Anime dan Manga di Indonesia Tahun (1990-2006)
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agustin, I. N. (2013). Analisis Sirkuit Kebudayaan dalam Industri Komik Jepang Terjemahan di Indonesia. Tesis. Pascasarjana Universitas Gadjah Mada.
Andriyana, N. (2000). Minat dan Kebiasaan Membaca Anak-Anak Terhadap Komik Terjemahan Asal Jepang Terbitan PT Elex Media Komputindo. Skripsi. Universitas Indonesia.
Animonster. (2001, June). Hasil Polling Animonster. Animonster.
Animonster. (2003, December). Modeling Workshop. Animonster.
Animonster. (2004, July). Pro Kontra Komik Bajakan. Animonster.
Animonster. (2005a, August). Workshop Ilustrasi Komik dan Manga. Animonster.
Animonster. (2005b, December). Gathering Milis Elex dan Diskusi Levels Comics. Animonster.
Badruddin, Y. (2006). Penggunaan Media Dalam Konstruksi Identitas Di Era Globalisasi: Studi Kasus Pada Penggemar Animasi dan Komik Jepang di Jakarta. Jurnal Thesis, 5(3), 75–109.
Budianto, F. (2015). Anime, cool Japan, dan globalisasi budaya populer Jepang. Jurnal Kajian Wilayah, 6(2), 179–185.
Chudori, L. S. (1999, March 23). Di Mana Komik Berwajah Indonesia? TEMPO, 39.
Cinde, M. (2024, August 12). Gelar Jepang UI ke-30, Pesta Budaya Jepang di Jantung Depok. Retrieved May 14, 2026, from Radio Republik Indonesia website: https://rri.co.id/bogor/hiburan/896094/gelar-jepang-ui-ke-30-pesta-budaya-jepang-di-jantung-depok
Craig, T. J. (2000). Japan Pop! Inside the World Japanase Popular Culture. New York: M.E. Sharpe.
Gottschalk, L. R. (1950). Understanding History: A Primer of Historical Method. Knopf. Retrieved from https://archive.org/details/understandinghis 0000loui_r3c0
Hade, A. (1994, October 2). Komik Asing Serbu Indonesia. Berita Yudha, p. 1.
JDIHN. (2008). Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. Retrieved July 21, 2026, from https://dev-jdihn.bphn.go.id/doc/1325707
Kompas. (1993, December 29). Kontroversi Sekitar Masuknya Komik ke Lingkungan Sekolah. Kompas, p. 16.
Kompas. (2001, January 28). APA BOLEH BUAT SEKARANG MEMANG ERANYA KOMIK JEPANG. Kompas, p. 13.
Media Indonesia. (2024, July 5). Perkembangan dan tantangan industri pertelevisian Indonesia di era digital. Retrieved July 21, 2026, from https://mediaindonesia.com/humaniora/686965/perkembangan-dan-tantangan-industri-pertelevisian-indonesia-di-era-digital
Meikle, G., & Young, S. (2012). Media convergence: Networked digital media in everyday life. Palgrave Macmillan.
Poitras, G. (2001). Anime Essentials: Everything a Fan Needs to Know. Barkeley, Calif: Stone Bridge Press.
Reynaldi, V. (2020, April 5). Penerbitan manga di Indonesia—Bagian 1: Sejarah singkat penerbitan manga oleh Elex Media. KAORI Nusantara. Retrieved July 21, 2026, fromhttps://www.kaorinusantara.or.id/newsline /143815/penerbitan-manga-di-indonesia-bagian-1-sejarah-singkat-penerbitan-manga-oleh-elex-media
Safariani, P. (2017). Penyebaran Pop Culture Jepang oleh Anime Festival Asia (AFA) di Indonesia tahun 2012–2016. eJournal Ilmu Hubungan Internasional, 5(3), 729–744.Keluarga Perkotaan di Surabaya. Prisma, 2, 39–46.
Siswoyo, M. (2000). Sikap Terhadap Komik (Jepang, Amerika, dan Indonesia) Analisis Segmentasi Pasar Pembaca Komik. Surabaya.
Sugiharti, R. (1997). Perilaku dan Kebiasaan Anak Gemar Membaca. Kasus JDIH BPK. (2002). Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. Retrieved July 21, 2026, from https://peraturan.bpk.go.id/Details/44500/uu-no-32-tahun-2002
DOI: https://doi.org/10.37905/jhcj.v8i2.38944
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Jambura History and Culture Journal (ISSN Online: 2686-1070 | ISSN Print: 2654-6388) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




