Analisis Efektivitas Edukasi Kesehatan Mental melalui Media Interaktif terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa
Abstract
Kesehatan mental remaja merupakan isu penting karena tingginya kerentanan terhadap tekanan psikososial dan rendahnya literasi kesehatan mental, yang berdampak pada keterlambatan deteksi dan pencarian bantuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi kesehatan mental dalam meningkatkan pengetahuan siswa SMP Negeri 1 Kabila Bone. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan one group pretest-posttest pada 30 siswa kelas IX. Instrumen berupa kuesioner mencakup konsep dasar, gejala stres, dan strategi coping. Intervensi dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan media audiovisual. Analisis menggunakan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 56,3 menjadi 78,9 (selisih 22,6 poin). Uji statistik menunjukkan p = 0,000 (p < 0,05), menandakan perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Kesimpulannya, edukasi kesehatan mental efektif meningkatkan pengetahuan siswa dan berpotensi menjadi strategi promotif dalam program kesehatan sekolah untuk mendukung kesejahteraan psikologis remaja.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aisyaroh N, Hudaya I, Supradewi R. Trend penelitian kesehatan mental remaja di Indonesia dan faktor yang mempengaruhi: literature review. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2022;10(2):123–135.
Andini AD, Putri RB. Gambaran kesehatan mental pada remaja di SMPN 15 Jakarta Selatan. Jurnal Ilmu Kesehatan. 2025;6(2):2349–2356.
Cilar L, Štiglic G, Kmetec S, Barr O, Pajnkihar M. Effectiveness of school-based mental well-being interventions among adolescents: a systematic review. J Adv Nurs. 2020;76(8):2023–2045.
Evike Astriyani E, Ennimay E, Muchtar RSU. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental pada remaja SMP. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan. 2025;3(1):184–199.
Gao J, Roslan S, Soh KG. Effects of positive education intervention on growth mindset and resilience among adolescents. Front Psychol. 2024;15.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Jakarta: Kemenkes RI; 2018.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman kesehatan mental remaja. Jakarta: Kemenkes RI; 2020.
Kusumaningsih D. Faktor risiko gangguan kesehatan mental pada remaja. Jurnal Psikologi Kesehatan. 2024;12(1):45–58.
Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.
Raniti M, et al. Efficacy of school-based interventions for mental health problems in children and adolescents: a systematic review. Front Psychiatry. 2022;13.
Santrock JW. Adolescence. 17th ed. New York: McGraw-Hill Education; 2018.
Sari DP, Wahyuni S. Pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja. Jurnal Promosi Kesehatan. 2021;9(1):45–52.
Sugiyono. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2019.
Warren JM, Blount TN, Belle G. Implementing effective school-based mental health services. Prof Sch Couns. 2024.
World Health Organization. Adolescent mental health. Geneva: WHO; 2019.
World Health Organization. Mental health of adolescents. Geneva: WHO; 2021.
Zaini M, Sulastri S. Hubungan tingkat pengetahuan dengan kesehatan mental remaja. Jurnal Keperawatan Indonesia. 2020;23(2):89–97.
Zhang Q, Wang J, Neitzel A. School-based mental health interventions targeting depression or anxiety: a meta-analysis. J Youth Adolesc. 2023;52(1):195–217.
Kieling C, et al. Mental health burden among adolescents globally. Lancet Psychiatry. 2024.
Journal of Adolescent Health. Adolescent mental health and resilience before and during COVID-19 pandemic. J Adolesc Health. 2024.
Educational Research Review. A meta-analysis of school-based mental health interventions. Educ Res Rev. 2026.
DOI: https://doi.org/10.56796/jje.v4i2.38011
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jambura Journal of Epidemiology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








