PELATIHAN PEMBUATAN HAND SANITIZER ALAMI SEBAGAI IMPLEMENTASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI MASA PANDEMI COVID-19

Tri Septian Maksum

Abstract


COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru (SARS-CoV-2), yang saat ini telah menjadi masalah kesehatan global seiring belum dirilisnya vaksin. Kasus COVID-19 di Provinsi Gorontalo khususnya di Kabupaten Gorontalo Utara belum mengalami penurunan, sehingga upaya terbaik yang dapat dilakukan saat ini adalah menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Tudi Kecamatan Monano Kabupaten Gorontalo Utara, dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam mengembangkan potensi desanya melalui kegiatan pelatihan pembuatan hand sanitizer alami. Target yang hendak dicapai yakni meningkatnya pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam mengimplementasikan upaya PHBS di masa pandemi COVID-19. Kegiatan ini diawali dengan tahap persiapan dan pembekalan, dilanjutkan dengan pelaksanaannya di lapangan yang dilakukan secara offline. Hasil pelaksanaan kegiatan yaitu masyarakat telah memiliki keterampilan dalam membuat hand sanitizer alami, sehingga menjadi upaya dalam mengontrol penyebaran virus COVID-19. Disarankan agar kegiatan ini menjadi cikal bakal usaha kreatif masyarakat di Desa Tudi dalam menyikapi pandemi COVID-19, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat akibat terdampak COVID-19.

Kata Kunci : COVID-19, PHBS, Hand Sanitizer


Full Text:

PDF

References


Amalia L., Irwan., & Hiola F. 2020. “Analisis Gejala Klinis dan Peningkatan

Kekebalan Tubuh untuk Mencegah Penyakit Covid-19”. Jambura Journal of Health Sciences and Research 2(2): 71-76.

Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. 2020. “Jumlah Terpapar Covid-19 Di Gorontalo”. Available at: https://dinkes.gorontaloprov.go.id/covid-19/. (Accessed on 12 Agustus 2020).

Ginting et al. 2020. “Pemberdayaan Masyarakat Desa Jungsemi di Masa Pandemi Covid 19 Melalui Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer dan Pelindung Wajah”. Indonesian Journal of Empowerment and Community Services 1(1): 21-27.

Gorbalenya et al. 2020. “The species Severe acute respiratory syndrome-related coronavirus: classifying 2019-nCoV and naming it SARS-CoV-2”. Nature Microbiology 5 (March). doi:10.1038/s41564-020-0695-z.

Lin et al. 2020. “Hypothesis for potential pathogenesis of SARS-CoV-2 infection–a review of immune changes in patients with viral pneumonia, emerging microbes & infections”. Taylor & Francis. Doi:10.1080/22221751.2020.1746199.

Susilo et al. 2020. “Coronavirus Disease 2019 : Tinjauan Literatur Terkini Coronavirus Disease 2019 : Review of Current Literatures”. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia 7(1): 45–67.

WHO. 2020a. “Coronavirus (Covid-19) Dashboard (New Website)”. Available at: https://who.sprinklr.com/# (Accessed on 12 Agustus 2020).

WHO. 2020c. “Naming the coronavirus disease (COVID-19) and the virus that causes it”. Available at: https://www.who.int/emergencies/diseases/novelcoronavirus-2019/technical-guidance/naming-the-coronavirus-disease-(covid-2019)-and-the-virus-that-causes-it (Accessed on 12 Agustus 2020).

WHO. 2020e. “WHO Director-General’s opening remarks at the media briefing on COVID-19 – 11 March 2020”. Available at: https://www.who.int/dg/speeches/detail/who-director-general-s-openingremarks-at-the-media-briefing-on-covid-19---11-march-2020 (Accessed on 12 Agustus 2020).

WHO. 2020f. “WHO Director-General’s remarks at the media briefing on2019-nCoV on 11 February 2020”. Available at: https://www.who.int/dg/speeches/detail/who-director-general-s-remarksat-the-media-briefing-on-2019-ncov-on-11-february-2020 (Accessed on 12 Agustus 2020).




DOI: https://doi.org/10.37905/.v1i1.7748

Refbacks

  • There are currently no refbacks.