Analisis Spasial Tingkat Kesulitan Jalur Pendakian Menuju Puncak Gunung Rinjani: Studi Komparatif Antar Jalur
Abstract
The growth of adventure tourism in Indonesia has led to increased mountain climbing activity, including on Mount Rinjani, which features several official trails with varying terrain characteristics. The problem addressed in this study is the lack of spatial analysis that systematically compares the difficulty levels of these trails. This study aims to analyze and classify the difficulty level of hiking trails to the summit of Mount Rinjani based on spatial parameters, including trail length, slope gradient, elevation gain, and number of water sources. The research method used is descriptive quantitative with a composite scoring analysis derived from digital map data, elevation models, and field surveys. The results show that the Senaru and Timbanuh trails are classified as high difficulty due to significant elevation gain and steep slopes. The Torean trail is moderately difficult, with challenging terrain but abundant water sources. The Sembalun and connector trails have low difficulty due to gentler terrain despite limited access to water. This study concludes that a spatial approach provides objective information for assessing trail difficulty and serves as a foundation for planning safe and sustainable nature-based tourism
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adam Luthfi Kusumatrisna, Clalisca Pravitasari, Agus Ruslani, Izzun Nafiah, & Rina Indriani. (2022). Statistik Wisatawan Nusa Tenggara Barat 2022.
Admin. (2025, August 5). Tingkatkan Keselamatan dan Edukasi, Balai TN Gunung Merbabu Pasang Papan Informasi dan Imbauan di Jalur Pendakian. Taman Nasional Gunung Merbabu.
Afkar Aristoteles Mukhaer. (2023, September 29). Banyak yang Ingin Naik Gunung, Pariwisata Berkelanjutan Harus Dijalankan. National Geographic Indonesia.
Agustian, I. S., & Priyono, K. D. (2020). Analisis Spasial Jalur Pendakian Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Ahmad, F. , Bachri, T. B., Darmawa, H. , Wulung, S. R., & Rajoendah, M. I. (2020). Pengaruh Wisata Petualangan Terhadap Kunjungan Kembali Wisatawan Di Pegunungan Jawa Barat.
Ayyfitria. (2020, February 16). Laporan Tahunan Kunjungan Taman Nasional Gunung Rinjani. . Mounture.Com.
Barri, M. F. (n.d.). Perencanaan pemanfaatan jalur pendakian Gunung Salak berdasarkan preferensi pendaki (studi kasus penggunaan jalur resmi dan tidak resmi jalur pendakian Gunung Salak, Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, Jawa Barat).
BKSDA NTB. (2025, April 3). Enam Jalur Pendakian Gunung Rinjani: Sembalun, Torean, Senaru, Timbanuh, Aik Berik, dan Tetebatu. Www.Berakhirpekan.Com.
F. Lavigne, J. Degeai, J. Komorowski, S., Guillet, V., Robert, P., Lahitte, C., Oppenheimer, M., Stoffel, C. M., Vidal, , I, Pratomo, P., Wassmer, I., Hajdas, D. S., Hadmoko, & E. de Belizal. (2013). Source of the great A.D. 1257 mystery eruption unveiled, Samalas volcano, Rinjani Volcanic Complex, Indonesia,. Proc. Natl. Acad. Sci. U.S.A, 110(42).
Fernado, G. J., & Prarikeslan, W. (2024). Pemetaan Distribusi Sumber Air di Jalur Pendakian Gunung Tandikek via Nagari Singgalang. Al-DYAS.
Firre An, S. (2022). Analisis kerawanan bencana dan kerentanan ekonomi untuk pengembangan kebijakan kawasan pariwisata tangguh bencana (studi kasus kota batu, jawa timur). Institut Pertanian Bogor.
Kurniawan, R. A. (2020). Pembuatan Model 3 Dimensi (3d) Untuk Visualisasi Jalur Pendakian Gunung Lawu Menggunakan Demnas Dan Citra Satelit Pleiades. Institut Teknologi Nasional Malang.
Lalu Puttrawandi Karjaya, Kinanti Rizsa Sabilla, Muhammad Sood, & Khairur Rizki. (2024). Peran Destination Management Organization (DMO) Dalam Pengembangan Pariwisata Di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Media Bina Ilmiah, 19(3).
Mardhiati, R. (2023). Variabel Pengetahuan Dalam Penelitian Kesehatan Masyarakat. 7(1).
Mardhiati, R. V. P. D. P. K. Masyarakat. (2023). Variabel Pengetahuan Dalam Penelitian Kesehatan Masyarakat. 7(1).
Mudrikah, A. (2014a). KONTRIBUSI SEKTOR PARIWISATA TERHADAP GDP INDONESIA TAHUN 2004 - 2009. Economics Development Analysis Journal, 3.
Mudrikah, A. (2014b). KONTRIBUSI SEKTOR PARIWISATA TERHADAP GDP INDONESIA TAHUN 2004 - 2009. Economics Development Analysis Journal.
Mukti, F. Z. , H. H., & Djurdjani, D. (2018). Evaluasi Hasil Integrasi Berbagai Ketelitian Data Model Elevasi Digital. GEOMATIKA.
Novianto, D. W., Haeruddin, H., & Suparno, F. A. (2024). Pemanfaatan Teknologi Drone dalam Menganalisis Kemiringan Lereng Sebagai Upaya Mitigasi Longsor di Desa Suco Kabupaten Jember. Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral (JENERAL).
Pali, K. A. K. (2000). Metodelogi penelitian. Repository. Radenfatah. Ac. IdVW SujarweniYogyakarta: Pustaka Baru Perss, 2014• Repository. Radenfatah. Ac. Id.
Perjalanan, R. (2025). Inovasi Monitoring Pendaki Menggunakan Internet of Things Untuk Membantu Keselamatan Dan Ketertiban Digunung . Universitas Islam Indonesia.
Pranoto, P. , Sukrisno, S., Supriyanto, S., Listyorini, H., Soehari, H., & Kundori, K. (2024). The Impact of Social Concepts on Adventure Tourism Participation: A Mixed Method Study. Journal of Management and Business Review, 21(2), 176–199.
Purboseno, S. (2024). Strategi Terpadu Dengan Model Usle Dan Sistem Informasi Geografis. (Khanafi Ahmad, Ed.). Deepublish.
Roziaty, E., & Agyuni, K. (2024). Morfologi Thalus Lichen di Kawasan Jalur Pendakian Bukit Mongkrang Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi.
SADIKIN, P. N., ARIFIN, H. S. , PRAMUDYA, B., & Mulatsih, S. R. I. (2017). Carrying capacity to preserve biodiversity on ecotourism in Mount Rinjani National Park, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 18(3), 978–989.
Saputra, Z. W., & Mukasyaf, D. A. A. (2025). Visualisasi Spasial Jalur Pendakian: Studi Kasus Di Gunung Muria. Jurnal Geografi, Edukasi Dan Lingkungan (JGEL), 9(1).
Soekadijo, R. G. (2000). (2000). Anatomi Pariwisata: Memahami Pariwisata sebagai Sistem. Gramedia.
Susanty, S., Rohani, E. D., Ayu, J. P. , P., P. T., OctavianiL. K., Rakhman, C. U., & Rawali, S. (2025). GEOGRAFI PARIWISATA NASIONAL (Damayanti Evi, Ed.). WIDINA MEDIA UTAMA .
UNWTO 2014. (2014). UNWTO Report.
Yuda Rifendy, M. Y., & Nerisafitra, P. (2023). Implementasi Sistem Informasi Geografis Jalur Pendakian Gunung Penanggungan Dengan Metode Dijkstra Dan Penerapan Fuzzy Dalam Rekomendasi Jalur. Journal of Informatics and Computer Science (JINACS).
DOI: https://doi.org/10.37905/geojpg.v4i2.34753
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Dedin Mahyudita Rohman, Dedin Mahyudita Media Rohman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






