Kajian Tingkat Kerentanan Longsor Menggunakan Sistem Informasi Geografis Kecamatan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara
Abstract
Gorontalo Province has areas that are prone to landslides, especially in North Gorontalo Regency. This study has two main objectives, namely identifying the lithology that makes up the research area and analyzing the level of landslide vulnerability in area. This study uses the Multi Criteria Evaluation (MCE) method with the use of GIS analysis to achieve its objectives. Determination of the level of landslide vulnerability is carried out by overlaying parameters such as lithology, straightness density, slope gradient, soil type, rainfall and land use. The lithology that makes up the research area consists of andesite, agglomerate, sandstone and alluvial deposit units. Based on the results of the analysis, landslide vulnerability in the research area can be categorized into 3 classes, namely. Low landslide susceptibility class (34.13 km2), medium landslide susceptibility class (66.89 km2) and high landslide susceptibility class (19.65 km2)
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adama, Verdiansyah, O., & Sukartono. (2017). Analisis Densitas Kelurusan untuk Mengetahui Pola Struktur yang Berkembang di Daerah Kebutuhduwur dan Sekitarnya Kecamatan Pagedongan, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah. Prosiding Seminar Nasional XII "Rekayasa Teknologi Industri Dan Informasi 2017, 217–222. https://journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/article/view/701
Agustaman, R., 2023. Aplikasi SIG (Sistem Informasi Geografis) Dalam Pemetaan Zonasi Rawan Banjir Kecamatan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.
Akbar, L. O. J., Lihawa, F., & Mahmud, M. (2021). Analisis Tipe Dan Bidang Gelincir Longsor Di Kabupaten Gorontalo Utara. Jambura Geoscience Review, 3(2), 73–83. https://doi.org/10.34312/jgeosrev.v3i2.10623
Amri, M.A., Rahmawan, S., Nuryana, S.D, Assegaf, A., Adhitama, R., Setyorini, D.A., Herdiansyah, F. (2022). Sosialisasi Mitigasi Bencana Geologi Kepada Masyarakat Sekolah Dasar Islam Ay- Yusufiah, Banten. Jurnal Akal: Abdimas dan Kearifan Lokal. 3(2): 182-192.
Anwar, Anjas.2012. Pemetaan Daerah Rawan Longsor Di Lahan Pertanian Kecamatan Sinjai Barat Kabupaten Sinjai.Skripsi.Makassar: Universitas Hasanuddin.
Arifin, S., Carolila, I., Winarso, G. (2006). Implementasi Penginderaan Jauh dan SIG untuk Inventarisasi Daerah Rawan Bencana Longsor (Provinsi Lampung). Penginderaan Jauh dan Pengolahan Citra Digital, 3, 77-86.
Asiki, M. I., Maryati, S., & Akase, N. (2019). Analisis Tingkat Kerentanan Longsor Daerah Muara Sungai Bone Kota Gorontalo. Jambura Geoscience Review, 1(2), 87–101. https://doi.org/10.34312/jgeosrev.v1i2.2474
Bachri, S., Sukindo, dan Ratman N. (1993). Peta geologi Lembar Tilamuta, Sulawesi skala 1:250.000. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi. Bandung.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia. (2020). Data Informasi Bencana Indonesia. Jakarta: BNPB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2021). Banjir yang Berdampak pada 2.300 Warga Kabupaten Gorontalo Berangsur Surut. Jakarta: Badan Nasoinal Penanggulangan Bencana
Badan Pusat Statistik., 2022. Kabupaten Gorontalo Utara Dalam Angka 2022. Badan Pusat Statistik Kabupaten Gorontalo Utara. http://gorontaloutarakab.bps.go.id
Bafdal, N., Amaru, K., & Pareira, B. M. (2011). Buku Ajar Sistem Informasi Geografis (Edisi 1). Jurusan Teknik Manajemen Industri Pertanian FTIP UNPAD.
Baruadi, M. N. (2021). Pemetaan Daerah Potensi Gerakan Tanah Menggunakan Uav Di Desa Oluhuta, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango [Universitas Negeri Gorontalo]. https://repository.ung.ac.id/skripsi/show/471416018/pemetaan-daerah-potensi-gerakan-tanah-menggunakan-uav-di-desa-oluhuta-kecamatan-kabila-bone-kabupaten-bone-bolango.html
Bemmelen, R. V. (1949). The Geology of Indonesia and Adjacent Archipelagoes: Vol. I A. Government Printing.
BPBD Kabupaten Gorontalo Utara. (2019). Kajian Risiko Bencana Kabupaten Gorontalo Utara. Kwandang: BPBD Gorontalo Utara.
Dewi, T.S., Sari, B.K., Heru, S.P. (2017). Zonasi Rawan Bencana Tanah Longsor dengan Metode Analisis GIS: Studi Kasus Daerah Semono dan Sekitarnya, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Jurnal Mineral, Energi, dan Lingkungan, 1, 50-59.
Djakun, J., Maryati, S., & Kasim, M. (2020). IDENTIFICATION OF VULNERABILITY AREA OF MASS MOVEMENT USINGSTORIE METHOD IN BONE BOLANGO REGENCY, GORONTALO PROVINCE. Geographica: Science & Education Journal GSEJ, 1(2), 90-98.
Dudal, R., & Soepraptohardjo, M. 1957. Soil Classification in Indonesia. Cont. Gen. Agr. Res. Sta. No. 148. Bogor.
Ekawati, D., Maryati, S., & Kasim, M. (2024). Identifikasi Tingkat Kerentanan Gerakan Tanah Dengan Menggunakan Pendekatan Geospasial Di Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo, Provinsi. Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi, 3(2), 104-110.
Fiantis, Dian 2015. Buku Ajar Morfologi dan Klasifikasi Tanah.Padang: Minangkabau Press.
Highland, L. M., & Johnson, M. (2004). Landslide Types and Processes. Geological Survey Fact Sheet 2004-3072. https://doi.org/10.1002/2015GC006147
Irwansyah, E. (2013). Sistem Informasi Geografis : Prinsip Dasar dan Pengembangan Aplikasi. Digibooks.
Kalandoro, A.S.Z. (2018). Analisis Spasial Sebaran Rawan Longsor Di Kabupaten Bandung.Skripsi.Bogor: Institut Pertanian Bogor
Karnawati, D. (2005). Bencana Alam Gerakan Massa Tanah di Indonesia dan Upaya Penanggulangannya, Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Lisia. V., Widjaja., A.E., Mitra., A.R., Haryani., C.A., Hery. (2022). Visualisasi Data Bencana Geologi Di Indonesia Berbasis WEB. Information System Development. Vol. 7. No. 1 : 11-27
Press, F. & Siever, R. 1998. Understanding Earth, 2nd ed. New York, Freeman & Co.
Putra, E. H. (2014). Identifikasi Daerah Rawan Longsor Menggunakan Metode Smorph - Slope Morphology Di Kota Manado. Jurnal WASIAN, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.20886/jwas.v1i1.849
Ramdhan T.E., Suprayogi. A., Nugraha. A.L. (2017). Pemodelan Potensi Bencana Tanah Longsor Menggunakan Analisis Sig Di Kabupaten Semarang. Jurnal Geodesi Undip. Volume 6, No. 1 (hal 118-127). Universitas Diponegoro
Sutiah. E., Mayang. R., Lihawa. F., Nurfaika., Melo. R.H., Sune. N. (2022). Edukasi Pengelolahan Lingkungan Untuk Adaptasi dan Mitigasi Bencana di Desa Torosiaje. Jurnal Pengabdian Masyarakat Geoscience. Vol. 3, No. 1. Universitas Muhamadiyah Gorontalo
Van Zuidam, R. 1985. Aerial Photo Interpretation in Terrain Analysis and Geomorphologic Mapping. Smith Publisher The Hugue. ITC.
Wahyunto, H., Sastramihardja, H., Supriatna, W., Wahdini W., Sunaryo. (2007). Kerawanan Longsor Lahan Pertanian Di Daerah Aliran Sungai Citarum, Jawa Barat. Prosiding Seminar Nasional Multifungsi dan Konservasi Lahan Pertanian Balai Penelitian Tanah Bogor.
Yulianto, T., Suripin, S., & Purnaweni, H. (2019). Zoning landslide vulnerable area according to geological structure, slopes, and landuse parameters In Trangkil Sukorejo Gunungpati Semarang City’s Residental Area. Journal of Physics: Conference Series(doi:10.1088/1742-6596/1217/1/012029).
Yunianto, A. C., Prasetyo, L. B., & Rusdiana, O. (2011). Analisis Kerawanan Tanah Longsor dengan Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Penginderaan Jauh di Kabupaten Bogor [Institut Pertanian Bogor]. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/54279
DOI: https://doi.org/10.37905/geojpg.v4i2.32092
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Fitria Maharani Putri Iwan Noho, Sri Maryati, Muhammad Kasim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






