Ease of use; Literasi Keuangan; Adopsi Fintech, Technology Acceptance Model.

Full Text:

PDF

References


Acharya, U., & Bhojak, N. (2024). A study on digital natives’ adoption of fintech: Perspectives from

generations Y and Z.

Arini, E., & Faizah, K. (2022). Pengaruh financial technology (fintech) e-wallet terhadap perilaku

konsumtif kaum milenial (Studi kasus pada mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas

Airlangga Surabaya). Skripsi.

Astuti, H., Firmansah, M. B., & Wicaksono, A. B. (2023). Perilaku konsumtif dengan penggunaan

fintech e-wallet. Jurnal DMS, 12, 725–738.

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision

Processes, 50(2), 179–211

Az, Y., Syam, Z., & Hutapea, R. S. (2024). Pengaruh persepsi kemudahan penggunaan terhadap

minat pengguna financial technology berdasarkan teori Technology Acceptance Model

(TAM). Indonesian Accounting Literacy Journal, 4(2), 77–83.

Basuki, A. T. (2018). Ekonometrika pengantar (dilengkapi penggunaan EViews).

Belk, R. W. (1988). Possessions and the extended self. Journal of Consumer Research, 15(2), 139

berijalan.co.id. (2024). Fenomena maraknya fintech dan pembayaran digital di Indonesia.

Retrieved September 30, 2025, from berijalan.co.id

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of

information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.

Fahrudin, N., Nurhedi, M., Afandy, A. R., & Sholihin, M. (2025). Pengaruh financial technology

terhadap perilaku konsumtif generasi milenial.

Fatimah, M., & Syamsiah. (2023). Pengaruh Perceived Usefulness, Perceived Trust, Perceived Self-

Efficiacy, Perceived Ease Of Use, Dan Perceived Security Terhadap Minat Menggunakan

Financial Technology (Studi Pada Pengguna Fitur Layanan Go Pay di STIE Madani

Balikpapan Tahun 2019)

Febisatria, A., Laega, E.T.Z.R., & Pratama, A.A. (2025). Digital Banking Adoption in Indonesia: The

Role of Perceived Usefulness and Ease of Use.

Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2020). The McGraw-Hill series in economics.

Hapsari, D. A. (2024). Pengaruh financial literacy, gaya hidup, perceived usefulness, dan perceived

ease of use terhadap perilaku konsumtif Gen-Z sebagai pengguna QRIS sebagai alat

pembayaran digital di Yogyakarta. Tesis.

Izzatul Ummah, F., Azzah Zhafira, A., Dhefany Effendy, A., Fathya Mahdiyyah, A., & Glorino

Rumambo Pandin, M. (n.d.). The influence of e-wallet on a consumptive lifestyle in

Generation Z: Airlangga University students (English Department).

Karo-Karo, L. (2022). Pengaruh literasi keuangan dan financial technology terhadap perilaku

konsumtif mahasiswa Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Katadata. (2024). Transaksi uang elektronik Indonesia capai Rp835,84 triliun sepanjang 2023.

Retrieved September 30, 2025, from katadata.co.id

Kompasiana. (2025). Mayoritas pengguna e-wallet berasal dari generasi muda. Retrieved

September 30, 2025, from kompasiana.com

Manajemen Bisnis, J., Tri Murti, H., Lakoni, I., Safrianti, S., & Hazairin, U. (2023). Pengaruh literasi

keuangan dan literasi teknologi terhadap adopsi uang elektronik pada mahasiswa di Kota

Bengkulu melalui mediasi attitude toward adoption.

Murti, A., Lakoni, Y., & Safrianti, D. (2023). Literasi keuangan dan penggunaan uang elektronik

mahasiswa. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 12(3), 210–222.

Na, N., Aisa, M., & Silalahi, F. H. (2024). Analisis literasi keuangan Gen-Z: Studi kasus pada

mahasiswa akuntansi. Journal of Ecotourism and Rural Planning, 1, 1–12.

Nasution, A. P., Prayoga, Y., Pohan, M. Y. A., & Siregar, Z. M. E. (2022). Adoption of fintech by

Labuhanbatu students. International Journal of Social Science and Business, 7(1), 43

Nawawi, H. H. (2020). Penggunaan e-wallet di kalangan mahasiswa. Jurnal Emik, 3(2).

Nizam, K. (2024). The impact of perceived usefulness, ease of use, and digital payment integration

on FinTech adoption: An empirical study in Pakistan. Journal of Peace Development &

Communication.

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei nasional literasi dan inklusi keuangan 2022. Jakarta: OJK.

Palasari, R. S., Safitri, A., & Wijayanti, D. I. (2025). Pengaruh faktor demografi dan literasi

keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kota Malang: Locus of control sebagai

variabel intervening. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(2),

–6156.

Pratama, A., & Anas, E. P. (2024). Financial technology adoption on payment systems and financial

transactions among millennials in Indonesia. Syntax Literate, 9(3).

Raharjo, B. (2021). Fintech: Teknologi finansial perbankan digital.

Rianto Rahadi, D., & Farid, M. M. (2021). Analisis variabel moderating.

Saputra, M. S., & Nurjihadi, M. (2023). Sikap mahasiswa dalam adopsi aplikasi keuangan BRIMO

dengan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). BIOS: Jurnal Teknologi

Informasi dan Rekayasa Komputer, 4(1), 18–24.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif.

Susilawaty Hutapea, R., & Andista, D. R. (2021). The effect of perceived ease of use, perceived

usefulness, and risk on user interest in using financial technology peer to peer lending.

Syifa, G. A., & Santoso, S. (2024). Pengaruh perceived ease of use dan perceived usefulness

terhadap niat menggunakan uang elektronik (Studi kasus pada mahasiswa FIA UNKRIS

Jakarta). Pandita: Interdisciplinary Journal of Public Affairs, 7(2), 167–179.

Universitas Negeri Yogyakarta. (2019). Fintech dan gaya hidup mahasiswa

Utomo, F. S. (2025). Factors influencing user adoption of mobile payment system: An integrated

model of perceived usefulness, ease of use, financial literacy, and trust. Journal of Digital

Market and Digital Currency, 2(2), 135–156.

Wardani, P. K., Nasution, I. P., & Sundari, S. (2025). Pengaruh e-wallet terhadap perilaku konsumtif

generasi Z di kalangan mahasiswa. 2(2), 500–507.




DOI: https://doi.org/10.37479/jimb.v9i2.41216

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Alamat Redaksi:

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Jalan Jenderal Sudirman No. 6 Kota Gorontalo