Analisis Persebaran Ruang Terbuka Hijau (RTH) Di Pusat Kota Tasikmalaya Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) Studi Kasus : Kecamatan Cihideung Dan Kecamatan Tawang

Rendi Mulyana, Pajar Sutrisna, Pasha Paisal Rahman, Siti Padjarajani, Cahya Darmawan

Abstract


The rapid growth of commercial and residential activities in city centers often exerts pressure on the existence of green spaces. This study analyzes the condition, adequacy, and spatial distribution of Green Open Space (GOS) in the central area of Tasikmalaya City, specifically in Cihideung and Tawang Districts, utilizing Geographic Information Systems (GIS). The research employs a descriptive qualitative approach supported by field surveys and spatial data analysis to map locations and calculate GOS areas. The results indicate a significant deficit in GOS availability in both districts, with an estimated area of only 15-20%, falling well below the minimum standard of 30% mandated by Law Number 26 of 2007. In terms of distribution, GOS is uneven and fragmented; green spaces are concentrated primarily in public facilities and city parks such as Dadaha Park and the City Square, while high-density residential areas and commercial zones lack sufficient vegetation. The study concludes that spatial planning interventions are required through the optimization of residual spaces, revitalization of existing GOS, and implementation of green architecture (such as vertical gardens) to address ecological imbalances caused by urbanization pressures in the city center.


Keywords


Green Open Space; Geographic Information System; Tasikmalaya City; Spatial Distribution; Urban Planning

Full Text:

PDF

References


Azra, A. A. (2024). Analisis Sebaran Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik Menggunakan Metode Sistem Informasi Geografis (SIG) Di Kabupaten Sidoarjo. Elipsoida: Jurnal Geodesi dan Geomatika, 7(1), 1–7.

Aini, Q. (2021). Aplikasi Sistem Informasi Geografi (SIG) untuk Pemetaan dan Evaluasi Ruang Terbuka Hijau di Kota Tangerang Selatan. (Skripsi). UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Firdaus. (2012). Ruang Terbuka Hijau Sebagai Unsur Utama Tata Ruang Kota. Jakarta: Penerbit Buku Ilmiah.

Handayani, N. P. U., Trigunasih, N. M., Wiguna, P. P. K., & Sedana, I. W. (2022). Analisis Faktor Prioritas Daerah Resapan Air di Kota Denpasar Provinsi Bali. Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 11(2), 229–235.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. (2022). Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2022 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau. Jakarta: Kementerian ATR/BPN.

Mahendra, I. M. A. (2022). Analisis Ruang Terbuka Hijau dalam Perspektif Pembangunan Kota Berkelanjutan (Studi Kasus Kawasan Pusat Kota Denpasar, Bali). VASTUWIDYA, 5(1), 41–49.

Marsawal, D. A. (2021). Perencanaan Ruang Terbuka Hijau dalam Meningkatkan Kualitas Ruang di Kawasan Perkotaan Mamuju. (Tesis). Universitas Hasanuddin, Makassar.

Mulyanie, E., & As'ari, R. (2019). Fungsi Edukasi Ruang Terbuka Hijau Taman Kota Tasikmalaya. Jurnal Geografi: Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian, 16(1), 52-60.

Menteri Pekerjaan Umum. (2008). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05/PRT/M/2008 tentang Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Meriza. (2022). The Impact of Green Open Space on Housing Prices. (Tesis/Disertasi). Universitas Indonesia, Depok.

Pemerintah Daerah Kota Tasikmalaya. (2004). Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 8 Tahun 2004 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tasikmalaya. Tasikmalaya: Sekretariat Daerah Kota Tasikmalaya.

Pemerintah Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Jakarta: Sekretariat Negara.

Prabowoningsih, N. H., Putri, R. A., & Rini, E. F. (2018). Factors that Affect the Availability of Green Open Space in Every Land Use Dominance. REGION: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 2, 133–151.

Ramadhan, A. K., & Saputra, E. (2025). Green Open Space Planning Based on Spatial Justice in Jakarta: Study of Child Friendly Integrated Public Spaces/RPTRA and General Green Open Space. Journal of Placemaking and Streetscape Design, 2(2), 100–120.

Ridwana, R., Himayah, S., & Dede, M. (2021). Identifikasi Ruang Terbuka Hijau Menggunakan Metode Normalized Difference Vegetation Index di Kota Depok. Jurnal Sains Informasi Geografi, 4(1), 12-20.

Sumarauw, A. (2016). Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Publik di Kota Bitung. Jurnal Sipil Statik, 4(11). Universitas Sam Ratulangi.




DOI: https://doi.org/10.37905/geojpg.v4i2.35755

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Pajar Sutrisna

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.