Respon Eksplan Tangkai Daun Dan Batang Muda Mangrove (Bruguiera gymnorrhiza L.) pada Media dengan Penambahan IAA dan Kinetin
Abstract
Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas lingkungan pesisir, namun keberadaannya terus mengalami tekanan akibat aktivitas manusia. Salah satu spesies mangrove yang penting untuk dikembangkan dalam upaya rehabilitasi kawasan pesisir adalah Bruguiera gymnorrhiza L. Ketersediaan bibit secara konvensional masih menjadi kendala karena membutuhkan waktu relatif lama dan sangat bergantung pada ketersediaan bahan tanam di alam. Oleh karena itu, kultur jaringan in vitro menjadi salah satu alternatif potensial untuk mendukung perbanyakan tanaman mangrove secara lebih cepat dan terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi IAA dan kinetin terhadap induksi kalus pada eksplan tangkai daun dan batang muda mangrove Bruguiera gymnorrhiza L. secara in vitro. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan terdiri atas P1, yaitu 0,25 ppm IAA + 0,25 ppm kinetin; P2, yaitu 0,5 ppm IAA + 0,5 ppm kinetin; P3, yaitu 0,75 ppm IAA + 0,75 ppm kinetin; P4, yaitu 1 ppm IAA + 1 ppm kinetin; dan P5 sebagai kontrol tanpa penambahan IAA dan kinetin. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi waktu muncul kalus, morfologi kalus, dan warna kalus. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 memberikan respons terbaik terhadap induksi kalus dengan waktu muncul kalus tercepat, yaitu pada 19 hari setelah tanam (HST). Kalus yang terbentuk pada perlakuan tersebut memiliki karakteristik berwarna kuning. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi IAA dan kinetin pada konsentrasi rendah berpotensi mendukung induksi kalus pada eksplan tangkai daun dan batang muda Bruguiera gymnorrhiza L. secara in vitro.
Keywords
Full Text:
Moha et alReferences
Abd Elaleem, K. G., Modawi, R. S., & Khalafalla, M. M. (2009). Effect of plant growth regulators on callus induction and plant regeneration in tuber segment culture of potato (Solanum tuberosum L.) cultivar Diamant. African Journal of Biotechnology, 8(11), 2529–2534. https://doi.org/10.5897/AJB09.014
Girsang, I. E., Restiani, R., & Prasetyaningsih, A. (2023). Induksi kalus eksplan daun porang (Amorphophallus muelleri Blume) menggunakan kombinasi air kelapa dan IAA (Indole Acetic Acid). Sciscitatio, 4(2), 65–76. https://doi.org/10.21460/sciscitatio.2023.42.119
Indah, P. N., & Ermavitalini, D. (2013). Induksi kalus daun nyamplung (Calophyllum inophyllum Linn.) pada beberapa kombinasi konsentrasi 6-Benzylaminopurine (BAP) dan 2,4-Dichlorophenoxyacetic Acid (2,4-D). Jurnal Sains dan Seni ITS, 2(1), E1–E6. https://doi.org/10.12962/j23373520.v2i1.2571
Izdihar, F. N. (2016). Pengaruh pemberian Indole Acetic Acid (IAA) dan kinetin terhadap induksi kalus dari eksplan daun sirih hitam (Piper betle L.) melalui teknik in vitro [Skripsi, Universitas Airlangga].
Naghmouchi, S., Khouja, M. L., Rejeb, M. N., & Boussaid, M. (2008). Effect of growth regulators and explant origin on in vitro propagation of Ceratonia siliqua L. via cuttings. Biotechnologie, Agronomie, Société et Environnement, 12(3), 251–258.
Nurchayati, Y., Prihastanti, E., & Budihastuti, R. (2019). Identification of exudates from callus of mangrove plant (Rhizophora apiculata BI) in vitro. Journal of Physics: Conference Series, 1217, Article 012142. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1217/1/012142
Rahim, S., & Baderan, D. W. K. (2017). Hutan mangrove dan pemanfaatannya. Deepublish.
Rasud, Y., & Bustaman, B. (2020). Induksi kalus secara in vitro dari daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) dalam media dengan berbagai konsentrasi auksin. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 25(1), 67–72. https://doi.org/10.18343/jipi.25.1.67
Rokhmah, F. (2020). Pengaruh konsentrasi zat pengatur tumbuh air kelapa muda terhadap pertumbuhan beberapa varietas jahe (Zingiber officinale Rosc.). Biofarm: Jurnal Ilmiah Pertanian, 15(2), 65–70. https://doi.org/10.31941/biofarm.v15i2.1142
Saptiani, E., Rahmi, H., & Muharam. (2020). Induksi kalus dari eksplan daun tanaman kawista (Limonia acidissima L.) secara in vitro pada media MS dengan penambahan beberapa konsentrasi air kelapa (Cocos nucifera L.). Jurnal Agrotek Indonesia, 2(5), 51–56.
Sarita, R., Erawati, D. N., Taufika, R., Triwidiarto, C., & Cahyaningrum, D. G. (2022). Perbanyakan vanili (Vanilla planifolia Andrews.) dengan penambahan kinetin melalui teknik kultur jaringan efek. Agropross: National Conference Proceedings of Agriculture, 270–279. https://doi.org/10.25047/agropross.2022.297
Sasamoto, H., Hayatsu, M., & Suzuki, S. (2020). High allelopathic activity of carotenoid-accumulating callus of a halophilic mangrove plant, Avicennia alba: Protoplast co-culture method with digital image analysis. Journal of Plant Studies, 9(1), 1–12. https://doi.org/10.5539/jps.v9n1p1
Suzana, B.O.L., Timban, J., Kaunang, R., & Ahmad, F. (2011). Valuasi ekonomi sumberdaya hutan mangrove di Desa Palaes Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara. Agri-SosioEkonomi (ASE), 7(2), 29–38.
Tuhuteru, S., Hehanussa, M. L., & Raharjo, S. H. T. (2012). Pertumbuhan dan perkembangan anggrek Dendrobium anosmum pada media kultur in vitro dengan beberapa konsentrasi air kelapa. Agrologia, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.30598/a.v1i1.293
Tuskan, G. A., Mewalal, R., Gunter, L. E., Palla, K. J., Carter, K., Jacobson, D. A., Jones, P. C., Garcia, B. J., Weighill, D. A., Hyatt, P. D., Yang, Y., Zhang, J., Reis, N., Chen, J.-G., & Muchero, W. (2018). Defining the genetic components of callus formation: A GWAS approach. PLOS ONE, 13(8), Article e0202519. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0202519
Yusnita. (2004). Kultur jaringan: Cara memperbanyak tanaman secara in vitro. Agromedia Pustaka.
Zeng, S., Wang, J., Wu, K., Teixeira da Silva, J. A., Zhang, J., & Duan, J. (2013). In vitro propagation of Paphiopedilum hangianum Perner & Gruss. Scientia Horticulturae, 151, 147–156. https://doi.org/10.1016/j.scienta.2012.10.032
DOI: https://doi.org/10.34312/jebj.v7i1.27840
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Tri Vinesa Moha, Novri Youla Kandowango, Jusna Ahmad, Febriyanti Febriyanti, Devi Bunga Pagalla, Indriati Husain

Karya ini dilisensikan dengan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .
<!--



