Pelatihan Pembuatan Larvasida dan Pembentukan Kader P2V: Strategi Efektif Pengendalian Malaria Berbasis Komunitas

Ayu Rofia Nurfadillah, Nirwanto K Rahim, Bergita Dumar

Abstract


Malaria merupakan ancaman kesehatan masyarakat yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah endemis seperti Kabupaten Pohuwato dan Boalemo, Provinsi Gorontalo, yang mengalami Kejadian Luar Biasa pada triwulan pertama 2025. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Pengendalian dan Pemberantasan Vektor (P2V) dalam pemanfaatan larvasida alami berbasis daun jeruk purut (Citrus hystrix) sebagai upaya pencegahan malaria berbasis lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: Sosialisasi materi pencegahan malaria dan pengenalan larvasida alami, demonstrasi pembuatan larvasida oleh ahli, dan  simulasi langsung oleh kader dengan supervisi tim. Evaluasi menggunakan desain post-test only dengan kuesioner pemahaman. Hasil menunjukkan kompetensi kader yang homogen dengan median skor 30 (maksimal), simpangan baku rendah (0,5), dan 66,7% responden mencapai nilai tertinggi. Konsistensi ini memperkuat efektivitas edukasi pencegahan, responsivitas terhadap mobilitas populasi berisiko seperti pekerja tambang, serta keberlanjutan kolaborasi lintas sektor. Kesimpulan kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis praktik dengan pendekatan partisipatif efektif meningkatkan kompetensi kader dalam pengendalian vektor secara ramah lingkungan. Disarankan pelaksanaan program serupa secara berkala dengan cakupan wilayah lebih luas, serta integrasi dengan surveilans migrasi dan intervensi bagi kelompok rentan untuk mendukung target eliminasi malaria 2030.

Keywords


Malaria; Larvasida; Daun_jeruk; Kader, Pengendalian_vektor; Pemberdayaan masyarakat

Full Text:

PDF

References


. World Health Organization. Malaria. Geneva: WHO; 2024. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malaria

. Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Penularan semakin meningkat, Boalemo tetapkan status KLB Malaria. 2025. Available from: https://dinkes.gorontaloprov.go.id/penularan-semakin-meningkat-boalemo-tetapkan-status-klb-malaria/

. Elyazar IR, Gething PW, Patil AP, Rogayah H, et al. Plasmodium falciparum malaria endemicity in Indonesia in 2010. PLoS One. 2011;6(6):e21315. doi:10.1371/journal.pone.0021315

. Alonso PL, Brown G, Arevalo-Herrera M, Binka F, et al. A research agenda to underpin malaria eradication. PLoS Med. 2011;8(1):e1000406. doi:10.1371/journal.pmed.1000406

. Riza S, Desreza N, Asnawati, Sudiyanto H, et al. Aktivitas larvasida ekstrak kulit jeruk purut (Citrus hystrixD.C.) terhadap larva nyamuk Anopheles aconitus. BMC Public Health. 2019;5(1):1–11.

. Daswi DR, Megawati, Ahmad T. Aktivitas larvasida ekstrak kulit jeruk purut (Citrus hystrix D.C.) terhadap larva nyamuk Anopheles aconitus. Media Farmasi. 2019;2(2):116–20.

. Shaalan EA, Canyon DV, Younes MW, Abdel-Wahab H, Mansour AH. A review of botanical phytochemicals with mosquitocidal potential. Environ Int. 2005;31(8):1149–66. doi:10.1016/j.envint.2005.03.003

. Pavela R, Benelli G. Essential oils as ecofriendly biopesticides? Challenges and constraints. Trends Plant Sci. 2016;21(12):1000–7. doi:10.1016/j.tplants.2016.10.005

. Sutthanont N, Choochote W, Tuetun B, Junkum A, et al. Chemical composition and larvicidal activity of essential oil from Citrus hystrix against Aedes aegypti. Parasitol Res. 2010;106(5):1235–8. doi:10.1007/s00436-010-1784-2

. Benelli G, Mehlhorn H. Declining malaria, rising dengue and Zika virus: insights for mosquito vector control. Parasitol Res. 2016;115(5):1747–54. doi:10.1007/s00436-016-4971-z

. Sulistiyani S, Purwanti R, Wardani AH, Suweni K. Pendampingan kader dalam melaksanakan program home visit bagi keluarga dengan malaria. RESWARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2024;5(2):693–702. doi:10.46576/rjpkm.v5i2.4605

. Chatio S, Aborigo RA, Adongo PB, Anyorigiya T, et al. Community health workers and malaria treatment: evidence from northern Ghana. Malar J. 2019;18:98. doi:10.1186/s12936-019-2737-9

. Singh S, Brown G, Rogerson SJ. Malaria elimination: mobilising the community. BMJ. 2020;368:m125. doi:10.1136/bmj.m125

. Pushpanathan T, Jebanesan A, Govindarajan M. Larvicidal, ovicidal and repellent activities of Eucalyptus globulus and Citrus hystrix leaf extracts against filarial vector Culex quinquefasciatus. Parasitol Res. 2008;103(3):647–55. doi:10.1007/s00436-008-1029-x

. WHO. Global technical strategy for malaria 2016–2030. Geneva: World Health Organization; 2021.

. Feachem RGA, Chen I, Akbari O, Bertozzi-Villa A, et al. Malaria eradication within a generation: ambitious, achievable, and necessary. Lancet. 2019;394(10203):1056–112. doi:10.1016/S0140-6736(19)31139-0

. Alonso PL, et al. A research agenda to underpin malaria eradication. PLoS Med. 2011;8(1):e1000406. doi:10.1371/journal.pmed.1000406




DOI: https://doi.org/10.37905/phar.soc.v4i3.34143

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 Creative Commons License

Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

VISITOR

toto slot

slot 4d

toto

toto slot

toto

toto slot

slot 4d

kembang128

kembang128

https://silon-stage.kpu-ri.org/

kembang128

situs toto

manta128

Manta128

Manta128

manta128

manta128

senja128

winsortoto

toto

Astro128

astro128

gampangtoto

winsortoto

rasa4d

rasa4d

rasa4d

situs toto

situs toto