SOSIALISASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) SEBAGAI UPAYA ANTISIPASI KECELAKAAN KERJA DAN PENYAKIT AKIBAT KERJA (PAK)

Decy Situngkir, Mirta Dwi Rahmah Rusdy, Ira Marti Ayu, Mayumi Nitami

Abstract


International Labour Organization (ILO) memperkirakan sekitar 340 juta kecelakaan kerja dan 160 juta korban penyakit akibat kerja setiap tahunnya di seluruh dunia. Oleh sebab itu setiap tempat kerja perlu menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja termasuk perkantoran. Tujuan penerapan K3 perkantoran agar terwujud kantor yang sehat, aman, dan nyaman sehingga pekerjatetap produktif. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kantor Yayasan X dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan staf kantor mengenai K3 perkantoran sehingga mereka terhindar dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk kelompok kecil dengan metode ceramah dan tanya jawab. Penyampaian materi dengan menggunakan media powerpoint (ppt). Hasil dari kegiatan ini staf kantor mengalami peningkatan pengetahuan mengenai K3 perkantoran. Dan disarankan agar melakukan penilaian implementasi K3 perkantoran sehingga Yayasan X selanjutnya dapat melakukan langkah yang tepat untuk menerapkan K3 perkantoran.

Kata Kunci: K3 perkantoran; Keselamatan dan Kesehatan Kerja; Kecelakaan; Penyakit Akibat Kerja; Promosi Kesehatan


Full Text:

PDF

References


Haworth N, Hughes S. The International Labour Organization. Handbook of Institutional Approaches to International Business. Jakarta: ILO; 2012. 204–218 p.

Kurniawidjaja, Meily L, Martomulyono S, Susilowati I. Teori dan Aplikasi Promosi Kesehatan di Tempat Kerja Meningkatkan Produktivitas. Jakarta: UI Publishing; 2020. 535 p.

Hughes P, Ferrett E. Introduction to Health & Safety Work Act. 2011. 1–61 p.

Kohn, P. J, Friend, A. M. Fundamentals of Occupational Safety and Health. United State of America: Government Institute; 2007.

Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Keselamatan Kerja. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Indonesia; 1970 p. 15.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Undang-undang No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Indonesia; 2009.

ILO. World Statistic | The enormous burden of poor working conditions. WwwIloOrg. 2018;1.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perkantoran. PMK no.48 Indonesia; 2016.

Winarsunu T. Psikologi Keselamatan Kerja. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang; 2008. 170 p.

Situngkir D, Ayu IM, Sipahutara L. Respondent’s Characteristic and Noise Intensity as Predicting Factors of Noise Induced Hearing Loss. Indones J Occup Saf Heal. 2020;9(3):239.

Rimantho D, Cahyadi B. Analisis Kebisingan Terhadap Karyawan Di Lingkungan Kerja Pada Beberapa Jenis Perusahaan. J Teknol. 2015;7(1):21–7.

Kholid Ahmad. Promosi Kesehatan. Jakarta: Rajawali Press; 2015.

Ira Nurmala; Fuzie Rahman; Adi Nugroho; Neka Erliyani; Nur Laily; Vina Yulia Anhar. Promosi Kesehatan. Surabaya: Airlangga University Press; 2018.

Kumar S, Preetha GS. Health promotion: An effective tool for global health. Indian J Community Med. 2012;37(1):5–12.

Simanjuntak RD, Solichin S, Fanani E. Pengaruh Penyuluhan Terhadap Peningkatan Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri. Prev Indones J Public Heal. 2016;1(2):174.

Ayu, Marti I, Situngkir D, Nitami M, Nadiyah. Program Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Di Smk “X” Tangerang Raya. J Kreat Pengabdi Kpd Masy. 2020;3(April):87–95.

Sovia, Suharti D. Efektifitas Penggunaan Media Animasi. J Heal Sci Res [Internet]. 2019;1(2). Available from: http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjhsr/article/view/2398




DOI: https://doi.org/10.37905/jpkm.v2i1.10242

Refbacks

  • There are currently no refbacks.