Edukasi Kesehatan dan Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Sabun serta Suplemen Pupuk Cair di Sukapura

Siti Agustina, Ina Nur Sipa Sari, Mei Sandi Muhamad Ilham, Kusdi Hartono, Raden Retno Ariani

Abstract


Minyak jelantah tergolong sebagai limbah rumah tangga yang dapat memicu risiko kesehatan apabila dipakai berulang kali, serta berpotensi mencemari lingkungan jika dibuang tanpa pengolahan lebih lanjut. Program pengabdian ini digagas untuk meningkatkan pemahaman warga Desa Sukapura terkait bahaya minyak jelantah sekaligus membekali mereka dengan keterampilan dasar dalam mengolah limbah tersebut menjadi sabun batang dan suplemen pupuk cair. Kegiatan berlangsung pada tanggal 7 Agustus 2026 bertempat di Desa Sukapura dan diikuti oleh 30 peserta. Tahapan kegiatan mencakup uji coba formula, persiapan koordinasi, Sosialisasi pengumpulan jelantah, seminar kesehatan, workshop, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Temuan evaluasi memperlihatkan rerata skor pengetahuan peserta naik dari 87,381 pada pre-test ke angka 95,714 pada post-test, atau meningkat sebesar 8,33 poin. Nilai median turut mengalami kenaikan dari 93,333 ke 100, sementara nilai minimum naik dari 47 ke 73. Uji Paired Samples t-Test membuktikan adanya perbedaan yang bermakna secara statistik antara skor pre-test dan post-test (t = 2,7946; df = 27; p = 0,009). Komposisi suplemen pupuk cair terdiri dari minyak jelantah hasil pemurnian menggunakan 3% bleaching earth, larutan EM4, molase atau larutan gula merah, air bersih, dan dedak atau bekatul. Pada tahap awal pembuatan sabun batang, campuran yang terbentuk masih terpisah menjadi dua fase. Setelah rasio bahan disesuaikan, diperoleh campuran homogen yang bisa dicetak dan mengeras. Simpulan ini menegaskan bahwa edukasi yang dikombinasikan dengan demonstrasi dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta serta memberikan keterampilan awal dalam pemanfaatan minyak jelantah. Pengujian tambahan tetap dibutuhkan untuk memastikan mutu, keamanan, kandungan, dan efektivitas produk yang dihasilkan.

Keywords


Minyak jelantah; sabun batang; suplemen pupuk cair; pengabdian masyarakat; kesehatan lingkungan

Full Text:

PDF

References


S. Mishra, M. A. Firdaus, M. Patel, and G. Pandey, “A study on the effect of repeated heating on the physicochemical and antioxidant properties of cooking oils used by fried food vendors of Lucknow city,” Discover Food, vol. 3, no. 1, Dec. 2023, doi: 10.1007/s44187-023-00046-8.

J. Prarthana, Nischitha, Shraddha, and R. Ramu, “Effect of Repeated Heating on Chemical Properties of Selected Edible Plant Oil and its Health Hazards,” International Journal of Health & Allied Sciences, vol. 12, no. 3, pp. 114–122, Jul. 2023, doi: 10.55691/2278-344x.1081.

R. P. Venkata, “Assessment of the genotoxic potential of repeatedly heated cooking oil in Wistar rats,” Biochemical Genetics, vol. 63, no. 5, pp. 4665–4679, Nov. 2024, doi: 10.1007/s10528-024-10952-w.

I. J. Seema et al., “Effects of repeatedly heated cooking oil consumption in mice: a study on health implications,” Bangladesh Journal of Veterinary Medicine, vol. 21, no. 1, Sep. 2023, doi: 10.33109/bjvmjj2023lam1.

L. W. T. Fweja, “The Effects of Repeated Heating on Thermal Degradation of Cooking Oil and its Implication on Human Health - A Review,” Huria Journal of the Open University of Tanzania, vol. 26, no. 1, Feb. 2020, doi: 10.61538/huria.v26i1.687.

D. Ginting, S. P. Wirman, Y. Fitri, N. Fitrya, S. F. Retnawaty, and N. Febriani, “PKM pembuatan sabun batang dari limbah minyak Jelantah bagi IRT Kelurahan Muara Fajar Kota Pekanbaru,” Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, vol. 4, no. 1, pp. 74–77, Apr. 2020, doi: 10.37859/jpumri.v4i1.1857.

A. Asdiana Irma Sari Yusuf, S. Sultan, and S. Diana, “Pemurnian Minyak Jelantah Dan Formulasi Sabun Batang Ramah Lingkungan Dengan Penambahan Eco Enzyme,” 2025.

P. Ika Listyorini and K. Siwi Artini, “Penyuluhan Bahaya Minyak Jelantah Pada Kader Pkk Desa Jeruksawit, Karanganyar.” [Online]. Available: http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM

A. N. Setiawan, S. N. Wijayanti, and P. P. Haresmita, “Cooking Oil Waste Management for Safety and Benefit,” in BIO Web of Conferences, EDP Sciences, Nov. 2024. doi: 10.1051/bioconf/202413703018.

V. Zulfa and P. L. Nugraheni, “Effectiveness of community empowerment in waste management program to create sustainable tourism in Karawang, West Java,” in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, Institute of Physics Publishing, Jun. 2020. doi: 10.1088/1755-1315/485/1/012087.

E. Hartini, M. D. Kurniatie, and D. N. Izzati, “Innovation in the utilization of used cooking oil waste into soap in Pendrikan Kidul Village, Semarang,” Community Empowerment, vol. 10, no. 2, pp. 253–260, Feb. 2025, doi: 10.31603/ce.12265.

B. R. Ahadito and S. R. Afriani, “Soap Production from Waste Cooking Oil: A Review,” Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry, vol. 9, no. 2, pp. 96–102, Jun. 2024, doi: 10.24845/ijfac.v9.i2.96.

B. Antonić, D. Dordević, S. Jančíková, B. TremLova, and I. Kushkevych, “Physicochemical characterization of home-made soap from waste-used frying oils,” Processes, vol. 8, no. 10, pp. 1–10, Oct. 2020, doi: 10.3390/pr8101219.

L. Zayed et al., “Utilizing Used Cooking Oil and Organic Waste: A Sustainable Approach to Soap Production,” Processes, vol. 12, no. 6, Jun. 2024, doi: 10.3390/pr12061279.

S. Rahayu et al., “Environmentally safe technology with the conversion of used cooking oil into soap,” in Journal of Physics: Conference Series, IOP Publishing Ltd, Apr. 2021. doi: 10.1088/1742-6596/1869/1/012044.

B. Santoso, A. P. Permatasari, S. Pratama, P. Susmanto, and R. R. Y. B. Ningsih, “Valorization of Waste Cooking Oil into Liquid Organic Fertilizer by Anaerobic Fermentation Method,” Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan, vol. 7, no. 1, pp. 39–47, Apr. 2023, doi: 10.33795/jtkl.v7i1.356.

Adilla et al., “Pemberdayaan Masyarakat Ubah Limbah menjadi Berkah : Pemanfaatan Minyak Jelantah sebagai Bahan Dasar Sabun Cair di Desa Jawisari,” Pemberdayaan Masyarakat, vol. 1, no. 4, pp. 68–78, Dec. 2024, doi: 10.62383/aksisosial.v1i4.891.

F. N. Shofia, D. F. Putri, R. A. F. Purwoko, K. Aeni, D. M. R. Sari, D. M. R. Sari, et al., “Pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi sabun batang di Desa Besito Kabupaten Kudus,” Jurnal Abdimas Indonesia, vol. 6, no. 2, pp. 93–97, 2024, doi: 10.26751/jai.v6i2.2690.

Rinawaty N. Pemanfaatan limbah minyak goreng menjadi pupuk untuk mendukung pertumbuhan tanaman kangkung [karya tulis]. Jakarta Selatan: Sekolah Menengah Atas Labschool Kebayoran; 2021.

N. Trianasari, P. K. Sari, and A. Prasetio, "Peningkatan Kualitas Penelitian di Bidang Kesehatan Melalui Pelatihan Penentuan Teknik Sampling dan Besar Sampel di STFI Bandung," JURNAL JPM Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, vol. 5, no. 1, pp. 349-355, Jan. 2025, doi: 10.59818/jpm.v5i2.1152.




DOI: https://doi.org/10.37905/phar.soc.v5i3.40972

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 Creative Commons License

Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

 

VISITOR

toto slot

slot 4d

toto

toto slot

toto

toto slot

slot 4d

kembang128

kembang128

https://silon-stage.kpu-ri.org/

kembang128

situs toto

manta128

Manta128

Manta128

manta128

manta128

senja128

winsortoto

toto

Astro128

astro128

gampangtoto

winsortoto

rasa4d

rasa4d

rasa4d

situs toto

situs toto