Penerapan Sistem Pakar Untuk Diagnosa Penyakit Tulang Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Web
Abstract
Kesehatan tulang merupakan aspek penting yang berpengaruh terhadap kualitas hidup, namun sering diabaikan. Berdasarkan data WHO (2019), terdapat 178 juta kasus fraktur tulang baru di dunia dengan peningkatan 33,4% sejak tahun 1990 dan 455 juta kasus prevalen akibat fraktur yang meningkat 70,1%. Osteoporosis menjadi penyakit tulang paling umum dengan jumlah penderita sekitar 200 juta orang. Di Indonesia, Riskesdas (2018) mencatat prevalensi osteoarthritis sebesar 7,30%, sedangkan di Provinsi Gorontalo mencapai 6,85% pada penduduk usia ≥15 tahun. Tingginya angka penderita tidak sebanding dengan jumlah tenaga medis, karena dari total penduduk 1.242.240 jiwa hanya tersedia tiga dokter spesialis tulang. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan diagnosis dan penanganan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pakar berbasis web untuk membantu diagnosis penyakit tulang menggunakan metode forward chaining. Sistem dikembangkan dengan pendekatan prototype melalui tahapan komunikasi, perencanaan cepat, perancangan, pembuatan prototype, implementasi, dan umpan balik. Fitur utama sistem adalah pasien diberikan pertanyaan dan dapat memilih gejala yang sesuai dengan kondisi yang dirasakan, kemudian sistem menelusuri aturan gejala untuk menghasilkan kemungkinan penyakit tulang yang relevan. Aplikasi dibangun menggunakan PHP dan MySQL serta diuji dengan metode blackbox, yang menunjukkan hasil sesuai harapan. Sistem ini diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan pemeriksaan awal secara mandiri dan mendukung dokter dalam mempercepat proses diagnosis awal.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ardhy, F. (2019). Penyakit Tulang Pada Manusia Menggunakan. 29–34.
Kurniati, K. (2021). Penerapan Metode Prototype Pada Perancangan Sistem Pengarsipan Dokumen Kantor Kecamatan Lais. Journal of Software Engineering Ampera, 2(1), 16–27. https://doi.org/10.51519/journalsea.v2i1.89
NurJumala, A., Prasetyo, N. A., & Utomo, H. W. (2022). Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Rhinitis Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Web. JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), 9(1), 69. https://doi.org/10.30865/jurikom.v9i1.3815
Pressman, R. (2012). Software Engineering: A Practitioner’s Approach, Seventh Edition (A. Nugroho, G Nikijuluw, T. Rochadiani, & I. Wijaya, Trans.).
Rahmi. (2021). Sistem Pakar untuk Diagnosa Penyakit Persendian Menggunakan Metode Forward Chaining. Galang Tanjung, 2504, 1–9.
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. In Lembaga Penerbit Balitbangkes (p. hal 156). https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf
Ahmad, A., Sirajuddin, H. K., & Rosihan. (2022). Expert System for Diagnosis of Bone Disease Using Case-Basedreasoning Method. 1(1), 33–39. https://doi.org/00.0000/jati
Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo. 2025. Gorontalo Province in Figures 2025. Website: https://gorontalo.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/ec5aa9aee0192d815b59828a/gorontalo-province-in-figures-2025.html, diakses tanggal 30 April 2025.
World Health Organization. Fragility Fractures (25 September 2024). Website: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/fragility-fractures, diakses tanggal 30 April 2025.
World Health Organization. Musculoskeletal Conditions. Website: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/musculoskeletal-conditions, diakses tanggal 30 April 2025.
DOI: https://doi.org/10.37031/diffusion.v6i1.34874
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Nazri Pri Andini Hunawa, Lillyan Hadjaratie, Nikmasari Pakaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology
Department of Information System, Universitas Negeri Gorontalo
Engineering Faculty Building, 1st Floor
Jl. Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie, Bone Bolango, Gorontalo, 96119, Indonesia
Phone: +62 (435) 821125, Fax: +62 435 821752
Email: [email protected]

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






