CLEAN AND HEALTHY LIVING BEHAVIOR OF THE COMMUNITY IN AYUH RIVER, SOUTH BARITO REGENCY CENTRAL KALIMANTAN

Mas'ud Ruga Idris, Fitryane Lihawa, Marike Mahmud

Abstract


Hidup sehat merupakan suatu hal yang harus diterapkan oleh setiap orang, karena manfaat kesehatan yang sangat penting bagi setiap manusia, mulai dari konsentrasi dalam bekerja dan beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian bertujuan menganalisis perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat di bantaran Sungai Ayuh. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang mendeskripsikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) masyarakat. Jumlah desa sebanyak 5 (lima) desa yaitu; Kayu Umban, Sire, Patas I, Patas II, Muara Singan. Lokasi sampling air Sungai Ayuh dilakukan pada bagian hulu sungai, bagian tengah (lokasi pemukiman) dan bagian hilir sungai. PHBS difokuskan pada perilaku masyarakat yang berhubungan dengan pemanfaatan air. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa PHBS cukup baik pada 5 (lima) desa yang menjadi sampel survey persentase pemenuhan parameter syarat PHBS (PP Kemenkes RI Nomor: 2269/MENKES/PER/XI/2011). Pada aspek perilaku buang air besar sembarangan (JSP), Ketersediaan JSP terbanyak di desa  Kayumban. Aspek  Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PSRT) mayoritas warga telah menyediakan tempat pembuangan sampah  rumah tangga  terbanyak di desa Patas 2 yaitu 89%. Dalam hal pengelolaan Air Minum Rumah tangga yang aman dan sangat memadai berada di desa Kayumban yaitu 97%. Aspek cuci tangan pakai sabun mayoritas warga telah melakukan cuci tangan pakai sabun terbanyak berada di desa Sire 37%.  Kesimpulan menunjukan bahwa parameter kunci perilaku PHBS cukup baik pada 5 (lima) desa yang menjadi survey penelitian.

Kata kunci: Perilaku Hidup Bersih; Masyarakat Bantaran Sungai; Sungai Ayuh.

 

Abstract

Healthy living is something that must be applied by everyone, because the health benefits are very important for every human being, starting from concentration in work and activities in daily life. The study aims to analyze the clean and healthy living behavior of people on the banks of the Ayuh River. The method used is descriptive quantitative which describes the clean and healthy living behavior (PHBS) of the community. The number of villages is 5 (five) villages, namely; Sling Wood, Sire, Patas I, Patas II, Muara Singan. The water sampling location of the Ayuh River is carried out in the upper reaches of the river, the middle part (residential location) and the lower reaches of the river. PHBS is focused on community behavior related to water utilization. The results of this study show that PHBS is quite good in 5 (five) villages that are survey samples of the percentage of meeting the PHBS requirements parameter (PP Kemenkes RI Number: 2269 / MENKES / PER / XI / 2011). In the aspect of open defecation behavior (JSP), jsp availability is highest in Kayumban village. Aspects of Household Waste Management (PSRT) the majority of residents have provided the most household waste disposal sites in Patas 2 village, which is 89%. In terms of safe and very adequate household drinking water management, it is in Kayumban village, which is 97%. The aspect of washing hands with soap the majority of residents who have washed their hands with soap is the most in Sire village 37%.  The conclusion shows that the key parameters of PHBS behavior are quite good in 5 (five) villages that are research surveys.

Keywords: Clean Living Behavior; Riverbank Society; Ayuh River.


Keywords


Clean Living Behavior; Riverbank Society; Ayuh River.

Full Text:

PDF

References


Sari D. Peran Dinas Kebersihan Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di TPA Terjun Kecamatan Medan Marelan. 2016;

Abduh IMN. Ilmu dan rekayasa lingkungan. Sah Media; 2018.

Boekoese L, Irwan, Wantu RRM. Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Tatanan Rumah Tangga Ditinjau Dari Aspek Pengetahuan Dan Status Ekonomi Masyarakat. J Heal Sci Gorontalo J Heal Sci Community. 2020;2(2):241–56.

Amalia L. Survei Sarana Kesehatan Lingkungan Masyarakat Desa Kramat Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango. Jambura J Heal Sci Res. 2019;1(1):30–6.

Nurfadillah A. Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Sekolah Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal). JPKM J Pengabdi Kesehat Masy. 2020;1(1):1–6.

Kania ADP. Hubungan Kepemilikan Jamban Sehat, Pendapatan KK dan Jarak Sungai dengan Perilaku Buang Air Besar (BAB) di Desa Cilayung Kecamatan Jatinangor. [Internet]. Bhakti Kencana University; 2019. Available from: http://repository.bku.ac.id/xmlui/handle/123456789/2250

Samosir K, Sitanggang DH. Pemicuan Jamban Sehat Sebagai Solusi Bebas Buang Air Besar Sembarangan Pada Masyarakat Kampung Bulang Kota Tanjungpinang. J Salam Sehat Masy. 2020;2(1):82–6.

Tutia RP, Zuhra F. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tentang Kebersihan Lingkungan di Desa Belee Busu Dusun Meunasah Dayah Kecamatan Mutiara Barat Kabupaten Pidie. Community Dev J. 2020;1(3):341–9.

Rumajar P, Katiangdagho D, Robert D. Analisis Tingkat Keberhasilan Pelaksanaan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Di Wilayah Kerja Puskesmas Manganitu Kabupaten Kepl. Sangihe (Studi di Desa Taloarane I). J Kesehat Lingkung. 2019;9(1):10–20.

Faida DA. Gambaran Kepemilikan Jamban di Desa Pesodongan Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo Tahun 2020. Medsains. 2020;6(1):33–9.

Purba DH, Trisutrisno I, Atmaka DR, Yunianto AE, Kristanto Y, Lusiana SA, et al. Ilmu Gizi. Yayasan Kita Menulis;

Nisaa AF. Perencanaan Penyediaan Pengolahan Air Limbah Komunal Berbasis Masyarakat (Studi Kasus: Kelurahan Ngagel Rejo Kota Surabaya). Institut Technology Sepuluh Nopember;

Defita. Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Rendahnya Kepemilikan Jamban Sehat di Wilayah Kerja Puskesmas Teupah Tengah Kabupaten Simeulue Tahun 2018. 2018.

Zamil NNA, Amirus K, Perdana AA. Karakteristik Habitat Lingkungan Terhadap Kepadatan Larva Anopheles Spp. J Heal Sci Gorontalo J Heal Sci Community. 2021;5(1):229–42.




DOI: https://doi.org/10.35971/jjhsr.v5i2.14343

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons Licence
 

 

Jambura Journal of Health Sciences and Research is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

</p