PENATAAN PASAR TRADISIONAL DI DESA MOLUO KECAMATAN KWANDANG KABUPATEN GORONTALO UTARA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOFILIK
Abstract
Penataan pasar tradisional di desa Moluo Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara merupakan upaya untuk meningkatkan daya saing pasar tradisional tersebut. Pasar tradisional yang identik dengan lokasi perdagangan yang kumuh semrawut, kotor dan merupakan sumber kemacetan lalu lintas perlu ditata agar menjadi lebih nyaman dan bersih. Pendekatan perancangan yang akan digunakan dalam penataan pasar tradisional ini adalah arsitektur biofilik. Arsitektur biofilik merupakan sebuah teori desain yang mengkaji bahwa pada hakikatnya manusia mencintai lingkungan yang alami, dan bertujuan untuk membantu manusia mencapai suatu kesejahteraan dan kenyamanan. Konsep biofilik memiliki tujuan menghubungkan kembali hubungan manusia dan alam karena di zaman modern ini perubahan gaya hidup mulai berubah terpisakan dari alam. prinsip arsitektur biofilik yang dapat diterapkan dalam penataan pasar tradisional di desa Maluo: Koneksi dengan alam yaitu prinsip diterapkan dengan menghadirkan unsur- unsur alam di dalam pasar, seperti tanaman, air, dan cahaya alami. Tanaman dapat ditanam di taman, pot, atau sela-sela bangunan. Air dapat dihadirkan dalam bentuk kolam, air mancur, atau air pancuran. Cahaya alami dapat dioptimalkan dengan menggunakan jendela dan skylight, penggunaan bahan alami dalam pembangunan pasar haruslah yang ramah lingkungan dan dapat memberikan rasa nyaman bagi penggunanya. Bahan-bahan alami yang dapat digunakan antara lain kayu, batu, dan bambu, orientasi secara tepat terhadap matahari agar mendapatkan pencahayaan dan ventilasi alami yang optimal, warna dan tekstur yang digunakan dalam interior pasar harus menciptakan suasana yang nyaman dan hangat. Desain yang diterapkan dalam penataan pasar tradisional di desa Maluo yaitu: Pembagian zona pasar tradisional dapat dibagi menjadi beberapa zona sesuai dengan jenis barang yang diperjualbelikan agar memudahkan pengunjung untuk menemukan barang yang mereka cari, menyediakan fasilitas pendukung yang memadai, seperti tempat parkir, toilet, tempat ibadah, dan tempat bermain anak, dan penerapan teknologi: untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan dalam pengelolaan pasar. Seperti, penggunaan sistem barcode untuk memudahkan transaksi pembayaran. Kata Kunci: Arsitektur Biofilik; Gorontalo Utara; Pasar Tradisional
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 sitti khadija

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ISSN CETAK: XXXX-XXXX
E-mail: [email protected]
Website: https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjurp

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License




