EVALUASI KINERJA PENGELOLAAN TAPAK PADA GEDUNG DEKANAT FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO
Abstract
ABSTRACT
Site management is an important aspect in the assessment of Green Building performance because it relates directly to building orientation, accessibility, circulation, green open space, pedestrian facilities, parking areas, outdoor lighting, and public infrastructure. This study aimed to evaluate the performance of site management at the Deanery Building of the Faculty of Engineering, Universitas Sam Ratulangi, Manado, based on the Green Building assessment criteria regulated by the Ministry of Public Works and Housing. The research used a descriptive quantitative method with an evaluative approach. Data were collected through technical planning document review, field observation, visual documentation, and measurement of site components. The assessment focused on the technical planning stage for a new building, using the Green Building checklist as the main instrument. The results showed that the building obtained 19 points out of a maximum of 38 points, equal to 50%. This achievement placed the site management performance in the Pratama category. Several indicators had fulfilled the basic criteria, including building orientation, albedo value, rainwater infiltration wells, pedestrian access, disability ramp, and automatic outdoor lighting system. However, several aspects still required improvement, particularly the passive character of private green open space, limited pedestrian connectivity, the absence of bicycle parking, the absence of electric vehicle charging facilities, and the dominance of motor vehicle parking areas. The study concludes that the site management performance of the building has met the basic Green Building criteria, but further improvement is needed to support a more sustainable campus environment.
ABSTRAK
Pengelolaan tapak merupakan salah satu aspek penting dalam penilaian kinerja Bangunan Gedung Hijau karena berkaitan langsung dengan orientasi bangunan, aksesibilitas, sirkulasi, ruang terbuka hijau, jalur pedestrian, lahan parkir, pencahayaan ruang luar, serta prasarana dan sarana umum. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja pengelolaan tapak pada Gedung Dekanat Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado berdasarkan kriteria penilaian Bangunan Gedung Hijau yang diatur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan evaluatif. Data diperoleh melalui kajian dokumen perencanaan teknis, observasi lapangan, dokumentasi visual, dan pengukuran komponen tapak. Penilaian difokuskan pada tahap perencanaan teknis bangunan gedung baru dengan menggunakan daftar simak Bangunan Gedung Hijau sebagai instrumen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gedung Dekanat Fakultas Teknik memperoleh nilai 19 dari total 38 poin atau sebesar 50%. Capaian ini menempatkan kinerja pengelolaan tapak pada kategori Pratama. Beberapa indikator telah memenuhi kriteria dasar, seperti orientasi bangunan, nilai albedo, sumur resapan, jalur pedestrian, ramp disabilitas, dan sistem pencahayaan ruang luar. Namun, beberapa aspek masih perlu ditingkatkan, terutama fungsi aktif ruang terbuka hijau privat, keterhubungan jalur pedestrian, penyediaan parkir sepeda, fasilitas kendaraan listrik, dan pengendalian dominasi lahan parkir kendaraan bermotor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja pengelolaan tapak telah memenuhi kriteria dasar Bangunan Gedung Hijau, tetapi masih memerlukan peningkatan untuk mendukung lingkungan kampus yang lebih berkelanjutan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Berawi, M. A., Miraj, P., Windrayani, R., & Berawi, A. R. B. (2019). Stakeholders’ perspectives on green building rating: A case study in Indonesia. Heliyon, 5(3), 1–26. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2019.e01328
Cantika, C. A., & Paramitadevi, Y. V. (2022). Implementation of Green Building Aspects Based on the Green Building Council Indonesia: a Case Study in the Regional Library Building of East Java Province. Journal of Architectural Research and Education, 4(1), 27–36. https://doi.org/10.17509/jare.v4i1.44459
Firmansyah, A. R., Soetjipto, J. W., & Wiyono, R. U. A. (2024). Redesain Perancangan Gedung untuk Memenuhi Standar Bangunan Gedung Hijau Berkelanjutan Berbasis BIM. Journal of Ikatan Ahli Manajemen Proyek Indonesia, 02(1), 13–28. https://journal.unej.ac.id/JIAMPI/issue/archive
Hajji, A. M., Ariestadi, D., & Dwi Kurnia, A. B. (2022). Penerapan Kriteria Green Building Pada Aspek Tepat Guna Lahan (Appropriate Site Development) Pada Gedung Graha Rektorat Universitas Negeri Malang. Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan Dan Lingkungan, 11(2), 103–112. https://doi.org/10.22441/vitruvian.2022.v11i2.001
Janiawati, N. L. E., Agusintadewi, N. K., & Widiastuti, W. (2021). Appropriate Site Development in the Application of the Green Building Concept: An Evaluation of the Planning of Gianyar Public Market. Arsitektura, 19(2), 195–204. https://doi.org/10.20961/arst.v19i2.47689
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI. (2015). Peraturan Menteri PUPR RI No: 02/PRT/M/2015, tentang Bangunan Gedung Hijau: Vol. Nomor 65 (Issue 879, pp. 2004–2006).
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI. (2021). Peraturan Menteri PUPR RI No. 21 Tahun 2021, Tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI. (2022). Surat Edaran No.01/SE/M/2022, tentang Petunjuk Teknis Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau.
Lagalgarin, A. H., Purwandito, M., & Purnama Lisa, N. (2023). Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau Pada Gedung Fakultas KIP Universitas Samudra. Jurnal Arsitektur Arcade, 7(2), 207–212.
Larasati, D. (2018). Arsitektur Hijau (1st ed.). ITB Press.
Praptomo, N. E. (2024). Penerapan Konsep Bangunan Gedung Hijau (Bgh) Pada Rumah Susun Tenaga Pendidik Ugm. Seminar Ilmiah Arsitektur, V, 551–558. http://siar.ums.ac.id/
Procellia, G., Lie, G. J., Ariella, A., Susan, S., & Nuradhi, M. (2025). Green Building: Appropriate Site Development Evaluation of Universitas Ciputra Surabaya Existing Building Facilities. Kreasi, 11(1), 13–25. https://doi.org/10.37715/kreasi.v11i1.6293
Utomo, C., Astarini, S. D., Rahmawati, F., Setijanti, P., & Nurcahyo, C. B. (2022). The Influence of Green Building Application on High-Rise Building Life Cycle Cost and Valuation in Indonesia. Buildings, 12, 2180. https://doi.org/10.3390/buildings12122180
Yasinta, R. B., Pradana, M. A., & Dahlia, D. (2024). Analyzing Green Building of Appropriate Site Development Requirements in High Rise Building. Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi Dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 21(1), 132–143. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v21i1.132-143
Zulistian, F., Purwandito, M., & Mutia, E. (2023). Tinjauan Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau (BGH) Pada Gedung Laboratorium PGSD Universitas Samudra. Jurnal Teknik Sipil, 12(1), 52–59.
DOI: https://doi.org/10.37905/jjoa.v8i1.28460
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Alvin Jance Tinangon

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ISSN CETAK: 2654-5896

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


