Pelatihan Pembuatan Jamu Antidiare Berbasis Tanaman Lokal di Desa Monano Kecamatan Monano Kabupaten Gorontalo Utara

Hamsidar Hasan, Madania Madania, Fika Nuzul Ramadani, Rifka Anggraini Anggai

Abstract


Penyakit Diare merupakan penyakit yang menular dan ditandai dengan gejala-gejala seperti perubahan bentuk dan konsistensi tinja menjadi lembek hingga mencair dan bertambahnya frekuensi buang air besar lebih dari pada biasanya disertai dengan muntah-muntah, sehingga menyebabkan penderita mengalami kekurangan cairan dalam tubuh atau dehidrasi yang pada akhirnya apabila tidak mendapatkan pertolongan segera dapat menyebabkan terjadinya keparahan hingga kematian. Masalah diare masih menjadi isu kesehatan masyarakat, terutama di daerah pedesaan atau daerah dengan akses kesehatan terbatas.. Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian pada sebagian anak di negara berkembang seperti Indonesia. Diare sangat erat kaitannya dengan terjadinya kasus stunting. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang tanaman lokal yang berkhasiat sebagai obat antidiare.   Memberikan keterampilan praktis dalam meracik jamu dari bahan lokal.  Mendorong kemandirian masyarakat dalam pengobatan awal berbasis kearifan lokal. Metode pengbdian terdiri dari 3 tahap, tahap pertama, yaitu observasi tanaman lokal yang ada di Desa tersebut, Penelusuran data awal tentang prevalensi penyakit diare termasuk data dari puskesmas. Tahap kedua, pemberian kuisioner sebelum penyampaian materi terkait arti diare, Bahaya diare kalau tidak ditangani dengan cepat, manfaat tanaman yang ada disekitar, dan teknik pembuatan jamu antidiare, Tahap ke tiga, memberikan praktek langsung cara pembuatan jamu antidiare sekaligus pemberian kuisioner setelah sosialisasi. Hasil yang diharapkan masyarakat bisa melakukan swamedikasi untuk pengobatan diare dengan memanfaatkan tanaman lokal/ disekitar tempat tinggalnya. Hasil pengabdian dijelaskan terjadi peningkatan pengetahuan tentang diare dan tanaman yang berpotensi sebagai ramuan untuk diare sebesar 32%. Hal ini menunjukkan Masyarakat sudah melakukan swamedikasi untuk membuat  jamu ataupun ramuan untuk obat antidiare

Keywords


Pelatihan; Jamu antidiare; Tanaman lokal; Desa Monano; Kabupaten Gorontalo Utara

Full Text:

PDF

References


. Meliala L, Sari W, Tarigan P. Uji efek antidiare ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.) pada mencit jantan. J Penelitian Farmasi & Herbal. 2020;2(2):15-21. https://doi.org/10.36656/jpfh.v2i2.208

. Kemenkes. Riset Kesehatan Dasar. Kementerian Kesehatan, Republik Indonesia; 2018.

. Anggitha M. Pembuktian aktivitas antidiare pucuk merah jambu biji dan daging buah pisang klutuk yang digunakan Battra Desa Jayaratu Singaparna. [Dissertation]. Universitas BTH Tasikmalaya; 2022.

. Iryanto AA, Joko T, Raharjo M. Literature review: Faktor risiko kejadian diare pada balita di Indonesia. J Kesehatan Lingkungan. 2021;11(1):1-7. https://doi.org/10.47718/jkl.v11i1.1337

. World Health Organization (WHO). Penyakit Diare. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease. Accessed May 12, 2025.

. Masyita AA, Ibrahin N, Rahayu F. Studi etnofarmasi tumbuhan berkhasiat obat pada suku Gorontalo di Kecamatan Popayato Timur Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo. J Penelitian Multidisiplin Ilmu. 2023;2(1):1185-92.

. Hasan H. Analisis efektivitas ramuan tradisional berbasis sumber daya dan kearifan lokal Teluk Temini dalam upaya pengembangan sebagai obat herbal. Laporan Penelitian Skim Akselerasi Lektor menuju Lektor Kepala. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Negeri Gorontalo; 2024.

. Badan Pusat Statistik (BPS). Kecamatan Monano dalam angka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo; 2024.

. Niawanti H, Yani F, Herman MM, Rafliansyah H. Ekstraksi tanin dari daun Psidium guajava menggunakan metode soxhlet. Distilat: J Teknologi Separasi. 2021;7(2):353-9. https://doi.org/10.33795/distilat.v7i2.226

Sunani S, Hendriani R. Review article: Classification and pharmacological activities of bioactive. Indones J Biol Pharm. 2023;3(2):130-6. https://doi.org/10.24198/ijbp.v3i2.44297

. Febriawan R. Manfaat senyawa kurkumin dalam kunyit pada pasien diare. J Med Hutama. 2020;2(1):255-60.

. Mubarak Z, Chismirina S, Qamari CA. Aktivitas antibakteri ekstrak kayu manis (Cinnamomum burmannii) terhadap pertumbuhan Enterococcus faecalis. Cakradonya Dental J. 2016;8(1):1-10.

. Mursyida E, Wati HM. Aktivitas antibakteri ekstrak kayu manis (Cinnamomum burmannii) terhadap pertumbuhan Escherichia coli. J Kedokt dan Kesehat Publ Ilm Fak Kedokt Univ Sriwij. 2021;8(2):87-92. https://doi.org/10.32539/V8I2.11952

. Sadiah HH, Cahyadi AI, Windria S. Kajian daun sirih hijau (Piper betle L) sebagai antibakteri. J Sain Veteriner. 2022;40(2):128-38. https://doi.org/10.22146/jsv.58745

. Novita W. Uji aktivitas antibakteri fraksi daun sirih (Piper Betle L) terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans secara in vitro. Jambi Med J: J Kedokteran dan Kesehatan. 2016;4(2).




DOI: https://doi.org/10.37905/phar.soc.v4i2.31308

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 Creative Commons License

Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

VISITOR

toto slot

slot 4d

toto

toto slot

toto

toto slot

slot 4d

kembang128

kembang128

https://silon-stage.kpu-ri.org/

kembang128

situs toto

manta128

Manta128

Manta128

manta128

manta128

senja128

winsortoto

toto

Astro128

astro128

gampangtoto

winsortoto

rasa4d

rasa4d

rasa4d

situs toto

situs toto