Pemberdayaan Masyarakat Desa Buti Melalui Inovasi Produk Minuman Fungsional dari pangan Lokal Menuju Desa Bebas Stunting dan Mandiri Gizi
Abstract
Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi di Indonesia, termasuk di Desa Buti, Gorontalo, yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Rendahnya literasi gizi, terbatasnya pemanfaatan pangan lokal, serta minimnya peluang usaha menjadi faktor utama penyebab. Metode yang digunakan pada Program Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) dilaksanakan melalui tiga tahap: (1) persiapan (survei awal, pendataan balita stunting, rekrutmen peserta), (2) pelaksanaan (edukasi gizi, pelatihan pembuatan minuman herbal berbahan jagung, jahe merah, sereh, dan lengkuas, serta uji organoleptik), dan (3) keberlanjutan (pendampingan kader PKK dan posyandu, distribusi leaflet, monitoring, serta publikasi hasil kegiatan). Hasil yang diperoleh dari Program ini meningkatkan pengetahuan gizi masyarakat secara signifikan (skor post-test 82% dibandingkan pre-test 55%). Selain itu, tercipta prototipe minuman herbal fungsional yang disukai masyarakat, serta peningkatan kapasitas kader PKK dan posyandu sebagai agen edukasi gizi. Masyarakat juga memperoleh keterampilan baru dalam pengolahan pangan lokal. Kesimpulan: Program berhasil meningkatkan literasi gizi, mendorong pemanfaatan pangan lokal, serta membuka peluang usaha berbasis komunitas. Keberlanjutan program diharapkan melalui penguatan kelompok usaha desa, integrasi dengan kegiatan posyandu, serta dukungan pemerintah desa, sehingga Desa Buti dapat mewujudkan “Desa Bebas Stunting dan Mandiri Gizi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Strategi nasional percepatan pencegahan anak kerdil (stunting) periode 2018–2024. Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas; 2021.
Dewi FP, Pratiwi DR. Minuman herbal jahe sebagai upaya peningkatan nafsu makan anak. J Kesehat Masy Indones. 2021;16(3):215–222.
Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo. Laporan tahunan status gizi balita di Kabupaten Boalemo. Boalemo: Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo; 2023.
Fitriani N, Lestari A, Putri D. Pengembangan minuman fungsional berbasis jagung dan jahe sebagai pangan lokal untuk anak usia dini. J Gizi Pangan Lokal Indones. 2022;5(2):101–110.
Gopalakrishnan L, Doriya K, Kumar DS. Moringa oleifera: a review on nutritive importance and its medicinal application. Food Sci Hum Wellness. 2016;5(2):49–56. doi:10.1016/j.fshw.2016.04.001.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil kesehatan Indonesia tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.
Kementerian PPN/Bappenas. Rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020–2024. Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas; 2020.
Millward DJ. Nutrition, infection and stunting: the roles of deficiencies of individual nutrients and foods, and of inflammation, as determinants of reduced linear growth of children. Nutr Res Rev. 2017;30(1):50–72. doi:10.1017/S0954422416000238.
Nurhaeni N, Huda MH, Chodidjah S, Agustini N, Waluyanti FT, Nadi HIK, et al. Exploring the strategies and components of interventions to build adolescent awareness about stunting prevention in West Java: a qualitative study. PLoS One. 2024;19(12):e0314651. doi:10.1371/journal.pone.0314651.
Prayitno G, Auliah A, Zuhriyah L, Efendi A, Arifin S, Rahmawati R, et al. Exploring the role of food security in stunting prevention efforts in the Bondowoso community, Indonesia. Societies. 2025;15(5):135. doi:10.3390/soc15050135.
Rosha BC, Putri AS, Utami NH. Pencegahan stunting melalui pemanfaatan pangan lokal. J Gizi Pangan. 2020;15(3):165–174. doi:10.25182/jgp.
Soetjiningsih CH, Ranuh IGN. Tumbuh kembang anak. Jakarta: EGC; 2019.
World Health Organization. Reducing stunting in children: equity considerations for achieving the Global Nutrition Targets 2025. Geneva: World Health Organization; 2020.
World Health Organization. Reducing stunting in children: equity considerations for achieving the Global Nutrition Targets 2025. Geneva: World Health Organization; 2023.
Yuliana I, Dewi M. Pengembangan minuman fungsional berbasis tanaman herbal Indonesia sebagai upaya peningkatan gizi masyarakat. Indones J Community Engagement. 2021;7(2):112–120.
DOI: https://doi.org/10.37905/phar.soc.v5i1.34132
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
VISITOR






