Telaah Muatan Mitigasi Bencana Geologi dalam Peraturan Daerah RTRW Kabupaten Boalemo Tahun 2025–2045

Cinta Mutia Panto, Rikarni Taruk Tiku, Moh Rifay Ahmad, Anastasya Putri Bengga, Sri Maryati, Ronal Hutagalung

Abstract


This study examines the zoning and spatial use directives for geological hazard-prone areas in the Regional Spatial Plan of Boalemo Regency for 2025–2045. The study is important because spatial planning documents should function not only as development guidance but also as an instrument for geological disaster mitigation. This research used a qualitative descriptive approach with content analysis of the Boalemo Regency Spatial Planning Regulation document and supporting scientific literature. The analysis focused on three aspects: the existence of geological hazards in the spatial plan, the regulatory depth of zoning and special provisions, and the relationship between settlement allocation and potential geological vulnerability. The results show that geological disaster mitigation has been accommodated in a general way through protected areas, disaster evacuation systems, and disaster risk programs. However, the regulation has not yet explicitly classified geological hazard zones or firmly regulated non-buildable areas. This indicates that the regional spatial plan still requires stronger integration of geohazard mitigation to support safe long-term regional development.

 


Keywords


Spatial Planning, Zoning, Spatial Use, Geological Hazard, Boalemo Regency

Full Text:

PDF

References


Aji, A. B., Miladan, N., & Pujantiyo, B. S. (2024). Kesesuaian rencana pola ruang terhadap risiko bencana tanah longsor di Kabupaten Boyolali. Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 19(1).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2023). Indeks risiko bencana Indonesia tahun 2023. Jakarta: BNPB.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2024). InaRISK: Indeks risiko bencana Indonesia. Jakarta: BNPB.

Haris, F. D., Sitorus, S. R., & Tjahjono, B. (2022). Kesesuaian rencana tata ruang wilayah (RTRW) berbasis bahaya banjir menggunakan analisis hierarki proses di Kabupaten Kuningan. Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 17(1), 124–138.

Indriati, S., Sultan, S., & Azikin, B. (2023). Kajian mitigasi pada zona rawan tanah longsor berdasarkan tipe longsoran di Kecamatan Kokalukuna dan Kecamatan Bungi, Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Ecosolum, 12(1), 72–85.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. (2021). Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 11 Tahun 2021 tentang tata cara penyusunan, peninjauan kembali, revisi, dan penerbitan persetujuan substansi rencana tata ruang wilayah provinsi, kabupaten, kota, dan rencana detail tata ruang. Jakarta: Kementerian ATR/BPN.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. (2021). Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 14 Tahun 2021 tentang pedoman penyusunan basis data dan penyajian peta rencana tata ruang wilayah provinsi, kabupaten, dan kota, serta peta rencana detail tata ruang kabupaten/kota. Jakarta: Kementerian ATR/BPN.

Kementerian Pekerjaan Umum. (2007). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 21/PRT/M/2007 tentang pedoman penataan ruang kawasan rawan letusan gunung berapi dan kawasan rawan gempa bumi. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum.

Kementerian Pekerjaan Umum. (2007). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 22/PRT/M/2007 tentang pedoman penataan ruang kawasan rawan bencana longsor. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum.

Kurniawati, N., & Umar, I. (2025). Studi kesesuaian lahan dan pola ruang untuk pengendalian bencana longsor di Kabupaten Pohuwato. J SIG: Jurnal Sains Informasi Geografi, 8(2), 70–78.

Muntohar, A. S., Mavrouli, O., Jetten, V., van Westen, C. J., & Hidayat, R. (2020). Development of landslide early warning system based on the satellite-derived rainfall threshold in Indonesia. In Landslides and Engineered Slopes. Experience, Theory and Practice (pp. 227–235). Springer.

Natalia, I. D. (2024). Evaluasi kesesuaian penggunaan lahan terhadap kualitas lingkungan di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (studi kasus kawasan rawan bencana longsor di Kota Tarakan). Jurnal Geografi, 8(September), 493–503.

Pemerintah Kabupaten Boalemo. (2025). Peraturan Daerah Kabupaten Boalemo Nomor 7 Tahun 2025 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Boalemo Tahun 2025–2045. Boalemo:

Pratama, Y., Subagyo, A., & Permana, D. (2025). Implementasi kebijakan rencana tata ruang wilayah (RTRW) dalam mitigasi bencana pergeseran tanah berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2012 di Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Prinsip, 1(2).

Rahmad, R., Suib, S., & Nurman, A. (2018). Aplikasi SIG untuk pemetaan tingkat ancaman longsor di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Majalah Geografi Indonesia, 32(1), 1–10.

Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan penataan ruang. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Rompas, R. V., Poli, H. H., & Tarore, R. C. (2019). Pemanfaatan ruang pada kawasan rawan bencana tsunami di Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Spasial, 6(3), 619–627.

Samadara, C., Fanani, F., & Efendi, H. (2023). Implementasi kebijakan pemanfaatan ruang di kawasan rawan bencana Kecamatan Cangkringan. MATRA, 4(2), 62–72.

Yabansabra, W., Rante, H., & Kurniatullah, D. A. (2024). Kajian rencana tata ruang wilayah berdasarkan risiko bencana gempa bumi di Kota Jayapura. Jurnal ELIPS, 7(3), 102–110.




DOI: https://doi.org/10.37905/jrpi.v3i3.39491

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Anastasya Putri Bengga, Rikarni Taruk Tiku, Cinta Mutia Panto, Moh Rifay Ahmad, Sri Maryati, Ronal Hutagalung

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.