STUDI DESKRIPSI PENJARINGAN DALAM MENGIDENTIFIKASI SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS SEKOLAH UMUM DI GORONTALO

Sri Alda Rabiasa

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penjaringan atau identifikasi siswa berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah umum tingkat SMP di Gorontalo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh melalui angket yang disebarkan kepada guru kelas dan guru bimbingan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sekolah yang menjadi sampel memiliki siswa ABK, dengan kategori terbanyak adalah slow learner (80%), diikuti oleh tunadaksa, tunarungu, tunagrahita, dan tunawicara. Sebagian besar sekolah telah menerapkan pendidikan inklusif, baik melalui model inklusi penuh maupun kombinasi dengan layanan pembelajaran khusus. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan guru pendamping khusus, pelatihan guru yang belum merata, serta kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung pembelajaran bagi siswa ABK. Lingkungan sosial sekolah menunjukkan sikap yang cukup positif terhadap keberadaan ABK, meskipun masih diperlukan peningkatan pemahaman dan empati. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya dukungan dari pemerintah dalam bentuk kebijakan, pelatihan, dan fasilitas untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan inklusif bagi semua siswa.

Kata Kunci: pendidikan inklusif, siswa berkebutuhan khusus


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal SDGs UNG

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial Office of Jurnal SDGs UNG:

SDGs Centre, Universitas Negeri Gorontalo

Jalan. Jenderal Sudirman No. 6 Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, 96128, Indonesia

Tel. +62-435-821752; +62-813-42423408 (Call/SMS/WA)

E-mail: [email protected]


Website: https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/buletin/

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.